Selasa, 09 April 2013

Ayoo_ Pilih Mana; Orang Tua, Anak atau Istri?



Sebuah tulisan inspiratif yang mengingatkan kita pada seseorang yang berharga dan bermakna dalam hidup kita. Tulisan ini telah banyak dipublish di internet, namun kami belum menemukan siapa pemilik tulisan ini.

Tulisan ini berkisah tentang seseorang yang ditantang untuk memilih dari tiga pilihan yang sangat membingungkan. Berderai air matanya saat ia mencoret dua nama yang dicintainya. Siapakah satu nama tersisa yang menjadi pilihannya?? Berikut adalah kisahnya:

 "Orang selalu berkata ada bekas istri atau suami, tapi tidak ada bekas anak dan bekas orang tua."

Cerita bijak berikut ini mungkin dapat merubah pandangan tersebut dan membuat seseorang ingin memiliki suami atau istrinya sampai akhir hayat.

Bisakah memilih salah satu di antara ketiga ini Orang Tua, Anak atau Istri? Jika belum bisa menjawabnya coba simak cerita ini..

Seorang dosen mengadakan permainan kecil kepada mahasiswanya yang sudah berkeluarga dan meminta 1 orang maju kedepan.

Dosen : " Tulis 10 nama yang paling dekat dengan anda"
Lalu mahasiswa tersebut menuliskan 10 nama, disana ada nama tetangga, orang tua, teman kerja, sahabat, anak dan
juga istri nya serta seterusnya.

Dosen : Sekarang silahkan pilih 7 diantaranya yang sekiranya anda ingin hidup terus bersamanya.
Mahasiswa itu menghapus 3 nama yang ditulisnya tadi.

Dosen : Hapus 2 nama lagi,sehingga tinggal lah 5 nama lagi yang ada di papan tersebut.
Dosen : "Hapus 2 nama lagi",
maka tersisalah 3 nama, yaitu nama orang tua, anak dan istri nya.
Suasana kelas menjadi hening, mereka berfikir semua sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih.

Tiba-tiba dosen berkata : "silahkan coret 1 nama lagi!",
Mahasiswa itu perlahan mulai mengambil keputusan yang sulit dan menghapus nama orang tuanya secara perlahan.

Dosen : Silahkan pilih 1 nama lagi!.
Mahasiswa menjadi bingung. Kemudian mengangkat kapur dan lambat laun mulai menghapus nama anaknya dan mahasiswa itu pun menangis.

Setelah suasana tenang, sang dosen bertanya kepada mahasiswa itu. :" kenapa kau tidak memilih orang tuamu yang telah melahirkan dan membesarkanmu, tidak juga memilih anak yang darah daging anda sendiri, sedangkan istri itu dapat kau cari lagi.

Semua orang di dalam kelas tersebut terpana menunggu jawaban dari Mahasiswa tersebut. Lalu sang Mahasiswa
menjawab " Seiring waktu berlalu, orang tua saya akan pergi dan meninggalkan saya, sedangkan anak jika sudah
dewasa lalu menikah , setelah itu juga pasti akan meninggalkan saya.

Sedangkan yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTRI saya.
Orang tua dan anak bukan saya yang memilih, tapi Tuhan yang menanugerahkannya. Sedangkan ISTRI, sayalah yang memilih dari sekian banyak wanita yang ada di dunia ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar