Minggu, 11 Agustus 2013

Penjajahan di tengah kemerdekaan indonesia

Dalam tulisan ini, saya akan mengemukakan pendapat tentang keadaan bangsa kita, yaitu bangsa Indonesia bisa dikatakan merdeka seutuhnya, karena apa?

Dalam beberapa hal ternyata kita masih menggantungkan diri kepada Negara lain, dan secara tidak langsung bangsa lain tersebut bisa mengambil keuntungan-keuntungan tertentu dari bangsa lain. Misalnya, dalam mengolah sumber-sumber daya alam yang kita miliki, kita masih membutuhkan bantuan dari para ahli luar negeri yang dikirim ke Indonesia. Padahal, beribu-ribu sarjana pengangguran terdapat di Negara Indonesia. Nah, mengapa kita tidak mengambil tenaga dalam negeri saja?


Selain itu kita, bangsa Indonesia masih terjajah dalam bidang moral. Memang bila dilihat dari luar, Indonesia sudah bisa dikatakan merdeka. Tapi, bila diamati secara lebih mendalam, ternyata bangsa kita ini masih terjajah moral. Saat ini banyak manusia-manusia Indonesia yang sudah terpengaruh oleh budaya-budaya barat. Tingkah laku mereka membuat moral mereka-mereka sendiri menjadi rusak. Seringnya bertingkah laku tidak sopan, suka berhura-hura, dan berbagai hal lain yang mereka lakukan membuat mereka tidak sadar bahwa mereka telah jauh dari budayaIndonesia, budaya mereka sendiri yang seharusnya mereka ikuti dan kembangkan.

Ada pula sebagian besar dari kita yang lupa akan sejarah. Melupakan bagaimana pahit dan sulitnya para pejuang-pejuang kita dahulu, untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaanbangsa Indonesia. Lupa sejarahakan membuat kita kurang menghargai para pahlawandan semangat perjuangan pun menjadi tipis atau mengendur, sehingga budaya-budaya asing akan mudah masuk dan mempengaruhi bangsa kita. Pengaruh-pengaruh yang buruk akan membawa kita kepada moral yang buruk pula.


Contoh penjajahan lain yang terjadi di Negara kita adalah penjajahan melalui media visual atau televisi. Penjajahan ini berlangsung melalui acara TV yang membawa pengaruh pada penontonnya. Film-film yang berasal dari luar negeri misalnya, membawa dampak buruk bagi para penonton yang tidak pandai memilih dan menilai baik buruknya suatu acara tersebut. Disamping itu masih banyak lagi Penjajahan-penjajahan yang secara tidak langsung atau samar-samar yang tanpa kita sadari telah melanda Indonesia.

Selain itu, terpuruknya perekonomian di Negara kita juga disebabkan oleh penjajahan, yang menyebabkan rusaknya moral manusia-manusia Indonesia. Akibat moral yang bobrok ini menyebabkan tumbuhnya manusia Indonesia yang kurang berkualitas sehingga mudah dibohongi dan akhirnya bangsa kita mudah dikendalikan oleh Negara lain. Seharunya kita menyadari hal ini sejak dini. Sebab, jika tidak maka bangsa kita akan semakin terjajah dan terjajah. Jika hal ini itu benar-benar terjadi maka percuma para pahlawan gugur membela bangsa ini.

Sementara setelah merdeka kita hanya menyia-nyiakan kesempatan untuk membangun bangsa. Kita yang hanya menikmati kemerdekaan ini terlalu terlena untuk menjalankan tugas kita sebagai penerus bangsa. Padahal, mempertahankan kemerdekaan itu, bukan suatu hal yang mudah yang dapat dilakukan sambil terpangku tangan. Kita terlalu terlena oleh keadaan alam Indonesia yang begitu subur dan luas. Hal itu membuat kita menjadi malas untuk berusaha mendapatkan pendidikan yang tinggi, agar memperoleh masa depan yang lebih cerah di kemudian hari untuk kita dan Indonesia.

Oleh karena itu, kita sebagai manusia-manusia Indonesia harus selalu menjaga bangsa dan budaya Indonesia yang luhur agar tidak terjadi lagi penjajahan di dalam bangsa kita, Indonesia Tercinta...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar