
Pertama,
pemerintah mengklaim bahwa pengurangan kemiskinan mencapai 31,02 juta
jiwa. Padahal dari penerimaan beras rakyat miskin tahun 2010 mencapai 70
juta jiwa dan penerima layanan kesehatan bagi orang miskin (Jamkesmas)
mencapai 76,4 juta jiwa.
Kedua,
Presiden SBY pernah mencanangkan program 100 hari untuk swasembada
pangan. Namun pada awal tahun 2011 kesulitan ekonomi justru terjadi
secara masif.
Ketiga,
SBY mendoronga terobosan ketahanan pangan dan energi berupa
pengembangan varietas Supertoy HL-2 dan program Blue Energi. Program ini
mengalami gagal total.
Keempat,
Presiden SBY melakukan konferensi pers terkait tragedi pengeboman Hotel
JW Mariot. Ia mengaku mendapatkan data intelijen bahwa fotonya menjadis
asaran tembak teroris. Ternyata foto tersebut merupakan data lama yang
pernah diperlihatkan dalam rapat dengan Komisi I DPR pada tahun 2004.
Kelima,
Presiden SBY berjanji menuntaskan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir
sebagai a test of our history. Kasus ini tidak pernah tuntas hingga
kini.
Keenam,
UU Sistem Pendidikan Nasional menuliskan anggaran pendidikan harus
mencapai 20% dari alokasi APBN. Alokasi ini harus dari luar gaji guru
dan dosen. Hingga kini anggaran gaji guru dan dosen masih termasuk dalam
alokasi 20% APBN tersebut.
Ketujuh,
Presiden SBY menjanjikan penyelesaian kasus lumpur Lapindo dalam Debat
Calon Presiden Tahun 2009. Penuntasan kasus lumpur Lapindo tidak
mengalami titik temu hingga saat ini.
Kedelapan,
Presiden SBY meminta semua negara di dunia untuk melindungu dan
menyelamatkan laut. Di sisi lain Presiden SBY melakukan pembiaran
pembuangan limbah di Laut Senunu, NTB, sebanyak1.200 ton dari PT Newmont
dan pembuangan 200.000 ton limbah PT Freeport ke sungai di Papua.
Kesembilan,
tim audit pemerintah terhadap PT Freeport mengusulkan renegosiasi.
Upaya renegosiasi ini tidak ditindaklanjuti pemerintah hingga kini.
Sedangkan 9 kebohongan baru SBY, di antaranya:
Pertama,
dalam Pidato Kenegaraan 17 Agustus 2010 Presiden SBY menyebutkan bahwa
Indonesia harus mendukung kerukunan antarperadaban atau harmony among
civilization. Faktanya, catatan The Wahid Institute menyebutkan
sepanjang 2010 terdapat 33 penyerangan fisik dan properti atas nama
agama dan Kapolri Bambang Hendarwso Danuri menyebutkan 49 kasus
kekerasan ormas agama pada 2010.
Kedua,
dalam pidato yang sama Presiden SBY menginstruksikan polisi untuk
menindak kasus kekerasan yang menimpa pers. Instruksi ini bertolak
belakang dengan catatan LBH Pers yang menunjukkan terdapat 66 kekerasan
fisik dan nonfisik terhadap pers pada tahun 2010.
Ketiga,
Presiden SBY menyatakan akan membekali Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
dengan telepon genggam untuk mengantisipasi permasalahan kekerasan. Aksi
ini tidak efektif karena di sepanjang 2010, Migrant Care mencatat
kekerasan terhadap TKI mencapai 1.075 orang.
Keempat,
Presiden SBY mengakui menerima surat dari Zoelick (Bank Dunia) pada
pertengahan 2010 untuk meminta agar Sri Mulyani diizinkan bekerja di
Bank Dunia. Tetapi faktanya, pengumuman tersebut terbuka di situs Bank
Dunia. Presiden SBY diduga memaksa Sri Mulyani mundur sebagai Menteri
Keuangan agar menjadi kambing hitam kasus Bank Century.
Kelima,
SBY berkali-kali menjanjikan sebagai pemimpin pemberantasan korupsi
terdepan. Faktanya, riset ICW menunjukkan bahwa dukungan pemberantasan
korupsi oleh Presiden dalam kurun September 2009 hingga September 2010,
hanya 24% yang mengalami keberhasilan.
Keenam,
Presden SBY meminta penuntasan rekening gendut perwira tinggi
kepolisian. Bahkan, ucapan ini terungkap sewaktu dirinya menjenguk
aktivis ICW yang menjadi korban kekerasan, Tama S Langkun. Dua Kapolri,
Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jenderal Timur Pradopo, menyatakan
kasus ini telah ditutup.
Ketujuh,
Presiden SBY selalu mencitrakan partai politiknya menjalankan politik
bersih, santun, dan beretika. Faktanya Anggota KPU Andi Nurpati
mengundurkan diri dari KPU, dan secara tidak beretika bergabung ke
Partai Demokrat. Bahkan, Ketua Dewan Kehomatan KPU Jimly Asshiddiqie
menilai Andi Nurpati melakukan pelanggaran kode etik dalam Pemilu Kada
Toli-Toli.
Kedelapan,
Kapolri Timur Pradopo berjanji akan menyelesaikan kasus pelesiran
tahanan Gayus Tambunan ke Bali selama 10 hari. Namun hingga kini, kasus
ini tidak mengalami kejelasan dalam penanganannya. Malah, Gayus
diketahui telah sempat juga melakukan perjalanan ke luar negeri selama
dalam tahanan.
Kesembilan,
Presiden SBY akan menindaklanjuti kasus tiga anggota KKP yang
mendapatkan perlakuan tidak baik oleh kepolisian Diraja Malaysia pada
September 2010. Ketiganya memperingatkan nelayan Malaysia yang memasuki
perairan Indonesia. Namun ketiganya malah ditangkap oleh polisi Diraja
Malaysia. Sampai saat ini tidak terdapat aksi apapun dari pemerintah
untuk nmenuntaskan kasus ini dan memperbaiki masalah perbatasan dengan
Malaysia.
Kebohongan SBY Yang Lain
1. Harga BBM turun hingga 3 kali (2008-2009), pertama kali sepanjang sejarah.
Dalam
sejarah harga BBM, untuk pertama kali sepanjang sejarah Indonesia,
pemerintah menjual BBM termahal yakni Rp 6000 per liter. Desember 2008,
untuk pertama kalinya sepanjangg sejarah Indonesia, harga premium yang
ditetapkan pemerintah lebih tinggi daripada harga di Amerika Serikat.
Pada minggu I dan II, harga BBM Indonesia adalah Rp 5500; di AS dibawah
Rp 5335 per liter. Pada minggu III dan IV, harga BBM Indonesia Rp 5000;
di AS di bawah Rp 4892 per liter.
2. Perekonomian terus tumbuh di atas 6% pertahun, tertinggi setelah orde baru
Pertumbuhan
di atas 6% hanya terjadi tahun 2007. Tahun 2005 (5.6%), 2006 (5.5%),
dan 2008 di bawah 5%. Jadi, pernyataan terus tumbuh di atas 6% merupakan
kebohongan publik. Dalam kampanye pilpres 2004, SBY menjanjikan angin
surga yang dituangkan dalam RPJM: pertumbuhan ekonomi tahun 2005-2009
adalah 5.5%, 6.1%, 6.7%, 7.2% dan 7.6%. Namun faktanya adalah di bawah
6% selama 5 tahun. Bahkan pertumbuhan rata-rata di bawah 6% per tahun
yang jauh lebih parah dalam usaha menahan laju inflasi yang mencapai
rata-rata 10.3% per tahun.
3. Cadangan devisa pada tahun 2008 US$ 51 miliar, tertinggi sepanjang sejarah.
Jika
cadangan devisa tertinggi sepanjang sejarah, maka justru yang terjadi
adalah bahwa jumlah utang negara mencapai 1667 Triliun pada awal tahun
2009 atau 1700 triliun per 31 Maret 2009. Inilah pembengkakan utang
terbesar sepanjang sejarah. Inilah pertama kali Indonesia menjadi negara
pengutang dengan angka utang tertinggi sepanjang sejarah. Apakah ada
artinya antara cadangan devisa tertinggi dengan utang yang sedemikian
tinggi?
4. Rasio hutang terhadap PDB turun dari 56% tahun 2004 menjadi 34% tahun 2008.
Memang
secara relatif jumlah utang negara turun, tapi secara absolut utang
negara naik 33% dari Rp 1275 T pada 2004 menjadi Rp 1700 triliun pada
Maret 2009. Bahkan sampai hingga saat ini, pemerintah masih setia
membayar utang serta pengelolaan penarikan utang luar negeri yang
bermasalah seperti yang baru-baru ini telah dilaporkan BPK dan KPK.
5. Utang IMF lunas
Perlu
diketahui bahwa hutang kepada IMF yang besarnya 9 miliar USD bersifat
nonlikuid. Kita juga telah memutuskan menghentikan kontrak dengan IMF
tahun 2004. Ketika utang IMF lunas, utang luar negeri kita kepada ADB
meningkat. Selain itu, utang dalam negeri naik 50% selama 4 tahun
terakhir ini, dan itu tertinggi sepanjang sejarah.
6. Lembaga CGI dibubarkan
IGGI
/CGI merupakan grup lembaga keuangan yang menjadi kreditor utang
Indonesia. Anggota CGI adalah ADB, IMF, UNDP, Bank Dunia, Australia,
Belgia, Inggris Raya, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Selandia
Baru, Swiss dan Amerika Serikat. Jadi, meksipun CGI dibubarkan, para
anggotanya masih menjadi negara kreditor bagi Indonesia. Pembubaran CGI
hanyalah kedok pencitraan atas sebuah lembaga institusi, padahal
anggotanya CGI masih eksis. Istilahnya, ular berbisa yang ganti kulit.
CGI bubar, tapi anggotanya masih hidup dan berkembang dalam membuat
hutang luar negeri Indonesia.
7. Mengadakan program pro-rakyat (BLT, BOS, Beasiswa, JAMKESMAS, PNPM Mandiri, dan KUR tanpa agunan tambahan)
Hampir
52% dana BLT digunakan penduduk miskin untuk membeli rokok. Karena itu,
program ad hoc BLT yang tidak memiliki dampak positif jangka panjang
bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Awalnya BLT digunakan untuk
mengkompensasi kenaikan BBM. Pemberian BLT tahun 2009 (bukan dalam
agenda kenaikan BBM) menambah utang negara. Program BOS, beasiswa,
Jamkesmas merupakan program implementasi yang diwajibkan /amanah dari UU
20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Seharusnya iklan SBY harus jujur
mengatakan tentang kewajiban /amanah UU dan mana yang merupakan hasil
kreatifitas pemimpin. BLT sendiri bukan program yang diamanahkan melalui
UU.
Fakta
terbaru menyebutkan bahwa dana BLT diambil dari hutang luar negeri yang
sifatnya komersial, dengan bunga tinggi (12-13 %). Tahun 2005,
digelontorkan 17 triliun. Tahun 2008 disalurkan dana 14,1 triliun untuk
19,1 juta penduduk miskin Indonesia. Disebutkan bahwa BLT diambil dari
dana kompensasi BBM, itu sebenarnya akal-akalan dan rekayasa istilah
dalam APBN saja. Kalau benar bahwa BLT diambil dari dana hutangan luar
negeri dan Surat Utang Negara, maka itu akan sangat memberatkan dan
menyebabkan defisit APBN. Jadi dengan BLT, pemerintahan sekarang membuat
masalah dengan masalah yang jauh lebih berat lainnya.
8. Anggaran pendidikan naik menjadi 20% dari APBN, pertama sepanjang sejarah
Perlu
difahami bahwa peningkatan anggaran pendidikan hingga 20% merupakan
amanah yang harus dilaksanakan secepat mungkin setelah UU 20 tahun 2003
disahkan pada Juli 2003. SBY telah memimpin negeri ini selama 4 tahun,
namun ia tidak berniat untuk menganggarkan dana pendidikan sebesar 20%.
Sejak 2005, berbagai demo yang dilakukan PGRI atas kebijakan pemerintah
SBY yang melanggar amanat konstitusi UU 20/2003. Perjuangan dan semangat
pantang menyerah para guru dalam wadah PGRI akhirnya pertengahan 2008
membuahkan hasil. SBY bersama DPR mau merealisasikan anggaran 20% untuk
pendidikan. Ini merupakan jerih payah dan berbagai demo para guru. Ini
bukan keberhasilan SBY. Justru ini keberhasilan perjuangan guru melawan
ketidakpatuhan pemerintah atas amanah UU Sisdiknas.
9. Pelayanan kesehatan bagi si miskin. Anggaran kesehatan naik 3 kali lipat dari sebelumnya, tertinggi sejak orde baru
Biaya
rata-rata kesehatan terus meningkat. Meningkatnya biaya kesehatan dan
minimnya ketersediaan dana untuk pelayanan kesehatan gratis di berbagai
rumah sakit telah menjadi isu yang hangat pada tahun 2007-2008. Mahalnya
biaya kesehatan menyebabkan masyarakat lebih percaya pada dukun cilik
Ponari. Jika dikatakan anggaran kesehatan naik 3 kali, maka apakah
layanan kesehatan meningkat tiga kali? Jawabanya: Tidak. RS Cipto tetap
menolak pasien untuk rawat inap dan meminta pasien tinggal di luar RS.