Minggu, 20 Oktober 2013

Studi: Rokok Bukan Penyebab Utama Kanker Paru-paru


Selama ini, produk tembakau dinilai menjadi penyebab kanker paru-paru. Namun ternyata itu bukanlah faktor utama, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa ada faktor yang lebih berbahaya.

Polusi udara, inilah sebab paling utama mengapa kanker paru-paru dapat terjadi. Sumber polusi berupa asap dari knalpot mobil, asap dari pembangkit listrik, emisi pertanian dan industri, serta proses pemanasan yang dihasilkan oleh rumah-rumah penduduk.

Studi ini dilakukan oleh The International Agency for Research on Cancer (IARC), bagian dari WHO. Pihaknya menyatakan, polusi udara disetarakan dengan tembakau, radiasi UV dan plutonium, sebagai penyebab kanker paru-paru.

"Sebelumnya, polusi udara diidentifikasi menyebabkan penyakit jantung dan gangguan paru-paru lain. Namun kini sudah terbukti bahwa polusi udara menyebabkan kanker," kata Kurt Straif, dokter dari IARC, dilansir dari BBC.

Kurt menambahkan, 223.000 kasus kematian akibat kanker paru-paru di seluruh dunia disebabkan oleh polusi udara.

Lebih dari setengah kematian berada di negara China dan kawasan Asia Timur lainnya. Perkembangan industri yang pesat di Beijing, ternyata berdampak buruk pada kesehatan rakyatnya.

Selain itu, polusi udara juga mengancam kesehatan dengan kemungkinan kanker kandung kemih.

"Sekarang kita tau bahwa polusi udara bukan hanya resiko utama dari kesehatan secara umum, namun juga penyebab utama kematian akibat kanker," kata Kurt.

Karena dampak yang luar biasa buruk ini, WHO menyarankan kepada seluruh pemerintah setempat agar segera ambil tindakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar