Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juni 2013

Cara Terbang yang Baru dengan Sepeda


Terbang dengan pesawat, jet pack, heli itu sudah biasa. Sekarang terbang dengan sepeda pun bisa dilakukan. Sepeda yang biasa kita kenal hanya untuk darat dan digerakkan dengan tenaga manusia dibuat terbang oleh ilmuwan dari tiga perusahaan Ceko. Kendaraan sehari-hari ini bisa dibuat terbang oleh mereka dengan mulus dan kelihatannya tidak berbahaya.

Penemuan teknologi terbaru ini merupakan prototype helicopter-bike dari tim yang terbentuk dari tiga perusahaan Ceko. Dengan tenaga angin melalui kipas yang melekat pada body sepeda mendorong sepeda bergerak keatas (terbang). Basik dari prototype ini tetaplah helikopter, sepeda hanya menjadi bodynya saja.

Sumber tenaga berasal dari baterai yang ada pada masing-masing baling-balingnya (mirip dengan kipas angin). Pedal kayuh sepeda sama sekali tidak berfungsi apa-apa ketika terbang, pengendaliannya juga dengan remot kontrol walau Anda membelokkan stang sepeda kekiri dan kekanan sepeda tidak akan berbelok. Ketika di uji coba di Prague, prototype ini bisa terbang selama lima menit dengan mulus. Ini seperti mengendalikan remote kontrol helicopter yang bodynya berbentuk sepeda. Mereka mengklaim kalau penerbangan tersebut aman dan tidak terlalu tinggi. Cukup mengagumkan melihat sepeda tersebut terbang apalagi berat sepeda tersebut lumayan, 95 kilogram. Ada dua baling-baling listrik di depan, dua di belakang dan masing-masing satu di sisi kanan dan kiri. Semua tenaga dari baling-baling ini bersumber dari baterai.

Mudah-mudahan ini bisa menjadi penemuan yang membantu manusia. Siapa tahu, nanti manusia bisa melakukan Tour De France dengan menggunakan sepeda ini, atau lomba sepeda jarak jauh dengan sepeda ini. Sangat membantu atlet karena atlet tidak perlu menggendong sepedanya bila melintasi area yang tidak bisa dilalui dari darat.

Ciri-ciri Pria yang Akan Sukses di Masa Depan

Apa yang Anda lihat ketika memilih pasangan? Pria yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang? Jika tujuan hubungan Anda hanya saat ini, mungkin itu cukup. Namun, bila yang Anda cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya Anda lihat, yaitu potensi kesuksesan dia.


1. Punya tujuan hidup

Ketika Anda bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan secara rinci kepada Anda rencana jangka pendek dan menengahnya, apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya.
Bahkan, ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, 'Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir.'
2. Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam hal apa pun. Misalnya, sejak awal mula bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtuanya. Pria seperti ini menunjukkan bahwa ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup orang yang ia sayangi. Si dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras.
3. Hobi menolong
Anda tentu pernah mendengar ungkapan semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima. Percaya atau tidak, ungkapan ini memang ada benarnya. Jadi, bila pasangan termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, Anda perlu berbangga hati mendukungnya. Sebab, ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu seseorang yang ia bantu saat ini berperan penting dalam kariernya di kemudian hari.
4. Bersahabat dan berwawasan
Sikapnya yang bersahabat ditambah dengan wawasan luasnya biasanya akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan kariernya. Pengetahuannya tentang berbagai hal termasuk berita-berita terkini akan membuat orang lain merasa nyaman berdiskusi dengannya. Semakin banyak orang tertarik padanya, semakin luas juga networking-nya. Kalau sudah begini, Anda tak perlu khawatir dengan kualitas diri yang dimiliki si dia, kesuksesan pun akan segera menghampiri.
5. 'Family man'
Pria yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya biasanya adalah pria yang juga memerhatikan perkembangan kariernya. Ia akan selalu termotivasi meningkatkan karier lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selain itu, pria tipe ini cenderung setia pada pasangannya sehingga ia bisa menyeimbangkan waktu dan pikirannya untuk Anda dan pekerjaannya.
6. Memiliki investasi
Saat ini gaji si dia tak bisa dibilang besar? Tak perlu khawatir selama ia bisa mengatur pendapatannya dan tak selalu kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi bila ia termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis. Tak perlu terlalu besar, berangkat dari bisnis kecil-kecilan pun bisa mengantarkannya menjadi pengusaha sukses. Dukung sepenuhnya ketika dia memiliki keinginan untuk mencicil rumah atau berinvestasi dalam bentuk lain, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan si dia sangat memikirkan masa depan.
7. Realistis dan lurus
Meskipun si dia bersemangat meraih mimpinya, tetap amati bagaimana usahanya meraih impian, jangan sampai si dia menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depannya. Ingatkan untuk tetap realistis dengan kemampuan yang dimilikinya. Bila si dia ahli dalam bidang teknologi informatika, ia tak perlu memaksakan diri untuk menjadi seorang public relations karena tertarik melihat temannya yang sukses di bidang tersebut. Masing-masing orang kan memiliki kelebihan yang berbeda-beda.
8. Optimistis dan positif
Ia sangat tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya sehingga ia selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain ataupun ketika diberikan tanggung jawab baru. Ia hampir tak pernah berkata 'tidak bisa' atau 'malas deh melakukannya'. Ia selalu berpikir positif dan optimistis bahwa setiap tantangan yang datang pasti ada solusinya. Selain itu, ia juga terbiasa fokus dalam melakukan sesuatu sehingga tak cepat menyerah saat mengalami kegagalan.

Kamis, 06 Juni 2013

Bagaimana Dunia Digital Di Masa Depan?

http://asalasah.blogspot.com/2013/06/bagaimana-dunia-digital-di-masa-depan.html

Dalam buku berjudul The Extreme Future: the Top Trends that Will Reshape the World in the Next 5, 10, and 20 Years, yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1997, seorang futurist bernama James Canton memaparkan beberapa tren yang akan mengubah wajah dunia masa depan.

James Canton adalah  seorang entrepreneur, sekaligus CEO dan Chairman Institute for Global Future, sebuah lembaga think tank yang bermarkas di San Fransisco, AS.

Di buku tersebut, selain meramalkan soal transformasi ekonomi secara global dan krisis energi yang akan memuncak, Canton juga menggambarkan peran penting ilmu pengetahuan dan teknologi dalam merevolusi dunia. Dia juga mengangkat istilah “innovation economy” atau ekonomi yang berbasis inovasi.

Innovation economy berbicara tentang bagaimana manusia harus mampu berpikir ke depan, menciptakan ide, lalu memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan ide tersebut menjadi inovasi yang bisa dikembangkan secara ekonomi dan global. Contohnya seperti penemuan bola lampu oleh Thomas Alva Edison.

Canton juga meramalkan soal inovasi-inovasi berbasis sains dan teknologi. Beberapa contohnya sudah bisa kita lihat saat ini, seperti komputer yang ukurannya semakin mungil, robot-robot yang bisa menggantikan fungsi manusia dan mendampingi manusia dalam bekerja, serta beragam teknologi “ajaib” di dunia medis. Menurutnya, kloning organ tubuh tidak akan menjadi hal yang aneh di masa depan.

Selain ramalan positif tentang inovasi teknologi, Canton juga memaparkan ramalan yang mengerikan tentang masa depan, termasuk kejahatan-kejahatan yang memanfaatkan teknologi. Contohnya, bioterorisme dan terorisme cyber.

Nah, rupanya bukan Canton saja yang ingin membuat prediksi tentang dunia masa depan. Dua pejabat Google, Eric Schmidt dan Jared Cohen, pun melakukan riset untuk memprediksi masa depan dunia.

“The New Digital Age”

Bulan Januari 2013, media banyak memberitakan soal kunjungan Chairman Google, Eric Schmidt, ke Korea Utara. Dalam perjalanan itu, Schmidt ditemani oleh Jared Cohen, salah seorang direktur di Google. Kunjungan itu menuai banyak pertanyaan dari publik, serta kritik dari Pemerintah AS. Terlebih lagi, sebulan sebelumnya, yakni pada Desember 2012, baru terjadi insiden peluncuran roket yang dilakukan oleh pemerintah Korea Utara.

Kunjungan Schmidt dan Cohen ke negara yang menjadi saudara sekaligus musuh dari Korea Selatan itu terbilang menarik, terutama karena selama ini Korea Utara dikenal sebagai salah satu negara yang sangat membatasi penggunaan internet. Apakah kunjungan itu merupakan bagian dari misi Google untuk membawa internet ke dunia?

Ternyata, kunjungan tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak kunjungan yang dilakukan oleh Schmidt dan Cohen untuk melakukan riset demi menyusun buku mereka yang berjudul “The New Digital Age: Reshaping the Future of People, Nations and Business”. Inti dari buku yang diterbitkan pada 23 April 2013 lalu itu, adalah tentang bagaimana teknologi dan internet bisa mengubah dunia.

Untuk menyusun buku itu, selain mengunjungi Pyongyang, ibukota Korea Utara, Schmidt dan Cohen juga mengunjungi negara-negara lain di kawasan Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Asia. Dalam kunjungan-kunjungan itu, mereka bertemu dengan para pemimpin negara, entrepreneur, serta para aktivis untuk melihat dan mendengar langsung tentang tantangan-tantangan teknologi yang dihadapi di setiap negara.

Eric Schmidt dan Jared Cohen adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan dan segudang pengalaman di dunia internet dan teknologi. Schmidt dikenal sebagai salah seorang pemimpin hebat di Silicon Valley. Mantan CEO Google ini memiliki andil besar dalam membesarkan perusahaan yang didirikan oleh Sergey Brin dan Larry Page, hingga mendunia seperti saat ini.

Sementara Jared Cohen adalah direktur Google Ideas, unit think tank di Google yang meneliti dampak-dampak teknologi. Cohen yang merupakan mantan penasihat dua orang Menteri Luar Negeri AS, yakni Condoleezza Rice dan Hillary Clinton, mempunyai peran penting dalam membantu pemerintah AS membentuk cara berpikir mereka mengenai teknologi.

Dalam buku tersebut, kedua “global thinker” itu berkolaborasi memaparkan visi-visi mereka tentang masa depan. Dalam satu kalimat, dunia masa depan menurut mereka adalah sebuah dunia di mana orang-orang saling terhubung—dunia yang penuh dengan tantangan dan membuka banyak kesempatan bagi setiap orang.

Schmidt dan Cohen menggabungkan pengetahuan dan pengalaman mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pelik tentang masa depan.

Contohnya, kekuatan siapakah yang lebih besar di masa mendatang—sebuah negara atau warganya? Akankah teknologi mempermudah atau mempersulit teroris dalam melakukan aksinya? Ketika orang-orang telah terhubung melalui internet, perubahan apakah yang akan terjadi dalam perang, diplomasi, dan revolusi di masa depan? Lalu, bagaimana teknologi dapat membantu membangun masyarakat?

Rabu, 15 Mei 2013

Ganja, Obat Kanker Masa Depan


Gustin L. Reichbach, adalah seorang hakim kenamaan dari New York State Supreme Court, yang juga adalah pengidap kanker.

Beberapa saat lalu, tulisannya di New York Times tentang pengakuannya menggunakan ganja medis kontan sedikit membuat gempar kota yang konon katanya tak pernah tidur itu.

Gustin L. Reichbach
Kisah ini merasa perlu diangkat sebagai sebuah artikel berdasarkan pertimbangan; penyakit, kelainan dan wabah bisa terjadi kepada siapapun, lintas profesi ataupun usia.

Menyikapi pernyataan-pernyataan yang sang hakim beberkan terkait profesinya juga keterlibatannya dengan tindak kriminal, dalam hal ini penggunaan ganja, harusnya bisa sedikit menghapuskan stigma-stigma buruk tentang pengguna ganja, yang umum diketahui berperilaku buruk dan tidak menyenangkan.



Juga secara lantang (harusnya) membantah undang-undang yang mengklasifikasikan ganja sebagai narkotika berbahaya, tanpa nilai medis sedikitpun.

Pernyataan dari Gustin L. Reichbach ini diutarakannya dalam sebuah artikel di New York Times setelah menerima vonis kanker pankreas 3 setengah tahun lalu, ketika dia baru saja berulang tahun ke-62.

Kanker stadium 3 dinyatakan dokternya bersamaan dengan vonis sisa usia yang maksimal hanya bisa bertahan 6 bulan saja!

16 Mei 2012, 3 setengah tahun setelah divonis, sang hakim angkat bicara. Bukan tanpa risiko, tentunya.

Dia bisa saja kehilangan pekerjaannya dan mendapatkan masalah dengan hukum yang berlaku, mengingat hukum negara bagiannya dimana segala bentuk penggunaan ganja adalah ilegal.

Menurutnya, tidak ada lagi yang perlu disembunyikan jika faktanya, ganja yang pemerintah federalnya larang sepenuh hati ini, ternyata sangat bermanfaat untuk kanker yang dideritanya.

“My survival has demanded an enormous price, including months of chemotherapy, radiation hell and brutal surgery.”


Segala perawatan yang dia jalani setelah diagnosis bagaimanapun telah memperpanjang usianya. Meskipun, lanjutnya lagi, biaya yang dikeluarkan, efek samping chemoteraphy, dan puluhan obat-obatan yang hanya bersifat menenangkan sementara dengan efek-efek samping yang tak kalah mengganggu, seperti mual, hilangnya selera makan dan susah tidur.

Setiap obat pabrikan yang dokternya sarankan untuk meringankan satu gejala selalu berujung kepada pengkonsumsian obat-obatan lainnya untuk sekedar meredakan efek samping dari obat tersebut.

Obat penghilang rasa sakit contohnya, selalu berujung kepada hilangnya nafsu makan dan sembelit.

Juga obat anti-mual, ungkapnya, malah mengakibatkan masalah lain seperti melangitnya kadar gula dalam tubuh rentannya.

Begitu seterusnya, dan bisa dibayangkan nominal uang yang harus disediakan untuk sekedar berusaha mempertahankan keberlangsungan hidup belaka.


Selepas setahun perawatan menyengsarakan, kanker pankreasnya akhirnya hilang, meskipun dia sadar bahwa kanker itu hilang hanya untuk kembali merongrong nyawanya.

Mual dan nyeri adalah kesetiaan yang senantiasa menemani kapanpun selepas perawatan “IV Booster of Chemoteraphy“.

Bahkan “makan”, salah satu hal paling menyenangkan dalam hidup, kini baginya adalah peperangan yang menyengsarakan setiap harinya, dimana setiap suapan sendok adalah sebuah kemenangan.

Juga tidur, satu aspek paling vital untuk membantu proses recovery dan hiburan untuk kesengsaraan sehari-harinya, kini menjadi satu hal yang sangat sulit untuk dimiliki.

“This is not a law-and-order issue; it’s a medical and human rights issue.“

“Menghisap ganja adalah satu-satunya cara untukku meredakan mual, meningkatkan nafsu makan dan memudahkan kantuk untuk datang di akhir hari.”

Beruntunglah beberapa temannya, yang tentunya tak tega melihat kesengsaraan sang hakim rela (dengan risiko pribadi) menyediakan akses untuk ketersediaan ganja medisnya.

“Di posisiku yang masih aktif sebagai hakim dan bekerja mengadili kasus-kasus, banyak teman dan relasi yang mempertanyakan keputusanku mengangkat isu ini.

Ini kulakukan karena kesadaran bahwa para penderita kanker sepertiku di luar sana, mungkin tidak punya akses mengungkapkan keadaan buruk masing-masing secara masal.


Everybody can make their own fuel at their house by them self. Yup, FREE fuel, FREE energy, for you all! The ELITE afraid about this. Because it’s can makes they business and industrial empire in Oil companies, Pharmaceutical Companies, Plastics Companies, Paper Companies, Contractors Companies and many others around the world, will COLLAPSE!

Sangat menyakitkan rasanya bahwa dalam masalah kanker seperti ini, satu-satunya obat yang dapat menolong tanpa efek-efek samping yang rumit, dalam hal ini yaitu cannabis, masih saja diklasifikasikan sebagai narkotika”, lanjutnya dalam artikel tersebut.

“Aku tidak bakal tinggal diam, karena meng-kriminalisasikan obat paling efektif akan berujung kepada ketidak-adilan sistem administrasi hukum yang berlaku.

Aku merasa berkewajiban baik sebagai hakim atau sebagai penderita kanker, memohon kepada pemerintah negara bagian New York untuk mengikuti langkah 17 negara bagian lainnya yang telah memberikan akses untuk ganja medis.

Karena adalah tidak manusiawi untuk menghalangi kami (penderita kanker) dari sebuah substansi alam yang telah terbukti membantu penderitaan kami”, tutupnya.

Ganja Hentikan Penyebaran Sel Kanker

Ganja yang penjualan dan pemakaiannya dilarang, terbukti dapat menjadi obat alternatif kanker. Sebuah senyawa dalam ganja yang ditemukan oleh peneliti di California Pasific Medical Centre, San Fransisco, dapat berpotensi mematikan sel-sel kanker.

“Butuh waktu sekitar 20 tahun untuk penelitian ini, dan hasilnya sangat menggembirakan” ujat Pierre Despres, seorang peneliti pada Huffington Post.

Desprezm seorang ahli biologi molekuler, menghabiskan waktu tahunan untuk mempelajari gen penyebaran kanker.

Sedangkan, Sean McAllister mempelajari efek Cannabidiol, atau CBD, senyawa kimia yang berada dalam ganja.

Akhirnya, pasangan ini pun mencoba memadukan dua penelitian yang telah mereka lakukan. Menggabungkan CBD dengan sel kanker dalam sebuah cawan petri.

“Kami menemukan Cannabidiol memiliki sifat dasar ‘mematikan’, dan ini terjadi pada sel kanker,” sambungnya.

Meski telah berhasil pada hewan uji laboratorium. Penelitian ini belum dapat diterapkan pada manusia. Para ahli masih menunggu izin untuk uji klinik pada manusia.

Ganja Sebagai Obat Kanker

Penelitian terbaru yang dilakukan tim dari University of Alberta menunjukkan bahwa daun ganja ternyata mengandung bahan aktif yang dapat menambah nafsu makan para pasien kanker.

Bahan aktif dalam ganja yang disebut delta-9-tetrahydrocannabinol (THC), dapat meningkatkan selera makan dan kemampuan pengecapan pada pasien kanker stadium lanjut.

Mykayla

“Mariyuana emiliki reputasi yang buruk bagi orang sehat, tetapi studi menunjukkan bahwa ganja juga memiliki efek yang baik bagi pasien kanker.

Tak hanya itu, mereka dapat menikmati makanan dan tidak merasa lapar adalah perbaikan yang besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya,” jelas peneliti Wendy Wismer, seorang ilmuwan makanan di University of Alberta di Kanada.

Rupanya, karena alasan inilah, seorang Ibu warga negara Oregon, Erin Purchase percaya dan memberikan terapi ‘pengobatan’ marijuana sebagai bagian dari pengobatannya kepada sang putri Mykayla Comstock (7) yang sedang menderita kanker.

Mykayla sembuh dari kanker karena ganja

Dilansir healthland.time, Mykayla didiagnosa dengan leukemia lymphoblastic akut pada bulan Juli 2012 dan terus menerus menjalani kemoterapi.

Sebelum menjalani treatment ‘pengobatan’ marijuana, bocah kecil itu mengalami respon yang buruk terhadap pengobatan kemoterapi.

Namun, Erin mengaku sengaja memberikan ganja dalam bentuk minyak kepada putrinya untuk mengurangi efek samping dari kemoterapi, mengurangi rasa sakit dan menambah nafu makan.

Melihat perkembangan putrinya yang mulai membaik, sang ibu Erin terpaksa meninggalkan saran dokter untuk transplantasi sumsum tulang dan menggantinya dengan ganja sebagai terapi pengobatan dan mengurangi rasa sakit dan mual yang diderita putri tercintanya.

Sementara, The American Academy of Pediatrics menentang penggunaan ganja untuk mengobati anak-anak muda, mengutip potensi adiktif dan tidak diketahui banyak tentang bagaimana hal itu dapat mempengaruhi perkembangan tubuh.

The Institute of Medicine (IOM), sebuah kelompok ilmiah ahli menganalisis data yang tersedia dan sejak 1999 telah mengakui bahwa beberapa keperluan medis yang bisa dilakukan adalah ganja.

“Masih banyak pengobatan-pengobatan yang efektif untuk meredakan mual dan nyeri kanker,” ungkap peneliti. Penelitian juga mengakui bahwa untuk beberapa pasien yang mungkin tidak merespon terapi, komponen dalam ganja dapat membantu.

Cannabis THC (Tetrahydrocannabinol) on cancer

Laporan IOM menyoroti kebutuhan untuk penelitian lebih banyak ke dalam pemahaman menggunakan obat ganja termasuk gejala atau kondisi yang mungkin paling efektif, dan yang pasien.

Mereka prihatin ketika datang untuk mengobati anak-anak seperti Mykayla yang sering tidak disertakan dalam uji klinis karena usianya yang masih muda.

Pasien memiliki kemungkinan beberapa tahun lagi menghadapi efek samping dari obat.

Beberapa ahli menunjukkan bahwa tidak semua komponen ganja, dan pengaruhnya terhadap tubuh, telah dipelajari atau belum dipahami dengan baik.

Tanpa penelitian lebih lanjut, baik dokter dan orang tua akan terus menghadapi keputusan yang sulit memberikan pengobatan bagi anak-anak yang jauh dari bahaya.

Pengobatan Ganja (Medical Marijuana) Bukanlah Narkotika

Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang jenis lain yang menggunakan bahan-bahan sintetik atau semi sintetik dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia.

Efek ganja terhadap tumor otak


Di antara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euforia (rasa gembira) yang berlebihan serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu.

Efek negatif secara umum adalah pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir.

Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya.

Untuk itulah maka ganja tak bisa dijadikan obat untuk semua manusia, apalagi yang tak suka mabuk. Maka ilmuwan akan membuat efek mabuk itu menjadi hilang agar semua orang dapat menggunakannya sebagai penyembuh dan pengobatan berbagai penyakit.

Untuk Obat, Ilmuwan Ciptakan Ganja Tidak Memabukkan

Ilmuwan Israel berhasil menciptakan ganja sintetis yang bentuk, bau, dan rasanya menyerupai daun ganja asli. Satu-satunya yang menjadi yang pembeda adalah, ganja sintetis ini tidak menimbulkan efek memabukkan selayaknya ganja sungguhan. Dan karena memiliki bau, bentuk dan rasa menyerupai ganja asli, produk ini berhasil menipu pasien.


Ganja sudah dikenal sebagai tanaman obat dan pemulih kesehatan sejak ribuan tahun yang lampau.

Tikkun Olam, perusahaan yang mengembangkan ganja sintetis ini memang sengaja tidak membuat efek tersebut. Sebab, mereka memang berniat membuat hanya mirip secara bentuk, namun kandungan yang berbeda.

“Setelah mencoba ganja sintetis ini, banyak pasien kami kembali dan mengaku tertipu. Mereka mengira kami memberi semacam plasebo pada mereka,” kata Tzahi Klein, kepala bagian pengembangan Tikkun Olam, seperti dikutip Daily Mail, Jumat 1 Juni 2012.

Efek mati rasa yang biasa didapat seseorang saat mengonsumsi ganja, berasal dari zat THC atau tetra-hydro-cannabinol yang terkandung di dalamnya.

Para ilmuwan Israel lebih memilih untuk meningkatkan efek zat yang lebih ringan, yaitu cannabidiol, yang seringkali digunakan untuk meringankan efek gangguan mental.

Di Israel, ganja digolongkan ke dalam obat-obatan kelas B. Di negara ini, ilegal bagi warganya untuk memiliki dan menghisap ganja. Penggunaan daun ini diperbolehkan di Israel untuk tujuan medis. Tikun Olam adalah salah satu perusahaan Israel yang menumbuhkan ganja untuk keperluan ini.

Ganja Obat Masa Depan


Efek negatif ganja terhadap memori sudah lama dikenal. Tapi kini para ilmuwan telah menemukan lokasi di bagian mana otak yang bisa terpengaruh dan menyebabkan kelupaan.

Jika penelitian tersebut berhasil, saat percobaan yang dilakukan menggunakan tikus dan diperkirakan bisa diterapkan pada manusia, berarti suatu hari nanti para ilmuwan akan mampu menciptakan obat yang diproduksi menggunakan ganja tanpa menggangu memori kerja pasien saat obat tersebut bekerja mengobati penyakit.

Memori kerja merupakan kemampuan untuk mengingat lebih dari satu pemikiran di kepala dalam suatu periode.

“Kami telah menemukan titik awal dari fenomena tersebut – efek dari ganja terhadap ingatan – .adalah sel astrogial,” ujar peneliti lembaga riset biomedis di Institut di National de la Santé et de la Recherche Médicale (INSERM), Giovanni Marsicano.

Giovanni menemukan fakta bahwa gangguan terhadap memori kerja tidak disebabkan oleh efek dari obat (yang diproduksi menggunakan ganja) yang langsung menyerang sel-sel saraf pada otak, melainkan pada jenis sel yang lain, yaitu sel-sel pembantu otak yang disebut astroglia (sering disebut astrocrytes, neuroglia, atau sel-sel glial).

Astroglia (Astrocytes)


Para peneliti mempelajari bagaimana reaksi tikus terhadap komponen aktif ganja dan beberapa unsur kimia lain yang mirip. Perhatian difokuskan kepada reseptor pada sel-sel otak yang bereaksi terhadap zat kimia yang bernama cannabinoid, sebuah senyawa yang mirip dengan komponen aktif pada ganja, yaitu Tetrahydrocannabinol (THC). Reseptor otak yang bereaksi terdapat pada neuron (sel syaraf) dan astroglia atau disebut juga astrocytes.

Para peneliti tersebut melakukan rekayasa terhadap tikus untuk melakukan percobaan. Tikus-tikus tersebut dibagi dalam 3 kelompok:

Kelompok pertama tidak mempunyai reseptor cannabinoid di otaknya
Kelompok kedua hanya mempunyai reseptor pada neuron (sel syaraf)
Kelompok terakhir hanya mempunyai reseptor pada astroglia.
Tikus-tikus tersebut diajarkan untuk melewati sebuah labirin. Setelah dianggap menguasai labirin, tikus-tikus tersebut lalu diberikan sejumlah dosis THC atau senyawa lain yang mirip dengan cannabinoid untuk mengetes kemampuan mereka dalam mengingat labirin.

Kelompok tikus yang dengan reseptor cannabinoid pada astroglia (kelompok-1) ternyata bermasalah dalam mengingat arah. Kelompok lain yang hanya memiliki reseptor pada neuron (kelompok-2) tanpa masalah berhasil melewati labirin.

Hal tersebut menunjukkan bahwa THC tidak mempengaruhi memori melalui neuron (sel syaraf), namun melalui astroglia.

Para peneliti juga memperhatikan sel-sel astroglial pada bagian potongan otak yang berasal dari hippocampus (bagian otak yang berkaitan dengan pembentukan memori).

Setelah terkena cannabinoid, astroglia melepaskan senyawa yang mengganggu pengiriman sinyal antar neuron. Hal tersebut bisa menjelaskan mengapa ganja bisa memengaruhi memori.

Efek lain dari ganja – yang bisa dikatakan bermanfaat adalah dalam mengobati rasa sakit, kejang, dan beberapa penyakit lainnya – terjadi melalui neuron.

Jika zat cannabinoid bisa didesain hanya untuk memengaruhi neuron, pengaruh buruk ganja pada memori tentu bisa dihindari dan tentu saja pengobatan menggunakan ganja dimasa depan untuk banyak penyakit akan bisa dilakukan.



Sumber indocropcircles.wordpress.com

Jumat, 10 Mei 2013

Wajah - Wajah Teknologi di Masa Depan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVvPI965o_CqoikygA6hFgRYgp0sLMlcIZhAyvUri1D-o2Hk0qOuynO48Y1SHb0gxnuxonAqlCgc2ztGLzixATtugQYpOwyUgukxBEMNfh8Y8wNEHzHKjRNMs_aWeGII-yiIsgIzs8BaQd/s1600/Teknologi.jpg

Mulai dari tato digital sampai headphone yang bisa membaca pikiran.
Memprediksi wajah-wajah teknologi di masa depan bukan perkara yang mudah. Pasalnya, perkembangan teknologi sangat dinamis.

Namun, meski sulit, pemerhati teknologi sudah membeberkan ramalannya tentang wujud teknologi di masa depan, seperti dilansir CNN.

Menurut Marcus Fairs, pemimpin redaksi majalah desain yang cukup berpengaruh, Dezeen, teknologi yang paling berdampak pada beberapa dekade mendatang adalah teknologi di bidang manufaktur dan teknologi yang dapat dipakai (wearable).

Mulai dari Armour39, yang merupakan baju atau bahan yang berbekal fungsi alat ukur kinerja atletik dengan konsep layar sentuh.

Lalu, ada headphone besutan Neurowear, yang mampu membaca pikiran penggunanya melalui sensor saraf, dan secara otomatis memutar lagu sesuai mood pengguna saat itu.

Menakjubkan? Tenang. Masih banyak lagi ramalan teknologi yang bisa membuat Anda terperangah. Tak percaya? Anda bisa melihat wajah-wajah mereka dibawah ini:

Headphone besutan Neurowear ini dapat membaca pikiran penggunanya melalui sensor saraf lalu memutar lagu sesuai mood pengguna saat itu.

 Armour39 merupakan baju yang memiliki fungsi sebagai alat ukur kinerja atletik dengan konsep layar sentuh.

 
Armour39 merupakan baju yang memiliki fungsi sebagai alat ukur kinerja atletik dengan konsep layar sentuh.

 
Tato temporer Biostamp ini dapat dimanfaatkan untuk memonitor kondisi kesehatan pengguna.
 
Vuzix smart glasses yang diperkirakan akan menjadi pesaing berat Google Glass ini memenangkan penghargaan sebagai "Best of Innovations" dalam kategori desain di CES 2013.
 
 
Nest Thermostat merupakan alat pengatur suhu ruangan yang dapat diatur melalui smartphone.
 
 
Fitbit Flex merupakan perangkat tanpa kabel yang mengukur pergerakan harian untuk menjaga kebugaran tubuh.
Tidak semua perangkat masa depan memiliki teknologi canggih. Perangkat masak yang memenangkan D&AD award ini masih menggunakan teknologi tradisional.
 
 
Ban kursi roda yang dapat dilipat ini merupakan rancangan Vitamin design.
 
 
Printer tiga dimensi The CubeX Duo dirancang untuk dapat digunakan oleh masyarakat kelas menengah.
 
 
sumber: http://news.viva.co.id

Sabtu, 04 Mei 2013

Inilah Sejadah Masa Depan




Pernah punya pengalaman nginep di hotel atau villa terus bingung nentuin arah kiblat, untung-untung kalo ada penunjuk arah kiblat yang biasanya ada di langit-langit kamar hotel, tapi kalo ga ada gimana ?

Berterima kasih lah kepada Soner Ozenc, yang menciptakan sebuah sajadah yang sangat unik. Apa yang membuat unik? ternyata Sajadah ini bisa mengeluarkan cahaya !, dan cahaya tersebut akan semakin terang apabila arah dari sajadah secara benar menghadap ke kiblat (Mekah). Semakin benar arah kiblat, maka semakin terang sajadahnya.




sumber :supermance.com

Jumat, 03 Mei 2013

11 Ramalan Masa Depan yang Belum Terjadi

Kehidupan Masa Depan


SUKA film fiksi ilmiah tentang kehidupan masa depan? Jika iya, Anda pasti melihat gambaran masa depan yang hampir sama: mobil terbang bersliweran dan robot di mana-mana.

Selain itu, banyak film yang meramalkan kejadian itu terjadi di abad ke-21 (Film 2001: Space Odyssey (1968) bahkan menyebut bepergian ke luar angkasa jamak dilakukan di tahun 2001!). Well, kita sudah hendak melampaui 10 tahun pertama abad ke-21. Tapi, di jalanan belum ada mobil terbang atau robot jadi pembantu di rumah kita.

Hm, menyalin dari Time, daftar ini dibuat untuk mengingatkan apa saja ramalan yang sudah dibuat manusia tentang kehidupan di masa depan tapi belum jadi nyata (hingga kini).

Manusia Bumi Pakai Baju Seragam


Jerry Seinfield pernah membuat lelocun lucu soal ini: “Setiap kali saya melihat film atau serial TV berisi orang di masa depan atau dari planet berbeda, semuanya pakai baju yang sama. Sepertinya, ada suatu saat mereka memutuskan, ‘Baiklah, cukup. Mulai dari sekarang, baju ini akan jadi seragam kita: baju ketat warna perak dengan tanda V di dada dan sepatu bot. Itu sudah cukup. Kita ingin pergi ke planet lain danmesti terlihat sebagai satu tim.” Di serial TV dan film-film Star Trek, Battlestar Galactica, atau berbagai film tentang penjelajahan luar angkasa, semua orang mengenakan seragam yang sama atau kalaupun beda warna, motif busananya sama.

Sepertinya, semua orang di masa depan mendapat perintah untuk membuang semua baju di lemari mereka dan hanya punya satu jenis baju: pakaian seragam. Untungnya, kita masih ingin terlihat beda dari orang lain dan lebih nyaman tak pakai seragam saat bepergian.

Jet Packs


Jet Packs adalah semacam jet yang difungsikan mirip tas punggung. Alih-alih memanggul tas, punggung Anda memanggul mesin jet yang kemudian bisa menerbangkan Anda. Awalnya, ide ini muncul tahun 1920-an di majalah fiksi ilmiah seperti Amazing Stories dan lalu muncul lagi di salah satu film James Bond (Thunderball) dan komik (dan film) The Rocketeer.

Asal tahu saja, Nazi Jerman pernah serius melakukan penelitian dengan mengikatkan mesin jet ke tubuh para pilot mereka lalu mencoba terbang di atas lapangan. Tapi, percoban itu tak pernah betul-betulberhasil. Tapi, impian membuat jet packs tak perbnah pudar.

Tahun ini, kata Time, sebuah perusahaan pembuat pesawat di Selandia Baru Martin Aircraft Company menandatangani kesepakatan kerja sama senilai $12 juta untuk mulai membuat jet packs dan akhirnya anti akan dijual bebas. Hm, semoga segera jadi nyata.

Makanan Dalam Bentuk Pil


Makanan di masa depan diramalkan akan muncul dalam bentuk pil. Sekali makan pil, sudah kenyang. Hal ini sulit jadi nyata karena rata-rata setiap orang butuh 2 ribu kalori sehari. Jika kalori dipadatkan dan jadi sebutir pil, kita tetap harus menelan setngah pon pil sehari. Itu belum termasuk karbohidrat, protein, dan vitamin-vitamin yang berguna lainnya.

Hm, masih lebih enak makan seiris pizza atau cheese burger, ya? Kendati begitu, bukan berarti mimpi makan semacam pil sirna. Peneliti di Institute of Food Research di Norwich, Inggris, mengatakan mereka sedang dalam tahap akhir mencipta permen yang rasanya seperti makan penuh.

Pemerintahan Dunia


Di banyak serial TV atau film fiksi ilmiah mulai dari Star Trek, Babylon 5, dan macam-macam lagi, dunia tak lagi terdiri dari berbagai negara, tapi ada satu penerintahan tunggal yang memerintah seluruh manusia di bumi.

Pemerintahan itu bisa berwujud Federasi, Pesekutuan, atau bahkan PBB. Bagaimana pemerintahan dunia muncul? Robert Heinlein, yang menulis novel Starship Troopers (yang kemudian difilmkan 1997), memberi penjelasan bagaimana satu pemerintahan dunia tercipta.

Pemerintahan global Terran Federation tercipta setelah banyak negara demokratis jatuh pada kekacauan pada abad ke-21, yang kemudian memberi kesempatan militer mengambil alih dan mendirikan negara tunggal di dunia. Wah, jangan sampai kejadian deh.

Mobil Terbang


Mobil terbang adalah gambaran paling umum dari sebuah dunia masa depan. Kota di masa depan pasti dipenuhi mobil-mobil terbang bersliweran. Budaya pop, lewat film, komik, serial TV, melanggengkan gambaran itu. Serial The Jetsons, trilogi Back to the Future, Blade Runner hingga The Fifth Element menampilkan mobil-mobil terbang.

Seharusnya, mobil terbang tidak terlalu sulit terwujud. Kita sudah punya mobil dan pesawat terbang. Lalu, apa susahnya membuat mobil terbang? Well, mungkin memang sulit membangun mesin terbang dengan kapasitas sebuah mobil. Kita tunggu saja.

Perjalanan Melintasi Waktu


Kita sudah digoda berkali-kali bahwa perjalanan waktu dimungkinkan lewat karya sastra (The Time Machine), film (Back to the Future, Bill and Ted’s Excellent Adventure), dan TV (Quantum Leap, Time Trax, Doraemon). Tapi, hingga kini, konsep jalan-jalan ke masa lalu atau masa depan masih fiksi. Kecuali jika Anda percaya kalau Bill Gates dan Steve Jobs adalah manusia dari masa depan yang membocorkan teknologi masa depan pada kita.

Teleportasi


Pasti asyik bisa berpindah tempat dalam sekejap dari satu tempat ke tempat lain. Kita tak butuh mobil, pesawat, atau kendaraan lain, dan tentu, akan menghemat waktu. Masalah kemacetan Jakarta sirna bila kita bisa menemukan tweknologi ini. Tapi sayang, teknologi ni hingga sekarang masih fiksi alias baru ada di serial Star Trek dan semacamnya.

Walau masih fiksi, langkah mewujudkannya jadi nyata tengah digagas. Sejumlah fisikawan, dan bahkan Angkatan Udara Amerika Serikat, meneliti apa manusia bisa berpindah tempat lewat semacam lubang cacing. Semoga cepat-cepat jadi nyata deh.

Kota Bawah Laut


Selain luar angkasa yang tanpa batas, lautan yang dalam juga memberi misteri serupa. James Cameron membuat The Abyss yang mengadaikan di dasar laut tinggal alien. Para pembuat film era lampau punya ide lebih segar: kota bawah laut! Film-film kelas B era 1950-an mengandaikan tokohnya tinggal bersama makhluk-makhluk amfibi manusia yang bernafas dengan insang dan tinggal di kota indah bawah laut.

Sesungguhnya, dengan naiknya permukaan laut seiring pemanasan global, kita seharusnya memikirkan membangun kota bawah laut. Kota bawah laut memang belum ada, yang sudah ada hotel mewah di Dubai menawarkan sensasi makan malam di bawah laut.

Manusia Syborg


Setengah manusia, setengah mesin. Itulah cyborg alias cybernetic organism. Istilah ini muncul 1960-an dan terkenal tahun 1970-an lewat serial The Six Million Dollar Man. Di serial itu, setelah jadi setengah mesin, Steve Austin jadi “Better. Stronger. Faster.”

Saat ini, sudah ada sejumlah manusia yang bagian tubuhnya diganti mesin—misalnya tangan mesin pengganti tangan yang hilang karena kecelakaan. Tapi, belum ada yang lantas jadi punya kekuatan super seperti Bionic Man, Bionic Woman, atau Robocop.

Jika nanti jadi nyata, apa ada jaminan kekuatan super cyborg hanya dipakai untuk kebaikan? Hm, pikir-pikir dulu deh sebelum mencipta cyborg.

Dunia Yang Hancur Karena Bencana Besar


Sudah banyak film fiksi ilmiah meramalkan dunia masa depan bisa jadi suram. Bencana nuklir membinasakan miliaran manusia dan bumi tak lagi akrab untuk ditinggali.Atau, polusi yang demikian parah membuat bumi begitu rusak.

Film-film Mad Max, The Road, Terminator, Wall-E, dan macam-macam lagi sudah meramal hal itu. Kita beruntung ramalan masa depan yang ini belum terjadi, dan semoga saja tidak.

Kamis, 02 Mei 2013

Pembayaran Dengan Sidik Jari Akan Menjadi Tren di Masa Depan?


Masih ingat dengan PayTango yaitu sistim pembayaran yang menggunakan sidik jari sebagai pengganti kartu kredit atau tunai atau mobile payment?

Sekarang juga ada PayTouch dengan sistim yang sama dengan PayTango kecuali yang satu ini memang punya ambisi untuk mengubah sistim pembayaran yang ada saat ini hanya dengan sentuhan sidik jari saja.

 

 


Terlepas dari sisi keamanan yang bagi sebagian orang mungkin kurang suka tetapi sistim ini (pembayaran dengan sidik jari) akan kemungkinan bisa berkembang pesat di masa depan karena sangat mudah dan nyaman.

Coba bandingkan bila menggunakan uang tunai, kartu kredit maupun ponsel, semuanya tetap ada yang harus dibawa tetapi dengan sistim PayTouch ini, hanya anda perlu bawa diri anda saja.

Dan coba bayangkan, ketika anda sedang berenang dan terus lapar mau beli makanan, anda tidak perlu kuatir kalau lupa bawa dompet karena jari andalah yang akan digunakan sebagai alat pembayaran.

Untuk bisa menikmati sistim pembayaran ini, cukup mendaftarkan kartu kredit anda secara online ke website PayTouch dan selanjutnya anda bisa belanja dimana saja yang menerima sistim PayTouch tanpa harus repot bawa dompet maupun ponsel.

Menurut kami sendiri, diantara semua jenis pembayaran yang ada, kami pilih yang satu ini karena tidak perlu apapun, engga mungkin kan kalau jari kita ketinggalan? :-)

PayTouch rencananya akan mulai dipasarkan di Amerika dan Eropa pada tahun depan.

 



sumber: http://www.engadget.com

Apa Bisa Manusia Melakukan Perjalanan Waktu ke Dimensi Lain?

People like us, who believe in physics, know that the distinction between past, present, and future is only a stubbornly persistent illusion. (Albert Einstein)

Perjalanan Menembus Waktu

Apakah kita bisa melakukan perjalanan menembus waktu ke masa lampau? Apakah kita bisa juga bepergian menembus waktu ke masa depan?

Kemungkinan melakukan perjalanan menembus waktu membuka suatu dunia yang sangat luas yang berisi kemungkinan-kemungkinan yang menarik. Kita bisa kembali ke masa muda kita dan menghapus peristiwa-peristiwa yang memalukan kita di masa lampau, memilih pasangan hidup yang berbeda, atau memilih pekerjaan yang berbeda. Kita bahkan bisa mengubah peristiwa-peristiwa bersejarah yang penting dan mengubah nasib umat manusia.

Film rekaan ilmiah Superman bisa memperjelas suatu kemungkinan tadi. Dalam klimaks film itu, Superman, sang pahlawan, sangat terpukul secara emosional ketika suatu gempa bumi memorak-porandakan sebagian besar Kalifornia (AS) dan meremukkan kekasihnya di bawah ratusan ton bebatuan dan puing-puing. Superman yang meratapi kekasihnya yang mati secara mengerikan merasa begitu sedih sehingga dia meluncur ke ruang angkasa dan melanggar sumpahnya untuk tidak merusak jalannya sejarah manusia. Dia meningkatkan kecepatannya sampai dia mencapai kecepatan cahaya dengan menghancurkan halangan cahaya sambil mengganggu jalinan ruang dan waktu. Dengan melesat pada kecepatan cahaya, dia memaksa waktu untuk melambat, lalu berhenti, dan akhirnya mundur ke suatu waktu sebelum Lois Lane, kekasihnya, remuk dan tewas. Ini berarti dia bergerak melebihi kecepatan cahaya.




Akan tetapi, trik tadi jelas tidak mungkin. Waktu memang melambat ketika Anda meningkatkan kecepatanmu. Meskipun demikian, Anda tidak bisa bepergian melebihi kecepatan cahaya (dan sebagai akibatnya membuat waktu bergerak mundur). Teori relativitas khusus Einstein menyatakan massamu akan menjadi antara dalam proses kecepatanmu. Jadi, metode bepergian melebihi kecepatan cahaya yang disukai kebanyakan penulis fiksi ilmiah bertentangan dengan teori relativitas khusus.

Meskipun bepergian melampaui kecepatan cahaya tidak mungkin karena kendala teori Einstein tadi, situasi perjalanan itu sebenarnya sangat rumit. Untuk memecahkan masalah bepergian melampaui kecepatan cahaya, kita perlu meninggalkan teori relativitas khusus yang melarang perjalanan menembus waktu dan mengandalkan teori relativitas umum Einstein yang membuka kemungkinan mengadakan perjalanan menembus waktu. Dalam hubungan ini, relativitas umum punya kehandalan lebih luas dari pada relativitas khusus. Relativitas khusus memerikan hanya benda-benda yang bergerak dengan kecepatan yang tetap dan menjauh dari bintang mana pun; sementara itu, teori relativitas umum jauh lebih kokoh karena mampu memerikan roket yang melaju mendekati bintang-bintang yang sangat padat dan lubang-lubang hitam. Karena itu, teori relativitas umum menggantikan beberapa dari kesimpulan yang lebih sederhana dari teori relativitas khusus. Bagi fisikawan mana pun yang secara serius sudah menganalisis matematika dari perjalanan menembus waktu di dalam batas teori relativitas umum, kesimpulannya, secara mengejutkan, jauh dari jelas.

Para pendukung perjalanan menembus waktu mengatakan bahwa persamaan matematik Einstein untuk relativitas umum memang mengizinkan beberapa bentuk perjalanan menembus waktu. Akan tetapi, mereka mengakui bahwa energi yang dibutuhkan untuk memilin waktu menjadi suatu lingkaran begitu besar sehingga persamaan matematik Einstein tidak bisa diandalkan. Di kawasan yang secara fisikal terbuka kemungkinan bagi perjalanan menembus waktu, teori kuantum mengambil alih peranan teori relativitas.

Anda barangkali masih ingat persamaan matematik Einstein yang menyatakan bahwa lekukan atau pelengkungan ruang dan waktu ditetapkan oleh isi materi dan energi di alam semesta. Sesungguhnya, ada kemungkinan untuk menemukan konfigurasi materi-energi yang cukup kuat untuk memaksa pelengkungan ruang dan waktu yang memampukan perjalanan menembus waktu. Akan tetapi, pemusatan materi-energi yang diperlukan untuk melengkungkan waktu ke belakang begitu besarnya sehingga relativitas umum tidak bisa diandalkan dan koreksi kuantum - perbaikan teori kuantum atas kekurangan teori relativitas umum - mulai mendominasi relativitas. Jadi, keputusan terakhir atas perjalanan menembus waktu tidak bisa dijawab di dalam batas persamaan matematik Einstein tadi karena persamaan ini tidak bisa diandalkan dalam medan gravitasional yang sangat luas/besar, tempat kita mengharapkan teori kuantum menjadi dominan.

Inilah tempat teori ruang hiper tentang ruang dasadimensional bisa mengatasi masalah tadi. Baik teori kuantum maupun teori gravitasi Einsten disatukan dalam ruang dasadimensional. Penyatuan ini diharapkan memampukan teori ruang hiper untuk mengatasi secara nyata masalah perjalanan menembus waktu tadi.
Meskipun perjalanan menembus waktu secara teoritis bisa dilakukan, kemungkinan ini dikelilingi berbagai kontroversi. Kontroversi apa?

Ambruknya Kausalitas

Banyak penulis rekaan ilmiah sering bertanya-tanya apa yang akan terjadi seandainya seseorang menembus waktu ke masa lampau dengan menumpang mesin waktu. Di permukaan, kebanyakan cerita mereka tampak bisa dipercaya. Tapi bayangkanlah kekacauan yang akan timbul seandainya mesin-mesin waktu untuk bepergian ke masa lampau sama lazimnya dengan mobil-mobil, dengan puluhan juta mesin waktu bisa diperoleh secara komersial. Malapetaka segera akan timbul karena merobek jalinan alam semesta. Jutaan orang akan pergi ke masa lampau untuk mencampuri urusan masa lampaunya dan masa lampau orang lain dan dalam proses itu menulis kembali sejarah. Sedikit di antaranya bahkan bisa pergi ke masa lampau, dipersenjatai dengan senapan untuk menembak mati orang tua musuhnya sebelum mereka lahir. Maka menjadi mustahil mengadakan suatu sensus yang sederhana untuk mengetahui berapa banyak orang yang ada di sana pada waktu apa pun.


Bayangan seorang pelukis tentang perjalanan menembus waktu dengan memakai suatu mesin waktu; ruang dan waktu sudah dipilin menjadi suatu lingkaran.

Kalau perjalanan menembus waktu bisa dilakukan, maka hukum-hukum kausalitas (sebab-akibat) bisa ambruk. Sesungguhnya, seluruh sejarah sebagaimana yang kita tahu bisa ambruk juga. Bayangkanlah kekacauan yang disebabkan oleh ribuan orang yang bepergian ke masa lampau untuk mengubah peristiwa-peristiwa penting yang mengubah arah sejarah.

Awal 1999, Presiden B.J. Habibie sepakat untuk mengizinkan rakyat TimTim mengadakan suatu referendum: apakah mereka ingin merdeka atau provinsinya menjadi suatu daerah otonom di dalam NKRI. Di luar perkiraan, banyak rakyat TimTim memilih untuk merdeka; TimTim sekarang menjadi suatu negara merdeka.

Tokoh-tokoh nasional yang radikal di Indonesia tahun 2011 yang masih tetap tidak bisa menerima fakta kemerdekaan TimTim bisa pergi ke masa lampau sebelum Habibie memberi lampu hijau untuk referendum itu, melakukan kudeta terhadap Habibie, memaksa dia membatalkan kesepakatan yang dicapai, menggantikannya dengan seorang rekan mereka sebagai Presiden RI yang baru yang tetap mempertahankan TimTim sebagai suatu provinsi RI, dan kembali ke tahun 2011. Dengan ikut campur tangan dalam sejarah RI dalam hubungan dengan TimTim, mereka mengubah suatu peristiwa penting dalam sejarah modern Indonesia.

Gambar iklan sebuah film tentang perjalanan menembus waktu dengan memakai mesin waktu.

Anggaplah tokoh-tokoh aliran keras Timur Tengah seperti Presiden Ahmadinejad dari Iran yang menginginkan Israel terhapus dari peta dunia bisa memanfaatkan perjalanan menembus waktu ke masa lampau dengan mesin waktu untuk mencapai keinginannya tadi. Dia dan tentaranya berangkat Mei 2011 dan tiba tahun 1967 sebelum perang selama enam hari antara Israel dan tiga negara Arab (Mesir, Siria, dan Yordania) pecah. Dalam perang itu, Israel mengalahkan ketiga-tiganya.

Israel melakukan serangan lebih dahulu yang mengagetkan tentara Arab. Tentara Israel menghancurkan tentara dan angkatan udara Mesir, Siria, dan Yordania; mereka menguasai Tepi Barat, Dataran Tinggi Golan, Jalur Gaza, dan seluruh kota Yerusalem. Akhirnya, Israel mencapai perdamaian dengan Mesir dan Yordania.

Ahmadinejad dan tentaranya yang tiba dari tahun 2011 di Israel tahun 1967 lalu melakukan serangan dadakan dengan memakai bom nuklir portabel (bisa dibawa ke mana-mana), senjata elektro-magnetik canggih yang bisa mematikan listrik dan semua peralatan elektronik termasuk pada komputer dan pesawat tempur dan tenk-tenk tentara Israel, dan bom hidrogen. Tentara Israel yang dikagetkan serangan dadakan ini dihancurkan dalam waktu singkat, kota-kota di Israel hancur, dan hampir semua penduduknya tewas.

Terhapuslah Israel dari peta dunia. Suatu perisitwa sejarah yang penting di Timur Tengah 1967 diubah oleh kemampuan Ahmadinejad dan tentaranya karena mereka mampu kembali ke masa lampau itu dengan mesin waktu dan melaksanakan misinya dengan sukses lalu kembali ke masa depan, yaitu, Mei 2011. Apakah Timur Tengah akan damai sesudah kehancuran Israel atau malah makin kacau karena penentangan oleh beberapa negara Arab terhadap munculnya Iran sebagai negara adi daya kecil pengganti Israel di Timur Tengah adalah salah satu implikasi yang bisa timbul karena perubahan terhadap sejarah di Israel 1967.

Apa implikasi penting dari perjalanan menembus waktu ke masa lampau? Perjalanan macam ini bisa berarti peristiwa sejarah mana pun tidak akan sekalipun dipecahkan. Buku-buku sejarah tidak sekalipun bisa ditulis.

Sekalipun terorisme berhasil diberantas sampai tuntas di Indonesia, katakanlah pada tahun 2010, beberapa orang tokoh radikal di masa depan akan selalu berupaya pergi dengan mesin waktu ke waktu sebelum terorisme dibasmi sampai habis tahun 2010 dan menimbulkan terorisme dengan dampak yang lebih mengerikan karena mereka meledakkan Hotel Marriott, Hotel Ritz-Carlton, dan bangunan-bangunan yang melambangkan dominasi Barat lainnya yang mereka benci dengan bom nuklir portabel. Suatu sejarah sukses kepolisian RI dalam memberantas terorisme menjadi berantakan dan harus ditulis ulang.

Implikasi lain dari pengubahan sejarah masa lampau oleh mereka yang tiba dari masa depan dengan mesin waktu adalah bahwa sejarah bisa ditulis kembali semudah menghapus tulisan di papan tulis. Masa lampau kita bisa mirip pasir yang tergeser karena tiupan angin yang terus-menerus. Sejarah akan tetap berubah setiap kali seseorang memutar tombol suatu mesin waktu dan melakukan perjalanannya yang bodoh ke masa lampau. Sejarah, seperti yang kita tahu, akan menjadi mustahil. Sejarah akan berhenti.

Kebanyakan ilmuwan jelas tidak menyukai kemungkinan yang tidak menyenangkan ini. Mengapa tidak? Pertama, menjadi mustahil bagi ahli sejarah memperoleh makna dari "sejarah". Kedua, paradoks-paradoks yang sejati segera timbul bilamana kita memasuki masa lampau atau depan dengan mesin waktu. Stephen Hawking, ahli kosmologi tenar asal Inggris itu, sesungguhnya sudah memakai situasi ini untuk menyediakan suatu bukti "eksperimental" bahwa perjalanan menembus waktu tidak mungkin bisa dilakukan. Dia percaya perjalanan menembus waktu tidak mungkin terlaksana karena "fakta bahwa kita belum diinvasi oleh kerumunan turis dari masa depan."

Paradoks-paradoks waktu apakah yang akan timbul dalam hubungan dengan perjalanan menembus waktu?

Paradoks Waktu
Perjalanan menembus waktu dengan mesin waktu akan menimbulkan berbagai paradoks waktu. Umumnya, kebanyakan paradoks waktu bisa dikelompokkan ke dalam salah satu dari dua jenis dasar. Pertama, bertemu dengan orang tuamu sebelum Anda lahir. Kedua, orang tanpa masa lampau.

Jenis pertama menimbulkan kerusakan paling parah pada jalinan ruang-waktu karena perjalanan ini mengubah peristiwa-peristiwa yang sebelumnya sudah direkam. Anda masih ingat rekaan ilmiah Back to the Future? Pahlawan muda dalam film ini, Marty, pergi dengan mesin waktu ke masa lampau dan bertemu dengan Lorraine, ibunya sebagai seorang gadis muda, tepat sebelum dia jatuh cinta pada George, ayah Marty.

Marty merasa terkejut dan cemas ketika dia menyadari tindakannya yang kurang hati-hati sudah mencegah perjumpaan yang menentukan nasib kedua orang tuanya. Hubungannya dengan Lorraine menjadi makin parah ketika si gadis muda itu jatuh cinta padanya! Kalau Marty tanpa pikir panjang mencegah ibu dan ayahnya agar tidak saling jatuh cinta dan tidak mampu mengalihkan perasaan asmara yang tidak pantas dari ibunya padanya, dia akan lenyap karena kelahirannya tidak akan pernah terjadi.


Paradoks kedua melibatkan peristiwa-peristiwa tanpa awal apa pun. Misalnya, bayangkanlah seorang penemu yang jatuh miskin dan berjuang untuk bertahan hidup. Dia mencoba membuat mesin waktu pertama sedunia di kamar bawah yang kusut di rumahnya.

Tanpa dinyana, seorang lelaki tua yang kaya muncul dan menawarkan kepada penemu itu dana yang cukup dan persamaan matematik yang rumit dan denah sirkuit aliran listrik (circuitry) untuk menciptakan suatu mesin waktu. Sebagai akibatnya, penemu yang miskin itu memperkaya dirinya sendiri dengan pengetahuan tentang perjalanan menembus waktu karena sebelumnya tahu secara pasti naik-turunnya pasar saham akan terjadi sebelum pergerakan pasar saham ini akan benar-benar terjadi.

Dia mengeruk keuntungan dengan bertaruh di pasar saham, pacuan kuda, dan peristiwa-peristiwa lainnya. Puluhan tahun kemudian, dia yang sudah menjadi seorang lelaki tua yang kaya pergi ke masa lampau dengan mesin waktu untuk melengkapi nasibnya. Dia bertemu dengan dirinya sebagai seorang lelaki muda yang bekerja di kamar bawah tanah rumahnya, dan memberi kepada dirinya yang lebih muda rahasia perjalanan menembus waktu dan uang untuk menguraikan dan memanfaatkan rahasia itu. Pertanyaannya ialah: Dari mana asalnya gagasan tentang perjalanan menembus waktu?

Barangkali, gagasan paling gila dari paradoks-paradoks yang timbul karena perjalanan menembus waktu jenis kedua diramu oleh Robert Heinlein (1907-1988), seorang penulis rekaan ilmiah asal Amerika Serikat. Gagasan paling gila ini bisa Anda baca dalam sebuah cerita pendek klasiknya berjudul "All You Zombies--."

Robert Heinlein (1907-1988)

Seorang bayi perempuan diturunkan pada sebuah rumah panti asuhan di Cleveland (AS) pada tahun 1945. Bayi itu lalu dikenal dengan nama "Jane". Jane bertumbuh-kembang menjadi seseorang yang merasa kesepian dan patah hati, tidak tahu siapa orang tuanya, sampai satu hari tahun 1963 dia secara aneh tertarik pada seorang gelandangan. Jane jatuh cinta pada lelaki itu. Tapi baru saja keadaan akhirnya menjadi baik bagi Jane, musibah beruntun menghantamnya. Pertama, dia dihamili gelandangan itu, yang kemudian lenyap. Kedua, selama waktu melahirkan yang rumit dari bayinya, para dokter menemukan bahwa Jane punya organ kelamin lelaki dan wanita, dan untuk menyelamatkannya, mereka terpaksa melakukan pembedahan yang mengubahnya dari seorang "wanita" menjadi seorang "lelaki." Akhirnya, seorang asing misterius menculik bayinya dari ruang bersalin.

Terhuyung-huyung karena bencana beruntun itu, ditolak oleh masyarakat, dicela oleh nasib, "Jane" menjadi seorang pemabuk dan gelandangan. Dia tidak hanya kehilangan orang tua dan kekasihnya; dia juga kehilangan anak tunggalnya. Bertahun-tahun kemudian, pada tahun 1970, dia tersandung ke dalam suatu bar yang sepi bernama Pop's Place, dan menumpahkan semua ceritanya yang menyedihkan pada seorang pelayan bar yang tua. Pelayan bar yang simpatik itu menawarkan kepada gelandangan itu peluang untuk membalas dendam terhadap orang asing yang membiarkan dia hamil, dengan syarat bahwa dia bergabung dengan "korps penembus waktu." Kedua-duanya lalu memasuki sebuah mesin waktu, dan pelayan bar itu menurunkan gelandangan itu pada tahun 1963. Gelandangan itu secara aneh tertarik pada seorang wanita piatu berusia muda, yang akhirnya hamil.


Pelayan bar itu lalu bepergian ke masa depan sejauh sembilan bulan, menculik bayi perempuan itu dari rumah sakit, dan menurunkan bayi itu di rumah panti asuhan pada tahun 1945. Lalu, pelayan bar itu menurunkan gelandangan yang bingung sekali itu pada tahun 1985 untuk mendaftarkan diri dalam korps penembus waktu. Gelandangan itu akhirnya membenahi hidupnya, menjadi seorang anggota senior yang dihormati dari korps penembus waktu, lalu menyamar sebagai seorang pelayan bar. Dia sekarang punya suatu misi yang paling sulit: suatu pertemuan dengan nasib, yaitu, bertemu dengan seorang gelandangan di Pop's Place pada tahun 1970.

Pertanyaannya ialah: Siapa ibu, ayah, kakek, nenek, putera, puteri, cucu perempuan, dan cucu lelaki Jane? Tentu gadis itu, gelandangan itu, dan pelayan itu adalah orang yang sama. Paradoks-paradoks ini bisa membuat kepalamu pusing, terutama kalau Anda mencoba menguraikan asal-usul yang berbelit-belit dari orang tuanya. Kalau kita menggambarkan pohon silsilah Jane, kita menemukan bahwa semua cabangnya dilengkungkan ke arah dalam kembali pada dirinya, mirip suatu lingkaran. Kita tiba pada kesimpulan yang mengejutkan bahwa Jane adalah ibu dan ayahnya sendiri! Seluruh pohon silsilah itu adalah dirinya sendiri.
Tapi paradoks waktu yang paling sulit dipahami adalah metode "garis dunia" (world lines) yang dipelopori Albert Einstein. Teori relativitasnya memberi kita metode ini untuk memahami paradoks waktu lebih baik.

Garis-Garis Dunia
Garis-garis dunia adalah suatu metode yang sederhana berdasarkan teori relativitas untuk memahami paradoks waktu yang paling sulit. Metode ini dipelopori Albert Einstein.

Misalnya, weker kita membangunkan kita satu hari pada pukul 8:00 pagi. Alih-alih pergi bekerja, kita memutuskan untuk tidur-tiduran di tempat tidur. Tampaknya, kita tidak melakukan apa pun dengan bermalas-malasan di tempat tidur. Sebenarnya, kita tengah menggambarkan suatu "garis dunia."

Ambillah selembar kertas grafik. Pada skala horisontal, tulislah kata "jarak", dan pada skala vertikal, tulislah "waktu." Kalau kita hanya tidur-tiduran di tempat tidur dari pukul 8:00 sampai dengan 12:00, garis dunia kita adalah suatu garis vertikal yang lurus. Kita pergi selama empat jam ke masa depan tapi tidak menempuh jarak apa pun. Sekalipun kita menikmati waktu luang kesenangan kita tanpa melakukan apa pun, kita menciptakan suatu garis dunia. (Kalau seseorang mengkritik kita karena bermalas-malasan, kita benar-benar bisa menegaskan bahwa, menurut teori relativitas Einstein, kita tengah menggambarkan suatu garis dunia kita dalam suatu ruang-waktu catur-dimensional.)

Sekarang, katakanlah kita akhirnya bangun dari tempat tidur pada siang hari dan tiba di tempat kerja pukul 1:00 siang. Garis dunia kita menjadi miring karena kita tengah bergerak baik dalam ruang maupun dalam waktu. Rumah kita ada pada sudut kiri bagian bawah, dan di sudut kanan bagian atas terletak kantor kita. Akan tetapi, kalau kita mengemudikan mobil ke kantor, kita tiba di sana lebih awal, pada pukul 12:30. Ini berarti bahwa semakin cepat kita bepergian, semakin menyimpang garis dunia kita dari garis vertikalnya. (Perhatikanlah bahwa ada juga dalam diagram kita suatu "kawasan terlarang" yang tidak bisa dimasuki garis dunia kita karena kita akan bepergian lebih cepat dari kecepatan cahaya.)


Satu kesimpulan menjadi jelas. Garis dunia kita tidak pernah benar-benar mulai atau berakhir. Sekalipun kita mati, garis-garis dunia dari molekul-molekul dalam tubuh kita tetap berlangsung. Molekul-molekul ini bisa berpencar ke udara atau tanah, tapi molekul-molekul itu akan tetap menggambarkan garis-garis dunianya yang tidak berakhir. Serupa dengan ini, ketika kita lahir, garis-garis dunia dari molekul-molekul yang berasal dari ibu kita bergabung membentuk seorang bayi. Tidak sekalipun garis-garis dunia terputus atau muncul tanpa asal usul.

Untuk lebih memahami kecocokan semua yang dijelaskan tadi, ambillah contoh sederhana dari garis dunia pribadi kita. Katakanlah bahwa pada tahun 1950, ibu dan ayah kita berjumpa, saling jatuh cinta, dan melahirkan bayi (kita). Jadi, garis dunia ayah dan ibu kita bertabrakan dan menghasilkan suatu garis dunia yang ketiga (garis dunia kita). Akhirnya, ketika seseorang mati, garis-garis dunia yang membentuk dia terpencar menjadi miliaran garis dunia dari molekul-molekul kita. Garis-garis dunia ini tersebar sebelum kita lahir, berkumpul untuk membentuk tubuh kita, dan akan terpencar lagi sesudah kita mati. Alkitab mengatakan, "dari debu ke debu." Dalam gambaran yang relativistik ini, kita bisa mengatakan, "dari garis dunia ke garis dunia."

Jadi, garis dunia kita berisi seluruh informasi tentang sejarah kita. Segala sesuatu yang pernah terjadi pada kita - dari sepeda kita yang pertama, ke kencan kita yang pertama, ke pekerjaan kita yang pertama - direkam dalam garis dunia kita. Sesungguhnya, ahli kosmologi besar asal Rusia, George Gamow, yang terkenal karena mendekati karya Einstein dengan kecerdasan bercampur rasa humor dan dengan kelucuan yang aneh secara jitu memberi otobiografinya judul My World Line, Garis Duniaku.

Dengan bantuan garis dunia, kita sekarang bisa menggambarkan apa yang terjadi ketika kita bepergian dalam waktu ke masa lampau. Katakanlah kita memasuki suatu mesin waktu dan berjumpa dengan ibu kita sebelum kita lahir. Sayangnya, dia jatuh cinta pada kita dan memutuskan hubungan cintanya dengan ayah kita. Apa kita memang lenyap, seperti yang diperikan dalam Back to the Future? Pada suatu garis dunia, kita sekarang melihat mengapa ini mustahil kita lakukan. Ketika kita lenyap, garis dunia kita pun lenyap. Akan tetapi, menurut Einstein, garis dunia tidak bisa dipotong. Jadi, mengubah masa lampau mustahil dilakukan, menurut teori relativitas.

Sejauh ini, kita sudah membicarakan paradoks waktu yang pertama. Paradoks ini tentang sifat ananta garis dunia kita dan kemustahilan untuk mengubah masa lampau kita. Apa paradoks waktu yang kedua?

Paradoks waktu yang kedua melibatkan penciptaan kembali masa lampau. Akan tetapi, paradoks ini menimbulkan masalah yang menarik. Misalnya, dengan bepergian dalam waktu ke masa lampau, kita tengah menggenapi masa lampau tapi tidak menghancurkannya. Jadi, garis dunia penemu mesin waktu dalam tulisan terdahulu adalah suatu ikalan (loop) yang tertutup. Garis dunianya menggenapi, dan bukan mengubah, masa lampau.

Yang jauh lebih rumit adalah garis dunia "Jane." Anda ingat dia seorang wanita yang adalah ibu dan ayah dan putera dan puterinya sendiri.


Dari tokoh dalam cerpen Robert Heinlein itu, perhatikanlah sekali lagi bahwa kita tidak bisa mengubah masa lampau kita. Kita sekadar menggenapi apa yang sudah diketahui. Karena itu, dalam alam semesta seperti itu, adalah mungkin untuk bertemu dengan Anda sendiri di masa lampau. Kalau kita hidup mengikuti suatu siklus waktu, maka cepat atau lambat kita akan bertemu dengan seorang lelaki atau wanita muda yang kebetulan adalah diri kita sendiri ketika kita lebih muda. Lalu, dengan sedikit berpikir, kita ingat bahwa ketika kita muda, kita berjumpa dengan seseorang yang lebih tua dan menarik perhatian kita yang mengkleim bahwa kita mirip.

Jadi, kita barangkali bisa menggenapi masa lampau tapi tidak sekalipun mengubahnya. Garis-garis dunia, seperti yang sudah kita tekankan, tidak bisa dipotong dan tidak bisa berakhir. Garis-garis dunia barangkali bisa membentuk ikalan dalam waktu tapi tidak sekalipun mengubah waktu.

Akan tetapi, diagram tentang garis-garis waktu tadi sudah dijelaskan hanya dalam batas teori relativitas khusus Einstein. Teori ini bisa menjelaskan apa yang terjadi kalau kita memasuki masa lampau, tidak bersifat terlalu sederhana untuk menjawab pertanyaan tentang apa perjalanan menembus waktu masuk di akal atau tidak. Untuk menjawab pertanyaan yang lebih besar ini, kita harus berpaling pada teori relativitas umum, tempat situasinya menjadi makin sulit.

Dengan kekuatan penuh relativitas umum, kita melihat bahwa garis-garis dunia yang dipilin-pilin ini bisa saja diizinkan secara fisikal. Ikalan-ikalan yang tertutup ini secara ilmiah dinamakan closed timelike curves (CTCs), secara longgar bisa diterjemahkan sebagai kurva mirip waktu yang tertutup. Perdebatan di lingkungan ilmiah adalah apakah CTCs diizinkan atau tidak oleh relativitas khusus dan teori kuantum?

Jadi, bagaimana menurut Anda? Apakah manusia bisa melakukan perjalanan waktu?


Sumber: wrong-dimension.blogspot.com