Senin, 28 Oktober 2013

Ullang, Kalkulator Berjalan Dari Warkop Ke Warkop

http://www.examiner.com/images/blog/wysiwyg/image/calculator.gif

Makassar - Jika dilihat sepintas, sosok remaja gempal tapi dekil ini sangat tidak meyakinkan dia memiliki kemampuan matematika dasar yang luar biasa. Dia mampu menghitung perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan dalam waktu relatif cepat bak kalkulator.

Namanya Ruslan (23), pemuda asal Butta-butta Caddi, Kelurahan Kalukubodoa, Kecamatan Tallo, Makassar. Masyarakat di kawasan utara kota Makassar, Sulawesi Selatan, biasa memanggilnya Ullang Como' (Ruslan Gemuk). Karena memang perwakannya yang gemuk dan berkulit coklat agak gelap.

Perilaku putra keempat dari 7 bersaudara pasangan Yusuf yang berprofesi sebagai tukang batu dan Neni yang hanya sebagai ibu rumah tangga ini terlihat tidak sepadan dengan usianya. Sifat kekanak-kanakan Ullang masih sangat terlihat jelas meski usianya sudah menginjak dewasa. Namun siapa nyana, di balik penampilannya yang unik, Ullang mempunyai kelebihan luar biasa yang tidak dimiliki bahkan oleh orang seusianya.

Setiap hari aktivitas Ullang hanya singgah dari warkop satu ke warkop lainnya di bilangan jalan Tinumbu, Makassar. Ullang selalu berjalan tanpa alas kaki, tapi di genggamannya selalu ada sebuah telepon genggam jenis querty. Setiap kali singgah di warkop, warga yang mengenalnya langsung menyapa Ullang dengan meneriakkan sebuah soal matematika. Dengan cepat pria yang lahir dari keluarga miskin ini menjawab.

 Hebatnya, jawaban Ullang selalu tepat.


detikcom sempat mencoba bertanya soal matematika dengan perkalian acak kepada Ullang saat bertemu di warkop Kembar, jalan Tinumbu, Makassar, Senin (28/10/2013). Perkalian dan pembagian angka tiga digit hanya dijawab dalam waktu singkat. Beberapa kali diuji dengan beberapa soal hitung-hitungan lalu dibandingkan hasilnya di kalkulator, semua jawaban Ullang sama persis hasilnya.

"Berapa 956 dikali 845, Lang?"

"807.820!" jawab Ullang dengan cepat.

"945 dikali 274 ditambah 587 dikurang 354 hasilnya berapa Ruslan?" teriak salah satu pengunjung warkop.

"Hasilnya 259.163," sahut Ullang dalam beberapa detik saja sambil terkekeh.

"Kalau 5.453 dikurang 986 lalu dikali 356 berapa hasilnya?" tanya pengunjung lainnya.

"Hasilnya 1.590.252, betul kan," tambah Ullang.

Pria yang juga gemar bercanda ini lalu bercerita soal dirinya yang sempat mengenyam bangku pendidikan hanya sampai kelas 3 SD. Namun saat itu, Ullang mengaku bosan dengan pelajaran matematika yang diperolehnya di sekolah. Suatu waktu ia pernah protes ke guru matematikanya lalu mengujinya. Ternya sang guru tidak mampu menyamai kemampuan berhitung cepat Ullang.

"Saya diusir guru di sekolah karena protes sama guru karena pelajaran matematikanya itu-itu terus, saya bosan dan guru itu marah," tuturnya.

Masyarakat sudah menganggap Ullang seperti bagian dari keluarganya. Karena Ullang tidak pernah meminta-minta uang, apalagi meresahkan. Namun setiap kali Ullang bisa menjawab soal matematika, warga tak segan memberi uang atau sekadar mentraktirnya segelas kopi.

"Kalau ada yang kasih uang, saya akan kasih ibu saya untuk beli beras, saya tidak pernah minta tapi kalau dikasih saya terima," kata Ullang.

sumber: detik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar