Selasa, 13 Mei 2014

7 Fakta Menarik yang Bakal Kamu Rasakan Jika Naik Transjakarta


Bus Transjakarta merupakan noda transportasi masal yang sering digunakan warga Jakarta untuk malakukan aktivitas sehari-hari. Selain harganya yang cukup terjangkau, alat transportasi ini sudah 10 tahun beroperasi menemani warga Jakarta sejak tahun 2004.

Berikut 7 fakta menarik jika kamu menggunakan bus Transjakarta :

1. Harga Tiket 


Di tahun 2004 Gubernur Sutiyoso menetapkan tarif busway sebesar Rp. 2500 dan Rp. 1500 di pagi hari pada jam 05.00-07.00 pagi. Jika banyak tarif angkutan umum yang sudah naik beberapa kali sejak tahun 2004 tetapi busway masih berharga Rp. 2000 dan 3500,- hingga 2014 saat ini.

2. Antrian Panjang



Jumlah penumpang Transjakarta semakin hari semakin melonjak, lihat saja antrian yang terjadi di beberapa koridor seperti Dukuh Atas dan Harmoni di jam-jam sibuk hampir tak pernah sepi tiap harinya.

3. Penumpang Setia


Meski antrian sudah sangat panjang banyak warga Jakarta seolah tak peduli dan tetap setia untuk menunggu kedatangan busway bera jam lamanya.

4. Penerobos Busway



Nah ini dia nih, yang ngebuat jalur Busway terhambat! Banyak para pengguna kendaraan pribadi baik motor atau mobil yang sering menerobos jalur busway. Bahkan sering terlihat di sekitar Jalan Daan Mogot menuju Cengkareng para pengendara motor melawan arus.

5. Rute Makin Beragam



Saat ini Transjakarta memiliki 12 koridor dan sejak dibukanya jalur APTB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway) banyak rute yang memudahkan penumpang dari berbagai wilayah seperti Cibinong, Cileungsi, Bekasi dan Ciputat yang langsung berhenti di beberapa halte busway.

6. Area Khusus Wanita


Semenjak banyak terjadinya kasus pelecehan seksual dan tindakan asusila di dalam busway. Maka saat ini busway memiliki area khusus wanita, walaupun di jam-jam padat masih terlihat dirute-rute yang memiliki bus gandeng banyak pria berada di area depan.

7. Emansipasi Wanita 



Emansipasi wanita dalam hal pekerjaan sangat terasa di dalam busway, Jika banyak wanita yang jarang menjadi supir atau kenek bus tetapi tidak untuk Transjakarta. Banyak para wanita yang berprofesi baik menjadi pramudi ataupun petugas di dalam busway.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar