Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

Membuat Sendiri Antena Modem Menggunakan Kaleng Bekas

Bagi anda yang masih terbentur dengan dana untuk mendapatkan sebuah antena modem, anda tidak perlu khawatir. Anda bisa membuat sendiri antena modem menggunakan barang-barang bekas di sekitar anda.

Barang-barang yang bisa anda gunakan di sini intinya adalah barang yang bisa digunakan sebagai reflektor untuk memfokuskan penerimaan sinyal modem di satu titik saja.

Salah satu contoh barang bekas tersebut adalah kaleng. Nah, di sini kita akan memanfaatkan kaleng bekas untuk disulap menjadi sebuah antena modem.

Untuk langkah-langkah membuat antena modem menggunakan kaleng bekas adalah sebagai berikut.

1. Siapkan kaleng bekas, misal kaleng biskuit, kaleng bekas soft drink, bekas kopi, dan lain-lain.


2. Ukur letak lubang untuk tempat modem. Jika modem anda bekerja di frekuensi 800 Mhz maka jarak lubang modem ke dasar kaleng adalah 1 – 1,5 inchi. Untuk modem dengan frekuensi 1900 Mhz jarak lubang ke dasar kaleng adalah 2 – 3,4 inchi. Cara mengetahui modem anda bekerja di frekuensi 800 Mhz atau 1900 Mhz sudah saya posting DI SINI.


3. Lubangi kaleng dengan bor yang sudah anda tentukan di titik mana kaleng akan di bor pada langkah nomor 2 di atas. Buat beberapa lubang agar mudah untuk dipotong.


4. Potong lubang yang sudah dibor tadi menggunakan gunting, sampai lebar tertentu. Lebar lubang disesuaikan dengan modem anda agar modem bisa masuk ke lubang. Kemudian haluskan potongan anda menggunakan kikir atau sejenisnya.

 


5. Tutup atau lapisi lubang modem yang telah anda buat menggunakan isolasi yang agak tebal kemudian lubangi isolasi sesuai lebar modem.


6. Masukkan modem ke lubang. Fungsi isolasi tadi sebenarnya agar modem bisa masuk pas di lubang dan tidak akan lepas saat dibiarkan, jadi biar lubangnya keset (jangan porno).

 


7. Setelah ini anda tinggal memasang USB ekstender kemudian tinggal taruh kaleng pada tiang yang tinggi. Arahkan kaleng ke BTS terdekat. Jangan lupa menggunakan software QXDM dan QPST untuk pointing antena anda.


Demikian tutorial singkat membuat antena modem menggunakan kaleng bekas. Semua jenis kaleng bekas bisa anda manfaatkan, tergantung kreatifitas anda sampai di mana.

Nah, berhubung ini hanya memanfaatkan barang-barang bekas jadi hasilnya ya tidak semaksimal anda menggunakan Antena yagi yang dijual mahal itu.

Bukan hanya kaleng saja yang bisa dijadikan antena modem, masih banyak barang-barang bekas lain yang bisa anda manfaatkan. Tapi kalau anda tidak mau susah ya beli langsung Antena yagi.

Sabtu, 01 Februari 2014

Mengejutkan, Data Pengguna Internet 2013 Sebagian Besar Bukan Manusia

Sekitar 61,5 persen lalu-lintas di Internet berasal dari bot. Angka tersebut meningkat dibanding periode Maret 2012 yang sebesar 51 persen. Internet dalam peradaban modern seperti sekarang ini penggunanya semkin meningkat dari tahun ke tahun. Setiap tahunnya, pengguna internet meningkat sangat siginifikan. Tapi sayang, ternyata sebagian besar pengguna internet ini bukan manusia. Hih.... ngeri. Jangan-jangan selama ini kita yang menggunakan internet tidak bersosialisasi dengan manusia melainkan dengan makhluk luar angkasa atau kita kenal dengan alien.



Bot yang dimaksud juga bermacam-macam, ada yang berupa sebagai hacking tools, penyebar spam, dan lainnya.

Bot merajalela di tahun 2013. Jumlah pengunjung website makin dipenuhi oleh bot yang seolah-olah seperti manusia. Hal tersebut dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh Incapsula, perusahaan penyedia layanan berbasis cloud untuk website.

Penelitian yang dilakukan dengan Incapsula memonitor 20 ribu situs Internet yang berada dalam jaringan Incapsula, selama periode 90 hari atau 3 bulan. Hasilnya ternyata mengejutkan.

Incapsula mencatat sekitar 61,5 persen lalu-lintas di Internet berasal dari bot. Angka tersebut meningkat dibanding periode Maret 2012 yang sebesar 51 persen.
Incapsula mencatat,dari 61,5 persen bot tersebut 31 persen di antaranya berasal dari situs pencarian seperti Google dan Bing, beserta dengan bot "baik" mereka. Namun, 30,5 persen lainnya mengandung bot yang dikategorikan sebagai bot jahat (atau "malicious"), termasuk "scrappers" yang mencari dan mencuri konten alamat e-mail.

Ada juga bot hacker yang mencoba mengambil alih website atau menyebarkan malware, serta bot lain yang kerjanya menghambat layanan dan mencoba mengurangi bandwidth sebuah situs.

Namun dikutip dari Neo Win (Desember 2013), jika dibandingkan dengan tahun lalu, aktivitas bot spam telah berkurang hingga 75 persen, dan kini hanya mencapai 0,5 persen dari semua lalu-lintas web.

Menurut Incapsula, hal tersebut terjadi karena usaha Google dalam membatasi link spam otomatis, dengan membuat perubahan dalam algoritma pencarian di situsnya.

Apa sebenarnya penyebab meningkatkan penggunaan internet oleh bukan manusia? Hal ini disinyalir karena semakin mudah membuat program robot. Bahkan ada satu software yang memungkinkan pembuatan Bot tanpa harus mengerti bahasa pemrograman.Hmmm..... dunia modern semakin menapikan peranan manusia.

Lalu apa saja yang dilakukan oleh para robot ini di internet? Beberapa hal yang umum dilakukan pengguna internet bukan manusia antara lain, melakukan tweet otomatis, update status di Facebook, membuat ratusan email dalam waktu singkat, atau dijadikan alat untuk meningkatkan trafik suatu situs/ web.


Di bawah ini adalah statistik pengguna internet manusia dan bukan manusia pada tahun 2013

Onno: Spam Dibuat Oleh Mesin Bukan Manusia

Mengutip dari perkataan Pakar Internet Onno W Purbo.

Adanya poin Perbuatan Yang Dilarang pada beberapa pasal di RUU ITE cukup memberikan perhatian tersendiri. Pasalnya, pada poin tersebut pemerintah menggunakan kalimat 'Setiap Orang..." Padahal perbuatan yang dilarang di Internet sebagian besar melibatkan mesin atau program.


Masalah yang akan banyak memusingkan pengguna Internet adalah Bab VII Perbuatan yang di larang pasal 27-37 karena semua pasal ini menggunakan kalimat 'Setiap Orang'. Padahal perbuatan yang dilarang, seperti, spam, penipuan, cracking, virus, penipuan dan flooding sebagian besar akan dilakukan oleh mesin atau program bukan langsung oleh manusia.

"Jika komputer seseorang terinfeksi oleh virus yang kemudian mengirimkan surat atau e-mail dengan menggunakan e-mail orang yang terinfeksi dan menyebarkan virus atau trojan, berita bohong atau tidak baik, ke ratusan pengguna lain. Apakah orang ini bersalah?" jelas Pakar Internet yang juga penggiat VoIP Rakyat ini mencontohkan sebuah kasus.

"Lebih sial lagi, sumber spam, flood dan penipuan lebih sering (terutama) berasal dari Afrika, kadang-kadang dari Eropa, Rusia dan Amerika. Apakah UU ITE dapat menangkap pelaku hal demikian?"

Selasa, 31 Desember 2013

Pengguna Internet Bisa Cegah Kanker?

http://asalasah.blogspot.com/2013/12/pengguna-internet-bisa-cegah-kanker.html

Laki-laki maupun perempuan yang lebih lama menggunakan internet mempunyai kesempatan yang lebih banyak untuk berpartisipasi dalam skrining kanker kolorektal dibandingkan mereka yang tidak menggunakan internet. Selain itu, pengguna internet juga cenderung lebih banyak aktif dalam kegiatan fisik, mengkonsumsi makanan sehat dan bisa lebih banyak
menghindari asap.

Demikian kesimpulan dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, sebuah jurnal dari American Association for Cancer Research, Philadelphia terbit baru-baru ini.

Berdasarkan populasi, sebuah studi kelompok yang besar bagi orang dewasa di Inggris, yang disebut English Longitudinal Study of Aging, diperoleh data bahwa dari mereka yang berusia 50 tahun atau lebih, baik laki-laki maupun perempuan sekaligus pengguna internet yang konsisten, mempunyai peluang dua kali lebih banyak untuk ikut dalam skrining kolorektal dibandingkan non pengguna.

Secara lebih rinci disebutkan bahwa baik laki-laki maupun perempuan yang menggunakan internet secara konsisten juga 50 persen lebih mungkin untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur, 24 persen lebih mungkin untuk makan setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari, dan 44 persen lebih mungkin menjadi perokok saat ini. Meskipun demikian, tidak ada hubungan antara penggunaan internet dan partisipasi dalam skrining kanker payudara di kalangan perempuan.

"Kami menyumbang faktor sosiodemografi yang mempengaruhi penggunaan internet dan berbagai ukuran kemampuan fisik dan fungsi kognitif yang menurun dengan usia, dan masih menemukan hubungan antara penggunaan internet dan perilaku pencegahan kanker," kata Christian von Wagner , Ph.D. , dosen senior dalam penelitian perilaku dalam diagnosis dini kanker di University College London, Inggris Raya.

Menurut Christian von Wagner, aspek yang menarik di sini adalah hubungan dosis-respons antara penggunaan internet dan perilaku pencegahan kanker: pengguna internet dalam waktu berselang lebih cenderung memiliki perilaku pencegahan kanker daripada mereka yang sama sekali tidak pernah berinternet.

Selain itu, pengguna internet yang konsisten lebih cenderung memiliki perilaku pencegahan kanker daripada pengguna internet dalam waktu berselang (jarang berinternet). Von Wagner dan rekan, juga melakukan identifikasi "kesenjangan digital." Hasilnya, penggunaan internet lebih didominasi anak-anak muda, pria, putih, kaya, dan lebih berpendidikan dibanding orang tua, orang kurang kaya, dan kulit putih dengan cacat fisik.

"Adalah penting bahwa para pembuat kebijakan mengakui penggunaan internet memainkan peran dalam mempengaruhi ketidaksetaraan dalam hasil kanker, dan membantu meningkatkan akses ke internet antara demografi ini," katanya.

Para peneliti menggunakan data dari 5.943 responden yang menjawab pertanyaan dan dikumpulkan dalam gelombang pertama pada tahun 2002. Setiap dua tahun para peneliti juga mengumpulkan jawaban dari responden dalam gelombang ke-2 hingga gelombang ke-5 pada tahun 2011. Pertanyaannya meliputi internet/email yang digunakan, sementara skrining kolorektal dan kanker payudara dilaporkan tersendiri termasuk diantaranya aktivitas fisik, kebiasaan makan, kemampuan fisik dan kognitif, dan demografi.

Di antara peserta penelitian, 41,4 persen melaporkan tidak menggunakan internet, 38,3 persen melaporkan menggunakan internet dalam gelombang 1-3 (pengguna intermiten), dan 20,3 persen melaporkan menggunakan internet di semua lima gelombang (pengguna yang konsisten).

Waspada, Chip Perusak DNA Tertanam di Ponsel

Menurut Dr Boian Alexandrov di Pusat Studi Nonlinier di Los Alamos National Laboratory di New Mexico, gelombang Terahertz (THz) merusak DNA manusia. Gelombangnya benar-benar mengurai untaian spiral. Sekarang tim teknologi di UT Dallas berencana untuk mengambil chip penyiaran gelombang THz dan merubahnya, kemudian dipasang dalam ponsel untuk digunakan sebagai sistem ilustrasi bagi konsumen,penegakan hukum dan tenaga medis ... teknologi yang berpotensi mematikan yang akhirnya bisa membunuh atau membuat sakit jutaan orang.



Kontroversi teknologi scanner THz yang digunakan oleh TSA di banyak bandara diberbagai negara di dunia sedang disesuaikan untuk penggunaan ponsel. Studi radiasi Terahertz telah menyebabkan para ahli untuk meningkatkan tanda bahaya terhadap risiko kesehatan yang signifikan bagi manusia.

Baru-baru ini media utama menyebut-nyebut chip baru yang memungkinkan disesuaikan dari perangkat pembangkit THz untuk dimasukkan ke dalam telepon selular.


Apakah harga untuk melihat melalui dinding, sebuah kematian yang mengerikan?

Pers bersemangat melukiskan gambar-gambar besar teknologi tersebut yang digunakan oleh konsumen untuk melihat melalui dinding dan benda-benda, sedangkan para ahli kesehatan profesional seperti dokter mungkin menggabungkan teknologi tersebut untuk mencari tumor kecil di dalam badan pasien tanpa perlu untuk melakukan operasi.


Gelombang THz-terletak antara gelombang mikro dan inframerah pada spektrum elektromagnetik-dipilih untuk perangkat keamanan karena menembus materi seperti pakaian, kayu, kertas dan bahan berpori-pori lainnya yang non- conducting. Pada saat para ahli percaya bahwa jenis radiasi tersebut tidak berbahaya.Namun mereka salah.


Radiasi THz mengurai molekul DNA
Dalam sebuah penelitian terobosan yang dilakukan oleh Dr. Boian Alexandrov di Pusat Studi Nonlinier di Los Alamos National Laboratory di New Mexico dan tim ahli fisika, mereka menemukan bukti yang mengerikan bahwa paparan radiasi THz membangun secara kumulatif dan mempengaruhi jaringan DNA manusia serta hewan. Pada dasarnya, ia cenderung untuk mengurai molekul DNA. [Lihat: Di dalam scanner TSA: Bagaimana gelombang Terahertz mengacaukan DNA manusia]

Kertas kerja ilmuwan Los Alamos, DNA Breathing Dynamics in the Presence of a Terahertz Field (Dinamika Pernapasan DNA dengan Kehadiran Medan Terahertz) mengungkapkan bahwa sangat mengganggu-bahkan mengejutkan-terbukti bahwa radiasi THz secara signifikan merusak DNA dari orang-orang yang diarahkan melewati scanner bandara termasuk semua pekerja TSA yang berada di dekat mesin.

Sinopsis mereka: "Kami mempertimbangkan pengaruh medan Terahertz terhadap dinamika fungsi untai-ganda DNA. Kami memperagakan pembentukan spontan lubang lokal dengan leluasa rantai lengket DNA dan mendorongnya, serta menemukan bahwa ketidakstabilan linier menyebabkan dimerisasi dinamis, sementara daerah untai sebenarnya memerlukan pemisahan mekanisme ambang batas amplitudo. Berdasarkan hasil penelitian, kami berpendapat bahwa paparan radiasi Terahertz tertentu secara signifikan dapat mempengaruhi dinamika alami dari DNA, dan dengan demikian mempengaruhi proses molekuler yang rumit yang terlibat dalam ekspresi gen dan replikasi DNA. "

Apa artinya semua ini adalah merupakan efek resonansi dari gelombang THz yang menyerang manusia dang mengurai molekul DNA beruntai ganda. Menyobek terpisah belitan rantai DNA dan menciptakan gelembung antara gen yang dapat mengganggu proses kehidupan itu sendiri: replikasi DNA normal dan ekspresi gen kritis.

Kemungkinan besar menyebabkan kanker
David J. Brenner, seorang doktor dari Universitas Columbia dan pakar efek radiasi menyatakan bahwa hal itu sangat mungkin karena scanner TSA akan menyebabkan kanker pada beberapa kasus individu.

Brenner, yang bekerja di Columbia Center for Radiological Research memfokuskan terhadap efek radiasi dalam proses biologis, evaluasi eksposur risiko rendah dan terapi radio-isotop, prihatin bahwa orang dengan sistem kekebalan tubuh seperti pasien pengidap AIDS, mereka yang menderita lupus atau mereka yang berpenyakit penurunan kekebalan tubuh sangat beresiko. Bayi, anak hingga usia 5 atau 6 tahun, wanita yang sedang hamil atau menyusui, pasien kanker dan masih banyak lagi harus menghindari sejauh mungkin dari mesin.


Mereka yang terkena radiasi THz-baik dari scanner keamanan maupun teknologi ponsel masa depan – adalah mereka yang membeli obat resep tertentu atau memiliki vitamin tertentu yang tingkatnya lebih rendah, telah meningkatkan risiko penyebab radiasi karsinoma.
Paparan berulang-ulang dalam scan radiasi tingkat rendah juga dapat menyebabkan katarak dan kanker kulit termasuk melanoma yang mematikan.

Sebuah chip CMOS yang digunakan dalam banyak produk
THz memanfaatkan chip CMOS yang ada
Menurut Daily Mail, chip-dibuat menggunakan Complementary Metal-Oxide Semiconductor atau CMOS-menggunakan teknologi yang sama, sudah dimasukkan ke dalam perangkat seperti HD , ponsel pintar dan komputer pribadi.


Dr Kenneth O, profesor teknik elektro di University of Texas di Dallas dan pemimpin proyek, menjelaskan kepada Daily Mail bahwa "Kami telah membuat pendekatan yang membuka bagian yang sebelumnya belum dimanfaatkan dari spektrum elektromagnetik untuk digunakan sebagai aplikasi medis konsumen dan penyelamatan-jiwa.

"CMOS terjangkau dan dapat digunakan untuk membuat banyak chip," kata Dr O. "Kombinasi dari CMOS dan Terahertz berarti Anda bisa menempatkan chip ini dan penerimanya di bagian belakang ponsel, mengubahnya menjadi perangkat yang bisa dibawa dalam saku Anda yang dapat melihat tembus benda-benda."

Temuan tim disajikan kepada para hadirin yang antusias pada the 2012 International Solid-State Circuits Conference yang diselenggarakan di San Francisco,, California. Selanjutnya tim berencana untuk membuat sistem ilustrasi CMOS Terahertz.

Sebelum melanjutkan proyek ini, dokter yang baik dan timnya mungkin mempertimbangkan untuk menghubungi Dr Boian Alexandrov dan timnya di Los Alamos untuk membandingkan catatan keduanya.

Akan memalukan jika sebuah teknologi yang mematikan akhirnya bisa membunuh atau membuat sakit jutaan orang secara tidak sadar dijual di seluruh dunia.

Minggu, 29 Desember 2013

Jam Weker Kertas


Pernah gak kamu berpikir bagaimana caranya memakai kertas ke tahap yang lebih keren? Desainer Miquel Mora melakukannya dengan menciptakan sebuah jam weker dari kertas lho!



Ide Paper Alarm Clock ini datang dengan tujuan mendukung teknologi sekaligus untuk mengatasinya yang selalu bingung mematikan alarm saat bangun tidur. Jadi dengan jam alarm ini, ia bisa mematikannya dengan mudah yaitu hanya menggumpal-gumpalkan saja.


Penemuannya ini sekaligus membuat kertas jadi mempunyai fungsi yang lain dan gak hanya digunakan sebagai pembungkus saja. Gimana, selain dijadikan Jam kertas bisa dibuat apalagi ya?

Minggu, 01 Desember 2013

Kaos Pendeteksi Kesehatan

 
Buat para fashionable, sekarang ada fashion baru yang menyangkut kesehatan juga lho. Sekarang ada kaos dengan merk OMsignal yang bisa mendeteksi kesehatan lewat detak jantung dan keringat. 
 

Kaos pendeteksi kesehatan ini dibuat karena banyak sekali orang-orang yang udah gak memperhatikan kesehatannya lagi guys. Selain itu, pembuatan kaos sebagai alat deteksi kesehatan dikarenakan, ini adalah kebutuhan utama yang selalu melekat pada penggunanya.


Uniknya nih, si pemakai baju juga bisa mensinkronisasikannya via bluetooth untuk melihat kesehatannya di ponsel. Walaupun kaos ini dipasangi alat untuk memonitor gerakan dan kalori, tapi kaos ini tetap nyaman dipakai Guys!

Kira-kira ada celana yang bisa bekerja seperti ini juga gak ya?

Ular Firaun - "Ular" yang Tiba-Tiba Keluar dari Suatu Benda

Oke, pertama-tama lihatlah animasi-animasi gif dibawah ini ...




Wow, benarkah itu ular yang keluar dari sesuatu yang dibakar? Menakjubkan! Benar-benar mirip ular-ular sihir dari tukang sihir-tukang sihir firaun! ....

Baiklah, sebenarnya zat yang dibakar tersebut adalah suatu senyawa kimia yang bernama Mercury(II) thiocyanate atau rumus kimianya adalah (Hg(SCN)2). Senyawa ini adalah senyawa anorganik, koordinasi kompleks dari Hg2+ dan anion tiosianat. Biasanya berbentuk bubuk putih. Zat ini dulu terkenal karena digunakan dalam kembang api, karena akan menghasilkan "ular" besar yang meliuk-liuk saat dinyalakan, efek yang dikenal sebagai Ular Firaun (Firaun Serpent).

Ketika senyawa ini di hadapkan ke sebuah sumber panas yang cukup kuat, reaksi eksotermis yang cepat dimulai, menghasilkan massa besar melingkar seperti ular. Nyala yang terlihat sering berwarna biru, tetapi juga dapat berwarna kuning/oranye yang menyertai pembakaran. Hasil padat atau "ular"  dapat berwarna abu-abu gelap hingga cokelat dengan bagian dalam umumnya jauh lebih gelap daripada bagian luar.

video


Sintesis pertama dari merkuri tiosianat mungkin telah dikerjakan pada tahun 1821 oleh Jöns Jacob Berzelius:

HgO + 2 HSCN Hg (SCN)2 + H2O

Sedangkan efek ular firaun nya ditemukan oleh Wöhler, orang Jerman pada tahun 1821 tidak lama setelah sintesis pertama. Untuk beberapa waktu, produk kembang api dari zat tersebut yang disebut "Pharaoschlangen" dijual untuk publik di Jerman, namun akhirnya dilarang ketika sifat racun dari produk ditemukan karena menyebabkan kematian beberapa anak yang memakan zat yang dihasilkan atau "ular". Paparan uap merkuri dari proses ini juga dapat menyebabkan kerusakan otak.

Efek yang serupa, meskipun kurang ekstrim, dapat dicapai dengan menggunakan kembang api yang dikenal sebagai ular hitam (black snake). Produk ini lebih aman, biasanya terdiri dari natrium bikarbonat atau campuran minyak biji rami dan naftalena.

Penggunaan
Mercury tiosianat memiliki beberapa kegunaan dalam sintesis kimia. Selain sebagai prekursor kalium tris (thiocyanato) mercurate (II) (K[Hg( SCN)3]) dan cesium tris (thiocyanato) mercurate (II) (Cs[Hg(SCN)3]), merkuri tiosianat juga dapat meningkatkan batas deteksi dalam penentuan ion klorida dalam air dengan spektroskopi UV-tampak. Teknik ini pertama kali diusulkan pada tahun 1952 dan telah menjadi metode umum untuk penentuan ion klorida di laboratorium di seluruh dunia sejak saat itu. Merkuri tiosianat juga dapat digunakan untuk menentukan konsentrasi ion klorida dalam larutan berair.

Reaksi Kimia
Menyalakan merkuri (II) tiosianat menyebabkannya berdekomposisi menjadi massa berwarna cokelat terutama nitrida karbon, C3N4. Mercury (II) sulfida dan karbon disulfida juga diproduksi.

2Hg(SCN)2 2HgS + CS2 + C3N4

Karbon disulfida mudah terbakar menjadi karbon (IV) oksida dan sulfur (IV) oksida :

CS2 + 3O2 CO2 + 2SO2

C3N4 yang terpanaskan sebagian terurai membentuk gas nitrogen dan dicyan :

2C3N4 3(CN)2 + N2

Mercury (II) sulfida bereaksi dengan oksigen membentuk uap merkuri dan sulfur dioksida. Jika reaksi dilakukan di dalam wadah, kita bisa mengamati film merkuri abu-abu melapisi permukaan bagian dalam wadah.

HgS + O2 Hg + SO2

Ingat, Meskipun menakjubkan, tapi reaksi diatas sangat berbahaya bagi kesehatan karena menghasilkan gas-gas yang berbahaya. Jadi ... 
Don't Try This at Home!!!

Minggu, 10 November 2013

Alat Canggih Untuk Merebus Telur

 
Kamu termasuk orang yang sering makan telur rebus? Jika iya berarti pas banget nih, karena ada sebuah alat unik yang memudahkan kamu dalam membuat telur rebus guys!
Alat yang memiliki nama Bang Bang ini dapat merebus empat telur sekaligus dalam waktu bersamaan. Di desain oleh seorang desainer bernama Lo Chi Di, bentuk dan desain alat ini sendiri terinspirasi dari terumbu karang yang ada di film animasi Finding Nemo.


Bentuknya mirip sebuah toaster untuk roti guys, jadi ketika telur sudah matang. Telur tersebut akan pop up seperti sebuah roti yang sudah selesai dipanggang. Unik banget kan? Nah, kamu punya ide lain gak buat ngerebus telur?

Minggu, 27 Oktober 2013

Jam Tangan Ini Bisa Hitung Mundur Kematian



Waktu berputar dan berlalu, selaras dengan majunya hari. Kita tidak dapat meninggalkan atau mengabaikan waktu. Bagaimana jika Anda memiliki sebuah jam yang menandakan jam, menit, bahkan detik sisa hidup Anda? Terdengar mustahil.

Adalah Tikker, jam tangan yang diklaim bisa memberikan waktu kapan Anda akan meninggal. Sebelum pemakainya mengenakan jam tangan ini, mereka akan mengisi pertanyaan dan data riwayat hidup. Dan, jam ini siap menghitung mundur sisa hidup Anda.

Setiap jam tangan Tikker mengeluarkan pertanyaan yang disebut "Tentang Waktu", maka penggunanya akan diarahkan kepada sisa waktu Anda hidup. Walaupun terbilang aneh, jam ini mambantu pengguna untuk tidak menyia-nyiakan waktu dalam hidupnya.

"Saya pikir kita akan memiliki kehidupan yang lebih baik, membuat pilihan lebih baik, jika kita sadar dan tahu hidup kita akan berakhir, itulah yang ada dalam perspektif kita. Hal-hal yang kecil bisa sangat berharga, jika kita melihat jam tangan ini," kata Fredrik Colting, pencipta Tikker, dikutip dari Mashable.

jam tangan ini mungkin bisa di analogikan sebagai "menonton kematian", namun ada sisi positif ketika kita tahu kapan akan mati. Frerik terinspirasi membuat jam tangan ini setelah kematian kakeknya.

Jam tangan ini masih dalam prototipe, dan belum masuk ke dalam proses produksi. Namun apakah Anda tertarik untuk mengetahui sisa waktu Anda? Hal itu dikembalikan lagi kepada diri sendiri.

Sabtu, 28 September 2013

Cara Meng-Copy, Cut dan Delete File Secara Otomatis dan Terjadwal dengan MoveBOT

Mengapa harus mengerjakan semua sendiri jika ternyata software dapat menggantikan peran Anda. Yap, saya setuju sekali dengan kalimat pembuka barusan, pada kenyataannya memang tujuan pembuatan software adalah guna mempermudah kerja manusia, tidak hanya berkaitan dengan hal-hal yang melibatkan fisik tetapi juga pekerjaan yang sederhana namun merepotkan, misalnya haru secara reguler menyalin, memindahkan atau menghapus file dari suatu folder.
 
Copy, Paste, Delete terjadwal menggunakan aplikasi MoveBot 
Menyalin, memindahkan atau menghapus file terdengar seperti pekerjaan enteng, tetapi jika harus dilakukan setiap hari secara manual tentu cukup merepotkan. Lalu adakah solusi mengatasi atau paling tidak membantu meringkankan pekerjaan ini? Ada, coba gunakan aplikasi bernama MoveBot.
MoveBot adalah aplikasi sederhana yang mempunyai kinerja oke, fungsi utamanya adalah melakukan penyalinan, pemindahan dan penghapusan file baik secara langsung ataupun secara otomatis dengan mengatur waktu tertentu sehingga aplikasi akan secara otomatis mengerjakan pekerjaan Anda selama ini. Cara kerjanya tidak sulit, interfacenya juga simple sehingga untuk setiap operasi hanya butuh 2 langkah saja.

  • Pertama dan utama download dahulu aplikasi MoveBot di halaman ini: http://romoletto.altervista.org/movebot-free-edition-official-page/#translate-en
  • Instal dan jalan aplikasi di komputer Anda, ini dia tampilan depan aplikasi MoveBot, sangat sederhana dan mudah dijalankan. Pertama tentukan folder asal di bagian atas kemudian tentukan pula folder tujuan, kolom kedua atau kolom berlable will copied/moved in the folder. Lalu di bagian Options, tentukan operasi yang Anda inginkan misalnya Copy file lalu tentukan waktu yang Anda inginkan di bagian Every: Minutes, Hour atau Days. Lalu silahkan sesuaikan opsi lain dengan kebutuhan dan keingingan Anda.
Aplikasi MoveBot untuk Copy, Paste dan Hapus secara otomatis dan terjadwal
  • Setelah seluruh pengaturan sempurna klik tombol Start dan biarkan proses ini berlangsung hingga selesai dengan sempurna.
Pengaturan dan penjadwalan aplikasi MoveBot
 
Untuk dapat bekerja dengan baik, aplikasi ini hendaknya tetap berjalan meskipun Anda sedang mengerjakan pekerjaan lain, apalagi bila Anda telah menetapkan jadwal operasi baik Copy, Cut ataupun Delete.

Rabu, 18 September 2013

Misteri Cahaya Mampu Menghasilkan Daya Angkat

Cahaya difungsikan untuk menghasilkan tenaga yang sama yang membuat pesawat udara terbang, seperti yang ditunjukkan oleh studi baru.



Dengan desain yang tepat, aliran seragam cahaya mendorong obyek-obyek yang sangat kecil seperti halnya sayap pesawat terbang menaikkan tubuh pesawat ke udara.

Para peneliti telah lama mengetahui bahwa memukul sebuah obyek dengan cahaya dapat mendorong obyek tersebut. Itulah pemikiran di balik layar surya, yang memanfaatkan radiasi untuk tenaga pendorong di luar angkasa. "Kemampuan cahaya untuk mendorong sesuatu sudah diketahui," tutur rekan peneliti Grover Swartzlander dari Institut Teknologi Rochester di New York, seperti yang dikutip Science News

Trik baru cahaya lebih menarik dari sebuah dorongan biasa: Hal itu menciptakan tenaga yang lebih rumit yang disebut daya angkat, bukti ketika sebuah aliran pada satu arah menggerakkan sebuah obyek secara tegak lurus. Foil udara atau airfoil menghasilkan daya angkat; ketika mesin memutar baling-baling dan menggerakkan pesawat ke depan, sayap-sayapnya yang dimiringkan menyebabkan pesawat itu naik.


Foil cahaya tidak dimaksudkan untuk menjaga sebuah pesawat tetap berada di udara selama penerbangan dari satu bandara ke bandara lainnya. Namun kesatuan alat-alat yang sangat kecil tersebut boleh digunakan untuk mendayakan mesin-mesin mikro, mentransportasikan partikel-partikel yang sangat kecil atau bahkan membolehkan metode-metode sistem kemudi pada layar surya.

Daya angkat optik merupakan "ide yang sangat rapi", kata fisikawan Miles Padgett dari Universitas Glasgow di Skotlandia, namun terlau dini untuk mengatakan bagaimana efek tersebut boleh dimanfaatkan.
"Mungkin berguna, mungkin tidak. Waktu yang akan membuktikan."

Cahaya tersebut dapat memiliki daya angkat yang tak terduga ini dimulai dari sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, Swartzlander mengatakan, "Jika kita mempunyai sesuatu berbentuk sayap dan kita menyinarinya dengan cahaya, apa yang terjadi?" Eksperimen-eksperimen pemodelan menunjukkan kepada para peneliti bahwa sebuah defleksi asimetris cahaya akan menciptakan sebuah daya angkat yang sangat stabil. "Jadi kami pikir lebih baik melakukan satu eksperimen," kata Swartzlander

Para peneliti membuat batangan-batangan sangat kecil berbentuk mirip sayap pesawat terbang, di satu sisi pipih dan di sisi lainnya berliku. Ketika foil-foil udara berukuran mikron ini dibenamkan ke dalam air dan dipukul dengan 130 miliwatt cahaya dari dasar wadah, foil-foil tersebut mulai bergerak ke atas, seperti yang diduga. Namun batangan-batangan tersebut juga mulai bergerak ke samping, arah tegak lurus terhadap cahaya yang datang. Bola-bola simetris sangat kecil tidak menunjukkan efek daya angkat ini, seperti yang ditemukan tim tersebut.

Daya angkat optik berbeda dari daya angkat aerodinamis dengan sebuah foil udara. Sebuah pesawat udara terbang karena udara yang mengalir lebih lambat di bawah sayap-sayapnya menggunakan tekanan lebih besar daripada udara yang mengalir lebih cepat di atas. Namun pada foil cahaya,daya angkat diciptakan di dalam obyek-obyek tersebut ketika sorotan sinar melaluinya. Bentuk foil udara transparan terebut menyebabkan cahaya dibiaskan berbeda-beda tergantung pada tempat cahaya itu lewat, yang menyebabkan pembengkokan sesui momentum sorotan yang menghasilkan daya angkat.

Sudut-sudut daya angkat foil-foil cahaya ini sekitar 60 derajat, menurut temuan tim tersebut. "Kebanyakan benda-benda aerodinamis mengudara pada sudut-sudut yang sangat gradual, akan tetapi hal ini memiliki sudut daya angkat yang luar biasa dan sangat kuat," ujar Swartzlander. "Anda bisa bayangkan apa yang akan terjadi jika pesawat anda mengudara pada 60 derajat -- perut anda akan berada di kaki."

Ketika batangan-batangan itu terangkat, seharusnya tidak jatuh atau kehilangan daya angkat, seperti yang diprediksi. "Sebenarnya benda tersebut bisa menstabilkan diri sendiri," kata Padgett.

Swartzlander mengatakan bahwa dia berharap pada akhirnya bisa menguji foil-foil cahaya tersebut di udara juga, dan mencoba berbagai bentuk serta material dengan berbagai sifat pembiasan. Dalam studi tersebut para penelit menggunakan cahaya infra merah untuk menghasilkan daya angkat tersebut, tapi jenis cahaya lainnya juga bisa, kata Swartzlander. "Yang indah tentang hal ini ialah bahwa benda itu akan berfungsi selama anda memiliki cahaya."

Wah, Sapi Ternak Terhubung Dengan Komputer


Tim peneliti asal Inggris menciptakan alat yang mempermudah kerja peternak dalam mengelola ternaknya. Sebuah peternakan sapi di Essex, Inggris, telah mengintegrasikan semua sapi di peternakan dengan internet.
Setiap sapi ditanamkan GPS dan dapat tersambung ke komputer yang terkoneksi dengan internet. Dari GPS tersebut peternak bisa memonitor keadaan sapi dengan melihat perilaku hidup setiap harinya. Dari data yang didapat dari hasil monitor keadaan sapi, peternak bisa mendeteksi lebih awal gejala-gejala penyakit yang dialami oleh ternaknya.

Tim peneliti dari proyek bernama Cow Tracking Project ini menempatkan perangkat sensor di sekitar kandang sapi untuk menghubungkan dengan GPS yang tertanam pada hewan ternak. Sensor tersebut akan memonitor pergerakan dan kebiasaan tidur sapi. Informasi yang didapat kemudian dikirimkan ke komputer peternak secara otomatis, dan membuat data berupa pola hidup untuk mempermudah peternak mendeteksi penyakit.

Dengan adanya teknologi ini, para peternak bisa mengirit biaya banyak seperti gaji pekerja yang mengawasi ternak dan antibiotik untuk mencegah penyakit. "Kami memperhitungkan biaya yang dapat dihemat mencapai 300 pounds (sekira Rp5,4 juta) dan bisa lebih banyak lagi," kata John Torrance, peternak sapi di essex seperti dikutip Mashable.


Cow Tracking Project juga bisa mengirimkan informasi ketika peternak tidak sedang berada di depan komputer untuk memonitor. Data tentang ternak dapat dikirimkan melalui pesan SMS dan email. Saat ini para sapi tersebut dapat pengawasan khusus selama 24 jam sehari.



Amarah Dapat Menyebar Cepat Di Sosmed

 
BEIJING - Penelitian terbaru yang dilakukan di China mengungkapkan orang-orang di negeri tirai bambu cenderung mengungkapkan amarahnya di media sosial ketimbang menggunakannya untuk berkomunikasi. Berkaca dari data tersebut, hasil ini bisa jadi sampel kecil bagi pengguna sosmed di seluruh dunia.
Tim peneliti dari Beihang University menunjukkan bahwa penduduk China lebih sering mengekspresikan amarah di jejaring sosial asal China, Sina Weibo, ketimbang mengungkapkan kebahagiaan, kesedihan, atau interaksi antar teman.

"Dihubungkan dengan kaitan sosial di media online, beberapa pengguna dapat memengaruhi emosi pengguna lain. Kami menemukan korelasi bahwa kemarahan pada pengguna lebih tinggi daripada rasa senang. Yang berarti ada indikasi bahwa ungkapan marah bisa menyebar lebih cepat di media sosial," tulis laporan penelitian seperti dikutip dari CNet.

Penelitian juga menunjukan bahwa komentar yang berbau kemarahan bisa menyebar tiga kali lipat dibandingkan dengan postingan asli yang menunjukkan kemarahan. Peneliti juga menyebutkan kebanyakan pengguna mengungkapkan kemarahannya perihal sistem politik di China.

Senin, 02 September 2013

Sering Mengetik Bikin Seni Tulisan Tangan Hilang



Terlalu banyak memencet tombol di ponsel untuk mengetik SMS dan keyboard komputer menyebabkan kita mengabaikan tulisan tangan. Tanpa disadari, keindahan tulisan kita akan hilang dengan sendirinya.

Dalam tulisannya di The Guardian, Rin Hamburgh menyatakan sangat menyayangkan hilangnya seni tulisan yang ia miliki. "Saya sangat mencintai masa kecil saya yang terus belajar menulis 'a' dengan satu lengan di atas lingkaran," tulis Rin.

Padahal dia sangat menyadari kalau teknologi merusak kemampuan menulis seseorang. Era digital telah meninggalkan kebiasaan seseorang untuk membuat catatan sederhana dengan tulisan tangan.

Mungkin kebanyakan orang menganggap tidak penting. Namun ada beberapa yang memperhatikan itu, salah satunya Asosiasi Tulisan Tangan Nasional. Asosiasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tulisan tangan. Bahkan tanggal 23 Januari ditetapkan sebagai hari tulisan tangan nasional di Amerika.

Ada beberapa argumen untuk tetap mempertahankan tulisan tangan, yakni menganggap menulis menjadi sebuah bentuk seni, tradisi sejarah dan sebagai alat berekspresi.

Namun alasan penting untuk tetap mempertahankan tulisan tangan adalah dengan menulis kita mampu melatih koordinasi antara tangan dan mata serta melatih keterampilan motorik. Bahkan beberapa ahli menunjukkan adanya hubungan antara tulisan tangan dan kemampuan belajar.

Mind Meld Mesin Pengendali Pikiran yang jadi kenyataan



Dua peneliti asal University of Washington, Rajesh Rao dan Andrea Stocco, mendemonstrasikan peleburan pikiran antar-manusia untuk pertama kali. Sebelumnya, peleburan pikiran pernah didemonstrasikan antar-tikus serta antara manusia dan tikus.

Dalam eksperimen yang dilakukan pada 12 Agustus 2013 lalu, Rao berhasil mengendalikan pikiran Stocco, tanpa kontak apa pun, tanpa bahasa apa pun, dan dari jarak jauh. Rao berhasil membuat Stocco menjalankan perintah yang tidak terkatakan, tetapi hanya ada di pikiran.

Untuk melakukannya, dua peneliti menggunakan beberapa perangkat, yakni electroenchepalograph (EEG) yang biasa digunakan kalangan kedokteran untuk merekam aktivitas otak, komputer, transcranial magnetic stimulation (TMS) untuk memicu gerakan motorik berdasarkan sinyal yang diterima, serta koneksi internet.

Rao melihat layar komputer dan memainkan video game dalam pikirannya. Di tengah permainan, ia berpikir bahwa ia sedang menembakkan meriam. Ia membayangkan bahwa ia menggerakkan tangan kanannya untuk mengarahkan kursor komputer ke tombol "fire".
Pikiran Rao ini direkam oleh perangkat EEG dan akhirnya diubah oleh komputer. Dengan bantuan koneksi internet, pikiran atau pesan Rao dikirim ke komputer Stocco. Pesan itu lalu diterima perangkat TMS yang dikenakan oleh Stocco.

Segera setelah pesan diterima, Stocco menggerakkan tangan kanannya secara tak sadar, seolah-olah menekan tombol "fire" untuk menembakkan meriam. Gerakan tangan tak sadar Stocco menunjukkan bahwa pengendalian pikiran yang dilakukan Stocco dan Rao berhasil.

Berkomentar tentang keberhasilannya, Rao seperti dikutip Reuters, mengatakan, "Sangat mengagumkan sekaligus ngeri, membayangkan aksi yang ada di pikiran saya diterjemahkan menjadi aksi nyata oleh otak orang lain."

Keberhasilan ini punya beberapa manfaat yang bisa dibayangkan. Misalnya, di masa depan, teknologi ini bisa membantu orang yang mengalami paralisis. Namun, jangan dibayangkan bahwa dengan teknologi ini seseorang bisa mengendalikan pikiran orang lain.  

Sabtu, 31 Agustus 2013

Cermin Menjadi Jembatan Penghubung Dunia Lain


Cermin merupakan pintu masuk ke dunia lain, argumen yang didasarkan pada Foton, pusaran energi, dan keterikatan mekanika Kuantum.

Dunia ini luar biasa, banyak hal di sekitar kita tidak terlihat atau menyadarinya. Contohnya Decode atau dikenal dalam ilmu pengetahuan sebagai mainstream penampakan cahaya. Cahaya yang terlihat merupakan bagian spektrum elektro-magnetik, yang hanya menyumbang sekitar 0,005 persen di alam semesta. Sementara 95 persen lainnya adalah energi gelap atau informasi yang tidak terlihat.

Cahaya yang terlihat hanya membentuk sebagian kecil dari spektrum elektro-magnetik, maka kita hanya melihat sebagian kecil dari 0,005 persen di alam semesta. Bahasa kasarnya ‘Kita buta’ dan sebagian besar dari kita tidak menyadari apa yang tidak terlihat.


Cermin, Pintu Masuk Dunia Lain

Apakah pikiran sadar kita terpaku dengan realitas saat ini? Dapatkah cermin menciptakan keretakan diantara dunia yang menakutkan dalam realitas dunia paralel? Ada alam semesta yang berbeda, petunjuk keberadaan mereka sudah cukup untuk membuat kita bertanya-tanya.

Dan beberapa peneliti mengatakan jawaban yang sama, dunia lain benar-benar Ada! Dunia yang kita lihat sebenarnya terbalik dan dikoreksi oleh otak, semuanya terlihat dalam Dua Dimensi yang dikonversi menjadi sebuah ilusi 3D melalui paralaks dari dua organ terpisah, yang disebut mata.

Kita tidak dapat melihat gelombang radio atau ultraviolet, atau masuk ke dimensi lain. Kebanyakan manusia tidak memiliki indera untuk melihat banyak hal yang ada, sehingga hanya melihat bagian dari realitas.

Realitas dalam bentuk yang paling dasar selalu dianggap sebagai suatu konstruksi. Apa yang kita lihat akan selalu berada di masa lalu, sementara pikiran dimasa sekarang, namun alam semesta di sekitar kita berada di kaca dan menyusut, hanya imajinasi yang dapat mengantisipasi masa depan.

Yang kita lihat selama ini sebagai realitas hanyalah puncak menara, ketika melihat bintang di angkasa maka sebenarnya melihat masa lalu dan beberapa bintang yang terlihat mungkin tidak ada lagi. Hal yang sama juga berlaku pada apa yang terdengar, tercium (bau), sentuhan, dan bahkan rasa. Segala sesuatu yang di rasakan tertunda sementara pikiran beroperasi mendekati kecepatan cahaya.

Menurut Dr.Michio Kaku, manusia saat ini berinteraksi dengan alam semesta atau dunia paralel. Di dunia lain hanya sebagai persepsi luar, kita beraktifitas dalam ruang tetapi kuantum string bergetar pada tingkat yang sedikit berbeda sehingga kita tidak menyadari perjalanan panjang.

Pintu dimensi mungkin saja sebuah pusaran, atau pintu masuk dunia lain yang lebih stabil menggunakan sifat-sifat benda-benda fisik untuk menjembatani kesenjangan antara string yang bergetar di Quanta. Tapi, benarkah benda-benda fisik itu seperti cermin?

Mitos, Olkutisme Dan Tradisi Cermin
Daya tarik okultisme pada cermin telah digunakan selama berabad-abad, cermin digunakan banyak peramal dan pendeta tinggi sejak zaman Sumeria kuno. Mitos dan legenda sering memiliki inti kebenaran dalam diri mereka, mungkin ada kebenaran di dalam kepercayaan mistik bahwa sifat cermin, konstruksi fisik yang unik, membuka beberapa pintu atau portal ke dunia lain.

Cerita fiksi Lewis Carroll, Through the Looking Glass, menggunakan cermin sebagai portal ke dunia lain di mana pahlawan pemberani, Alice, terjalin dalam petualangan baru setelah perjalanan pertamanya melalui lubang kelinci. Pelihat dan penyihir, semua mempercayai bahwa cermin memiliki kekuatan khusus yang tertanam dalam diri mereka dan dapat diakses dengan mantra yang tepat atau ritual.

Penulis Edgar Allan Poe terkesan membenci cermin, dalam cerita The Philosophy of Furniture, dia menuliskan kisah dibalik misteri cermin. Cermin dianggap terpisah dari refleksinya, cermin yang disajikan terus menerus datar, tidak berwarna, permukaan datar tak henti-hentinya, suatu hal yang selalu menyenangkan dan jelas. Cermin dianggap sebagai reflektor kuat dalam menghasilkan cerita mengerikan, dan kejahatan diperburuk dalam cerita ini, tidak hanya proporsi langsung dari augmentasi sumbernya, tetapi juga dalam rasio yang terus meningkat. Bahkan sebuah ruangan dengan empat atau lima cermin diatur secara acak, semua untuk satu tujuan. Seperti dalam acara seni, tatanan ruang yang tidak ada bentuk sama sekali.


The Dream of Red Chamber, sebuah novel Cina kuno yang menceritakan kisah seorang biksu Tao dengan kemampuan magis yang menciptakan cermin dua sisi, mencerminkan kebenaran di satu sisi dan keburukan di sisi lain. Banyak orang merasa memiliki sensasi lain ketika melihat bayangan mereka dalam cermin, mata menatap tanpa berkedip. Bahkan meyakini kekuatan mistik yang melekat pada cermin dan dianggap ajaib.

Cermin diyakini bisa mengungkapkan visi masa depan, neraka, setan, hantu, yang sesungguhnya dari kekuatan paranormal. Cermin telah digunakan untuk mengirimkan mantra, pembunuhan, memata-matai saingan, bahkan perjalanan waktu. Praktek menggunakan cermin sebagai alat paranormal sering disebut pengintai, dan beberapa diantara tradisi masih menggunakannya.

Dunia Lain Dalam Sudut Pandang Fisika


Lawrence Krauss, profesor fisika Arizona State University pernah menulis sebuah buku Hiding in the Mirror: the Mysterious Allure of Extra Dimensions, from Plato to String Theory and Beyond. Krauss bertanya-tanya apakah ada dunia lain dalam cermin dan jika penemuan ilmiah selama beberapa ratus tahun mengarah pada realisasi, cermin mungkin sebuah jendela untuk mendapatkan sesuatu yang lain.

Krauss mengulas tentang ilmu empiris dalam dua abad terakhir, dimulai dengan penemuan hukum elektromagnetisme yang akhirnya menimbulkan pertanyaan besar tentang hubungan antara ruang waktu. Kemudian Albert Einstein memecahkan misteri itu pada tahun 1915 melalui teori relativitas. Dari sini awal penemuan subatomik, termasuk penemuan partikel positron, muon, neutrino, dan quark yang telah membawa umat manusia ke pemahaman baru dari empat kekuatan di alam, dan entah bagaimana gravitasi secara fundamental berbeda dari kekuatan lain dengan cara yang masih belum bisa dipahami.


Upaya mengungkap misteri gravitasi dan mekanika kuantum menyebabkan para ilmuwan pada tahun 1980 mengeksplorasi teori string, dengan kemungkinan adanya dimensi ekstra. Penemuan-penemuan baru cenderung mendukung dunia lain yang tidak banyak diketahui, seperti yang dikatakan Krauss dalam sebuah artikel internal, bahwa ilmu tidak beroperasi dalam ruang hampa. Ide-ide tentang dimensi ekstra terus berkembang sepanjang tahun, dan mungkin akan mengatakan kepada kita tentang sesuatu. Jika tidak mengungkapkan tentang dunia alami maka setidaknya tentang pikiran manusia.

Cermin adalah portal fisik yang berdiri sendiri, tidak lain merupakan energi yang bebas dari penahanan yang ada di berbagai tempat di dunia. Atau disebut pusaran waktu spasial, fenomena ini berada dalam bidang pusaran pergeseran fase.

David Deutsch pernah mengadakan serangkaian percobaan dengan Foton untuk membuktikan bahwa ketika melewati celah ganda, foton diblokir oleh pergeseran fase dan tidak dapat terjadi proses kecuali bergerak ke dimensi lain atau realitas. Berdasarkan argumen foton, tentunya menguatkan anggapan mereka yang meyakini bahwa cermin bisa menjadi gerbang ke dunia lain.

Efek Doppler Visualisasi Kecepatan Cahaya

"Visualisasi kecepatan cahaya yang ada di kebanyakan film sains fiksi seperti Star Trek, Time Travel, dan film lainnya merupakan gambaran yang salah dalam persfektif ilmuwan Fisika."

Pernah Anda mendengar cerita dari orang-orang yang mengalami fenomena spiritual, seperti memasuki dunia lain, melihat planet luar angkasa, dan menerawang kota lain di seluruh dunia hanya dalam waktu beberapa detik. Mereka cukup memejamkan mata dan semua itu tampak nyata, fenomena yang menurut beberapa ahli fisika dianggap sebagai perjalanan waktu dengan kecepatan cahaya.

Efek Doppler Pada Kecepatan Cahaya



Apa yang mereka lihat dengan memejamkan mata? Kebanyakan orang yang mengalami perjalanan spiritual (menerawang) akan melihat sebuah lubang bercahaya, dan ketika mereka memasukinya akan mengalami perjalanan dengan kecepatan cahaya. Tapi kebanyakan mereka tak pernah mengetahui bagaimana (secara teoritis) menerawang bisa terjadi dalam hitungan detik, padahal jaraknya bisa mencapai ribuan kilometer di belahan bumi lain, atau bahkan luar angkasa.

Visualisasi ini terlihat seperti warna yang diberi efek Lomo, tergantung dari cahaya ataupun aura disekitarnya. Ketika kita memejamkan mata dan melihat visualisasi ini, cahaya terang ditengahnya adalah sebuah jalan sekaligus akan membawa kita memasuki kecepatan cahaya. Percaya atau tidak, bahwa teori ini telah dibuktikan dengan hipotesis efek Doppler oleh sekelompok peneliti dari Universitas Leicester.

Visualisasi kecepatan cahaya yang ada di kebanyakan film sains fiksi seperti Star Trek, Time Travel, dan film lainnya merupakan gambaran yang salah dalam persfektif ilmuwan Fisika. Visualisasi kecepatan cahaya dalam film sains fiksi ini lebih sering menggambarkan efek blur, yang jika dilihat terlalu lama bisa membuat kepala Anda pusing.

Penelitian di Universitas Leicester memiliki teori (Star Wars: What would hyperspace travel really look like?) yang berbeda, mereka menjelaskan bahwa para awak yang memasuki kecepatan cahaya akan melihat cahaya terang pada sebuah lingkaran. Tidak akan ada tanda-tanda adanya cahaya bintang disebabkan efek Doppler, efek ini juga menyebabkan sirene ambulan menjadi lebih keras ketika semakin dekat dengan kita.

Ledakan dan cahaya yang terjadi pada lompatan kecepatan cahaya akan terlihat seperti pusat lingkaran dengan cahaya yang terang.

Hipotetis tentang pesawat luar angkasa yang melewati ruang waktu menyatakan bahwa, setiap cahaya yang ada pada bintang-bintang di depan awak perlahan-lahan akan berubah menjadi biru. Sama seperti mobil sirene ambulan yang meraung-raung dijalanan, suaranya akan terdengar lebih tinggi saat mobil mendekati kita dan semakin rendah ketika bergerak menjauh. Hal ini lebih dikenal sebagai pergeseran Doppler, dimana gelombang suara dikompresi saat mobil mendekat dan meregang saat sirene menjauh.

Begitu juga yang terjadi pada radiasi elektromagnetik, cahaya yang dipancarkan oleh bintang didepannya akan dikompresi saat pesawat meningkatkan kecepatannya. Panjang gelombang semakin pendek dan lebih pendek ketika semakin dipercepat, kita akan melihat cahaya bergerak melalui bagian biru pada spektrum cahaya dan kemudian melalui ultraviolet. Radiasi elektromagnetik yang ada pada bintang tidak lagi memasuki spektrum tersebut, sehingga mata kita tidak bisa lagi mendeteksi cahaya. Ketika mendekati kecepatan cahaya, cahaya yang terlihat dalam referensi frame kita akan didorong ke bagian spektrum X-Ray, membuat galaksi didepan kita tampak gelap.

Jadi, ketika Anda menutup mata dan melihat lubang bercahaya seperti yang saya jelaskan diatas, tak perlu ragu memasukinya, lubang ini akan membawa ruh dengan kecepatan cahaya.

Senin, 26 Agustus 2013

Listrik Dari Urine

 
Banyak cara memunculkan beberapa penemuan yang unik demi kemajuan teknologi. Ide yang satu ini patut diacungi jempol guys. sekelompok ilmuwan dari universitas West of England dan Universitas Bristol berhasil menciptakan sebuah energi yang dimanfaatkan untuk mengisi ulang baterai ponsel dari urine.
Ide awal penemuan ini muncul ketika para ilmuwan ingin membuat sebuah energi listrik yang didapatkan dari kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah dari hasil urine. Alhasil para ilmuwan ini pun membuat sebuah inovasi baru cara mendapatkan listrik dari urine.

Hasilnya, cukup luar biasa mindtalkers! Tenaga listrik yang dihasilkan oleh urine ini cukup untuk memberi tenaga sebuah ponsel loh. Dengan begitu, kalian bisa berkirim pesan, browsing dan menelpon.

Wah, mindtalkers ternyata unik juga ya cara menghasilkan listrik buat ponsel yang satu ini! Ayo apa ide kalian yang unik? Share di sini ya.

Jumat, 23 Agustus 2013

Teknologi yang Mengancam Manusia

Seiring kemajuan zaman, teknologi berkembang pesat. Teknologi sangat membantu dan memudahkan manusia melakukan aktivitasnya. Namun ada beberapa teknologi yang apabila digunakan untuk hal yang tak baik, membahayakan penggunanya. Tapi berikut teknologi canggih yang dianggap membahayakan manusia.

Berikut 5 teknologi canggih yang dinilai membahayakan manusia versi Huffington Post.

1. Printer 3D
Teknologi mesin cetak ini memang canggih. Printer 3D tak hanya bisa mencetak gambar atau teks saja, tapi juga dalam bentuk barang. Printer 3D pada dasarnya adalah mesin yang mampu membuat obyek solid 3 dimensi dalam berbagai bentuk yang berasal dari model digital. Nah, Printer 3D semangkin terjangkau dan kian mudah diperoleh. Apalagi mesin cetak tiga dimensi ini mulai banyak diproduksi oleh perusahaan teknologi dunia.

Apa bahayanya? Bayangkan jika mesin cetak ini disalahgunakan. Orang biasa bisa membuat senjata semaunya. Ini dianggap potensi berbahaya.

2. Pesawat Tanpa Awak
Pesawat tanpa awak sering digunakan dalam sebuah pertempuran. Amerika sudah menggunakan pesawat tanpa awak dalam perang Afganistan untuk menyerang musuhnya. Cara ini bisa mengurangi korban tentara Amerika Serikat.

Tapi pesawat tanpa awak akan sangat berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah. Teknologi ini sangat bisa disalahgunakan. Contohnya jika dipakai teroris. Pesawat ini bisa dipakai untuk membunuh banyak orang yang tak berdosa.

3. Mobil Otomatis
Perkembangan otomotif kian memanjakan penggunanya. Mobil pun demikian. Tak aneh lagi mendengar mobil berjalan sendiri tanpa sopir. Perusahaan raksasa seperti google sudah menguji coba mobil yang berjalan otomatis.

Tapi mobil otomatis jelas berbahaya. Karena tanpa kendali manusia, kesalahan teknis otomatis mobil pasti menyebabkan kecelakaan. Kecelakaan semacam ini bisa memakan korban jiwa.

4. Hadron Collide
Hadron Collider adalah sebuah mahakarya manusia. Ini merupakan akselerator partikel dengan energi tertinggi dan terbesar di dunia, yang diciptakan oleh CERN, lembaga ilmu pengetahuan di Eropa. Hadron Collider ini kerap pula disebut sebagai partikel tuhan.

Hadron Collider membentang sepanjang 27 kilometer di kedalaman 175 meter yang berlokasi di Jenewa, Swiss. Pembuatannya ditujukan untuk memecahkan pertanyaan fisika tentang kelahiran alam semesta.

Hadron Collider menubrukkan proton bersamaan dalam kecepatan cahaya dan mampu menciptakan partikel energi powerful, bahkan punya kapasitas menciptakan sebuah lubang hitam yang bisa merusak planet bumi.

Hadron Collider beberapa kali sempat mengalami masalah. Maka, teknologi ini diitakutkan tak dikendalikan dengan baik yang bisa menimbulkan bencana besar.

5. Google Glass
Google bersiap menjual kacamata pintar bernama Google Glass. Ia dibekali beragam kecanggihan yang malah membuatnya menakutkan bagi sebagian orang. Misalnya fungsi merekam video, menjepret foto cukup dengan perintah suara atau mengenali wajah seseorang cukup dengan memandang.

Tapi kehebatan teknologi ini justru dianggap sebagai perangkat mata-mata. Bahkan, beberapa restoran melarang pemakaian Google Glass dengan alasan mengganggu privasi pengunjung. Padahal, perangkat itu belum dijual bebas.

Ada kekhawatiran Google Glass bisa merusak mata. Google sudah memperingatkan perangkat ini jangan dipakai anak usia di bawah 13 tahun karena mungkin mengganggu penglihatan.

Rabu, 14 Agustus 2013

5 Dampak Buruk Gadget


TEMPO.CO - Telepon genggam pintar dan komputer telah membantu banyak pekerjaan manusia. Namun penggunaan kedua gadget itu memiliki efek samping. Seperti menimbulkan sakit pada bagian tubuh tertentu karena terlalu lama menggunakan perangkat keras itu. Mulai dari nyeri leher, bahu, hingga kecelakaan fatal. Beberapa cedera datang tiba-tiba, dan ada juga yang datang berulang.

Sebuah studi yang terbit dalam jurnal American Journal of Preventive Medicine, 2009, menemukan cedera yang terkait gadget meningkat pesat. Dan mereka yang banyak terkena adalah kaum muda. Para peneliti kemudian mendokumentasikan penyakit-penyakit ini, bahkan memberikan mereka nama khusus. Berikut lima penyakit di antaranya:

1. BlackBerry Thumb dan iPad Hand

Penggunaan jari atau tangan pada gadget dalam waktu yang lama, secara bertahap bisa melukai otot-otot, tendon, dan saraf. Kondisi ini secara umum disebut repetitive strain injure (RSI) alias cedera berulang dan memiliki julukan yang menyomot nama gadget. Seperti cedera jempol yang sering disebut Blackberry Thumb; dan cedera tangan, disebut iPad Hand.

Satu jenis cedera yang paling parah adalah sindrom carpal tunnel, di mana ada tekanan yang berlebihan pada saraf di dalam pergelangan tangan. Gejalanya nyeri, mati rasa, dan kerusakan otot di tangan serta jari. Orang dengan kasus yang parah sindrom memerlukan pembedahan untuk pengobatan.

2. Tinnitus

Mereka yang sering menelpon lama dengan ponsel memiliki risiko terkena Tinnitus. Penyakit ini membuat telinga sering kali benging, atau si penderita merasa mendengar suara-suara tertentu. Sebelumnya, penyakit diperdebatkan di kalangan medis. Namun pada 2010, jurnal Occupational and Environmental Medicine mempublikasikan orang yang menelepon dengan ponsel secara intens, dua kali sehari lebih dari empat tahun, besar kemungkinannya menderita Tinnitus.

3. PlayStation Palmar Hidradenitis

Penyakit kulit jenis ruam ini pertama kali ditemukan pada gadis 12 tahun di Swiss. Pada telapak tangannya ditemukan lesi yang menyakitkan. Lesi ini menjalar ke bagian lain di tubuhnya. Setelah selidiki, dokter menemukan bahwa sebelum benjolan muncul, gadis itu telah bermain game di PlayStation-nya selama beberapa jam setiap hari.

Dalam jurnal British Journal of Dermatology, 2009, Vincent Piguet dan koleganya dari University Hospitals and Medical School of Geneva menyatakan, ruam itu akibat si gadis terus-menerus memegang erat dan menekan konsol game. Sehingga menghasilkan luka di tangannya.

4. Nintendinitis dan Wiiitis

Dokter spesialis orthopedi kini mulai akrab dengan beragam cedera kepala, dislokasi bahu, hingga patah tulang. Para pengidap cedera ini bukan atlet tapi para gamer yang memainkan game Nintendo atau Wii.
Cedera yang mereka alami memang mirip dengan penyakit pada atlet. Maklum dua gadget ini memang bisa membuat para gamer memainkannya dengan mengolah badan. Sehingga, mereka juga punya risiko cedera. Nama cedera ini disebut Nintendinitis dan Wiiitis

5. Tewas

Headphone memang bisa membuat kuping tak terganggu oleh kegaduhan sekitar. Namun, headphone ini juga bisa membuat pengguna tak awas atas peringatan dari sekitar. Sebuah penelitian di Amerika menunjukkan, jumlah pejalan kaki celaka karena gadget ini. Dari rentang 2004-2011, ada 106 kasus kecelakaan menimpa pedestrian. Dengan korban tewas mencapai 70 persen.