Senin, 08 April 2013

Potret Kekerasan Pada Anak

Jumlah kasus kekerasan pada anak di Indonesia terus meningkat. Data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak mencatat, pada 2007 silam jumlah pelanggaran hak anak yang terpantau sebanyak 40.398.625 kasus.


Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan


Jumlah itu melonjak drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 13.447.921 kasus. Data tersebut berdasarkan laporan yang masuk ke lembaga tersebut, yang tersebar di 30 provinsi.


Kini kasus kekerasan pada anak ini malah semakin menggila. Bentuk dari kekerasan tersebut begitu beragam, mulai dari penyiksaan hingga sikap abai terhadap anak. Berikut beberapa potret kekerasan pada anak yang berhasil diabadikan yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber.


Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan

Wisnu (bukan nama sebenarnya), bocah usia berkisar 5 tahunan ini telah lama tidak mendapatkan perhatian dari kedua orangtuanya. Hingga untuk asupan nutrisinya pun bocah malang ini makan seadanya.

Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan

Anak ini adalah korban dari salah kaprah sikap orangtua terhadap anaknya. Niat yang baik kadang tidak sejalan dengan prakteknya. Hanya karena ingin mengimplementasikan pepatah bijak "surga ditelapak kaki ibu" namun bila tidak dipahami tatacaranya akan berakibat fatal.
Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan
Modernisasi kadang memang memudahkan urusan pekerjaan manusia. Namun jika tidak hati-hati dalam hal penggunaannya maka akan menjadi penyebab leher terputus atau telinga somplak.
Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan
Dijaman serba instant ini segala sesuatunya ingin serba cepat, ibarat pepatah mengatakan "cukup sekian dan terima jadi"
Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan
Bahkan untuk urusan rambutpun orang tua jaman sekarang konon kurang telaten bila dibanding orangtua jaman dulu. Serba grasa-grusu, serba kesusu.
Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan
Bahkan ketika si anak telah beranjak dewasapun kekerasan itu tetap dilakukan.
Begitu mudahnya anak dianiaya. Tidak ingat ketika dulu susah payah melahirkannya hingga lahir ke dunia. Apakah dikiranya membuat anak itu mudah? 
Potret Kekerasan Pada Anak yang Berhasil Diabadikan
Sayangilah anak, cintailah buah hati kita. Jangan sampai sang anak membalas perlakuan kurang baik kita terhadap mereka.
 

Sumber : http://vandebuy.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar