Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Agustus 2013

10 Virus Komputer Terganas Di Dunia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidec1SvPN3CXSyaPZa6_c8nBdcJ8IIAR9q4dBhPQRbKUXpI1fD3-m4aJH9tXcb3RWg-kDblNCo0RgKpYCBBYH_-XZhsxZi1TAiumu9iv27QmSYJ36BHMib4Ba3ELzDE16D7nrWzT-kQcey/s320/virus-detected.jpg

1. Storm Worm
Muncul tahun 2006, disebut “Storm Worm” karena menyebar via email dengan judul “230 dead as storm batters Europe”. Storm worm adalah program Trojan horse. Beberapa versinya bisa buat komputer menjadi bots. Atau biasa digunakan hacker untuk spam mail melalui internet.

2. Leap-A/Oompa- A
Mac yang punya konsep security through obscurity yakin tidak akan terserang virus karena OS nya sistem tertutup. Tapi tahun 2006, virus Leap-A atau biasa disebut Oompa-A muncul. Menyebar lewat iChat pada Mac. Setelah Mac terserang, virus itu akan mencari kontak melalui iChat dan mengirimkan pesan ke setiap kontak itu. Pesannya itu berisi file corrupt yang berbentuk JPEG. Memang tidak berbahaya, namun hal ini menyatakan bahwa masih mungkin akan ada virus berbahaya yang menyerang MAC.

3. Sasser and Netsky
Penciptanya anak Jerman umur 17 tahun, Sven Jaschan. Sasser menyerang Microsoft Windows. Sasser ini tidak menyebar via email tapi jika satu komputer terkoneksi ke komputer yang kena virus ini. Virus ini membuat komputer tidak bisa di-shutdown tanpa mencabut power. Netsky nyebar melalui email dengan 22 Kb attachment file dan jaringan Windows. Bisa bikin serangan DoS. Sven Jaschan tidak dipenjara hanya diberi masa percobaan 1 tahun 9 bulan, karena umurnya masih di bawah 18 tahun.

4. MyDome (Novarg)
Mulai menyerang tanggal 1 Februari 2004, virus ini membuat backdoor di OS. Pertama kali tanggal 1 itu mulai DDoS. Kedua, tanggal 12 Feb, virus ini berhenti menyebar dan mulai buat backdoors. MyDoom menyebar via email, selain itu selalu search di search engines, seperti Google mulai menerima jutaan permintaan pencarian dan bikin lambat sampai akhirnya crash. Gara-gara MyDoom, Senator US Chuck Schumer mengajukan pembuatan National Virus Response Center.

5. SQL Slammer/Saphire
Muncul Januari 2003, menyebar cepat lewat internet. Waktu itu membuat layanan ATM Bank Amerika crash, hancurnya layanan 911 Seattle, dan Continental Airlines membatalkan beberapa penerbangan karena error check in dan ticketing. Bikin rugi lebih dari $1 milliar sebelum di-pacthed.

6. Nimda
Ini juga tahun 2001, kebalikan dari kata “admiN”. Penyebarannya sangat cepat, menurut TruSecure CTO Peter Tippet, Nimda hanya butuh 22 menit buat menjadi Top Ten saat itu. Target nya server-server Internet, menyebar lewat Internet. Nimda akan membuat backdoor ke OS. jadi penyerang bisa akses ke server dan berbuat apa saja. Nimda juga menjadi DDoS.

7. Code Red & Code Red II
Muncul musim panas 2001, menyerang OS Windows 2000 & NT. Virusnya bakal membuat buffer penuh sehingga menghabiskan memori. Paling seru waktu berhubungan sama White House, semua komputer yang kena virus ini bakalan otomatis akses ke web server di White House secara bersamaan, jadi bikin overload, alias serangan DDoS. Akhirnya Microsoft rilis patchnya saat itu.

8. The Klez
Muncul tahun 2001, menyebar via email, replikasi kemudian terkirim ke orang-orang di address book. Bikin komputer tidak bisa beroperasi, bisa mematikan program antivirus.

9. ILOVEYOU
Setelah “Melissa”, muncul dia dari Filipina, bentuk nya worm, program standalone dapat me-replikasi sendiri. Menyebar via email, judulnya”surat cinta” dari pengagum rahasia . Original file nya LOVE-LETTER- FOR-YOU.TXT. vbs. VBS singkatan Visual Basic Scripting. Penciptanya adalah Onel de Guzman dari Filipina.

10. Melissa
Dibikin tahun 1999 oleh David L Smith, basicnya Microsoft Word macro. Menyebar via email dengan dokumen “Here is that document you asked for, don’t show it to anybodey else.”. Kalau sampai dibuka, virus akan replikasi dan otomatis terkirim ke top 50 di address book email. Smith dipenjara 20 bulan dan denda $5000 serta dilarang mengakses komputer tanpa pengawasan.

Virus Pencuri Uang Perbankan Dunia

http://images.detik.com/content/2013/04/11/323/124823_sneaky_thief_285.jpg

Berbagai jenis virus telah kita dengar atau bahkan dihadapkan langsung bagi pengguna komputer. Virus komputer ini merupakan program yang dibuat untuk menggandakan dan merusak sistem yang ada. Biasanya komputer akan menjadi lambat dan kacau cara kerjanya. Sebelumnya kami sempat posting tentang Virus Komputer terganas di dunia namun Dewasa ini virus tersebut dibuat lebih canggih dan tidak merusak program yang ada. Sangat canggihnya bahkan sampai ada yang menyerang Dunia Perbankan. Seperti apa Virus canggih pencuri uang dalam perbankan tersebut, silahkan simak artikel dibawah ini.

1. Zeus v3
Para peretas asal Eropa Timur menggunakan virus komputer yang rumit untuk menyedot tabungan dari ribuan nasabah bank Inggris, demikian kata pakar internet seperti yang dikutip The Telegraph. Versi terbaru dari virus ganas 'Zeus' yang tidak terlacak oleh 'firewall' tradisional itu dilaporkan telah berhasil menggondol 675.000 Poundsterling dari kira-kira 3000 nasabah 'online' dari sebuah bank Inggris.

Sejak Juli dana itu ditransfer dari akun-akun online milik perusahaan maupun perorangan. Para ahli internet dari M86 Security, yang khusus menangani permasalahan 'online', mengungkapkan virus itu bekerja dengan mengecek jumlah uang dalam sebuah akun, mencurinya, dan menutupi jejak dengan menampilkan rekening bank palsu kepada nasabah. Sahabat anehdidunia.com perusahaan keamanan internet yang bermarkas di California dan Inggris itu membongkar rencana jahat tersebut ketika berhasil masuk ke dalam 'server command' para maling yang berbasis di Eropa Timur dan menemukan daftar transfer uang.

Para pakar itu kemudian membuat laporan yang menjelaskan proses serangan itu dan menginformasikannya kepada polisi maupun bank yang bersangkutan dua pekan silam. Mereka juga mengakui serangan itu akan terus berlanjut. Virus 'Zeus' yang mengincar rekening bank pertama kali muncul tiga tahun lalu. Versi terbarunya, 'Zeus v3', tidak hanya mencuri data 'login', kata kunci, dan detail bank, tetapi juga bisa mentransfer uang dari rekening yang diinginkan.

"Ini adalah versi yang paling rumit dari virus Zeus dan tidak bisa dideteksi oleh piranti lunak keamanan tradisional," kata Bradley Anstis, wakil presiden bidang teknis pada M86 kepada The Times. Virus itu pun ternyata tidak hanya terdapat di area-area 'lampu merah' seperti situs-situs judi atau ****o tetapi juga di situs yang lebih populer seperti mesin pencari, blog, atau situs berita.

Tahun lalu virus itu ditemukan pada sebuah iklan di laman web New York Times. M86 Security mengatakan komputer nasabah bank online tertular virus itu dari laman-laman web resmi melalui 'lubang' di Internet Explorer dari Microsoft atau aplikasi-aplikasi dari Adobe Reader. Begitu komputer terinfeksi, virus yang termasuk 'spyware Trojan' itu bersembunyi dalam 'browser' pengguna komputer sampai tersambung ke rekening bank mereka.

Virus itu akan mulai bekerja ketika nasabah mengecek rekening mereka lalu memeriksa jumlah rekening itu. Jika rekening itu berisi lebih dari 800 Poundsterling maka virus itu mulai memindahkan uang itu secara tersembunyi ke 'rekening sementara', sebuah rekening yang dimiliki oleh nasabah resmi yang juga telah dibajak para peretas itu. Bank-bank utama Inggris menolak untuk berkomentar terkait kemungkinan nasabah mereka menjadi salah satu korban para peretas Eropa Timur itu. Organisasi perdagangan Inggris (United Kingdom Payments Administration) mengatakan korban kejahatan perbankan secara online meningkat 18 persen tahun lalu menjadi 59,7 juta Poundsterling.

2. Citadel


Pada zaman dulu Citadel digunakan sebagai pertahanan terakhir sebuah kerajaan. Makanya, biasanya bentuknya besar, kokoh, serta dilengkapi dengan berbagai sistem persenjataan. Di masa modern ini nama Citadel justru dicatut para penjahat cyber untuk menamakan sebuah virus ganas. Virus yang dirancang khusus untuk menguras rekening korbannya.

Citadel merupakan virus yang dibuat dari source code Zeus, salah satu virus yang juga cukup canggih. Bedanya Citadel memang dibuat khusus untuk menyerang internet banking. Virus Citadel mulai ditemukan pada Januari 2012 lalu, sejak itu program jahat ini terus dikembangkan hingga mencapai versi tercanggihnya di Oktober 2013. Hingga kini virus tersebut diduga masih beredar dengan bebas.

3. Tinba

Salah satu pengamat virus bernama Amit Klein menuliskan banyak cerita soal Tinba di blog pribadinya. Ini merupakan salah satu virus penyerang internet banking yang patut Tinba muncul dari komunitas peretas bawah tanah sekitar 9 bulan lalu. Program jahat ini memang dirancang untuk mencuri uang.

Awalnya metode yang digunakan Tinba masih tergolong biasa, bahkan bisa dikatakan sedikit jadul dibanding dengan virus sejenisnya. Tapi pada Januari 2013 ditemukan versi baru Tinba yang lebih canggih, bahkan bisa mengakali sitem otentifikasi dua arah dari bank.

"Saat korban mengakses halaman bank mereka, Tinba akan menampilkan halaman yang sangat mirip dengan bank tersebut," tulis Klein. Namun saat mencoba login ke dalam halaman tersebut, pengguna justru ditampilkan halaman yang error. Di sinilah proses pencurian data dimulai.

4. Eurograbber

Sesuai dengan namanya. Virus ini memang dibuat untuk menguras uang para pengguna internet banking di Eropa, bahkan hingga akhir 2012 lalu sedikitnya ada 36 juta euro (sekitar Rp 455 miliar) yang berhasil ditilep virus tersebut.

Eurograbber kali pertama ditemukan oleh lembaga keamanan bernama Check Point Software Technologies, kemudian dibantu juga oleh lembaga lain dari Israel bernama Versafe. Mereka mengatakan bahwa program jahat ini memang dirancang untuk menyerang sektor perbankan.

Dalam operasinya virus itu tidak hanya menyerang melalui komputer, tapi juga menyusup ke dalam ponsel pintar para calon korbannya. Sahabat anehdidunia.com setelah berhasil masuk, ia akan mendownload beberapa komponen aplikasi untuk bisa beraksi. Eurograbber pertama kali ditemukan di Italia, kemudian menyebar ke sejumlah wilayah Eropa seperti Jerman, Belanda dan Spanyol. Setidaknya ada ribuan korban dari 30 bank berbeda yang berhasil diinfeksi virus.


5. SpyEye



Analisis dan Guardian dan McAfee mengumumkan temuan virus baru bernama SpyEye. Konon program jahat ini dibuat oleh programmer yang mengerti betul soal sistem kerja internet banking. Sama seperti Citadel, SpyEye dibuat berdasarkan source code dari Zeus. Hanya saja program ini menyerang target tertentu, misalnya transaksi perusahaan, atau pengguna yang punya tabungan sangat banyak.

SpyEye dikatakan hebat karena berhasil menghindari berbagai sistem proteksi. Bahkan virus ini dikatakan tergolong cerdik, hingga sulit mendeteksinya saat transaksi berlangsung. "Mereka tahu bagaimana untuk membuat transaksi yang seolah-olah terjadi. Jelas sekali, orang-orang ini (pembuat-red) mengetahui lebih dari sekadar memahami internet banking," kata David Marcus, Director of Advanced Research and Threat Intelligence McAfee, seperti dikutip detikINET dari CRN.

6. Gozi-Prinimalka
Kalau Eurograbber menyerang sistem perbankan, maka Gozi-Prinimalka dibuat untuk menghajar sistem internet banking di Amerika Serikat. Trend Micro berhasil menangkap dan menganalisa Gozi-Prinimalka, setelah dibedah ternyata program jahat ini punya beberapa keunikan dibanding aplikasi sejenisnya.

Untuk mencuri informasi dari korbannya, virus ini akan terlebih dahulu membuat backdoor menggunakan eklpoitasi Java Script. Ada dua backdoor yang akan dibuat, BKDR_URSNIF.B dan BKDR_URSNIF.DN keduanya sama-sama terkoneksi secara real time dengan sistem kendali virus tersebut. Data yang dicuri virus ini pun tak hanya yang tersimpan di dalam hardisk, tapi juga memori sementara yang disimpan di dalam browser.

Di Amerika virus ini setidaknya sudah membuat resah 3 instansi perbankan, mereka adalah TDBank, Firstrade, Options Xpress. Ketiganya kemudian melakukan perbaikan sistem untuk menangkis serangan tersebut.

7. High Roller
Virus terakhir yang menyebarkan cukup banyak teror adalah High Roller. Konon ini adalah salah satu serangan terbesar di industri perbankan dunia. Tidak seperti program jahat lainnya yang hanya menyerang secara sembunyi-sembunyi, High Roller bisa melancarkan serangan dengan membabi buta dari berbagai arah.

Virus ini semakin sulit dilacak karena tidak memiliki Comand Center dalam bentuk fisik. Pelaku cukup cerdas untuk membuat sistem kendali ini di 'awan', sehingga sulit dilacak. Pada dasarnya High Roller dibuat dari gabungan virus Zeus dan SpyEye, kemudian di dalamnya juga ada beberapa teknik pencurian informasi konvensional yang biasa terjadi di dunia maya.

Teknologi canggih yang dimiliki High Roller membuatnya cukup sulit diberangus, bahkan hingga saat ini. Oleh sebab itu seluruh pihak perbankan disarankan untuk tetap waspada.

"Dengan menggunakan sistem cloud, High Roller memiliki teknik penyerangan yang baru. Mereka sulit dianalisa dan sulit untuk dideteksi keberadaannya," kata Chris Silveira, Manager of Fraud Intelligence dari Guardian Analytics.

Sahabat anehdidunia.com semakin canggih pertahanan sebuah system, semakin canggih juga cara kerja peretas untuk membongkar pertahanan system tersebut. Sepertinya Hitam Putih Dunia akan selalu melekat sepanjang zaman.

Kamis, 17 Januari 2013

10 Virus Komputer Paling Merugikan Di Dunia

10 Virus Komputer Paling Merugikan Di Dunia
 
Berikut ini adalah 10 Virus Komputer Paling Merugikan Di Dunia
 
10. CIH – Kerugian $ 80.000.000
Virus ini dianggap salah satu virus yang paling berbahaya dan paling merusak yang pernah ada karena memiliki kemampuan untuk tetap tidak terdeteksi dalam memori komputer, dan menginfeksi setiap aplikasi yang dijalankan. Pertama kali dirilis pada tahun 1998, virus CIH file executable menginfeksi mulai dari sistem operasi Windows 95, 98, sampai windows ME.

Virus ini juga sengaja didistribusikan oleh vendor perangkat lunak, yang memberikan kontribusi  besar untuk menginfeksi komputer. Apa yang membuat virus ini berbahaya adalah bahwa ia memiliki tanggal pemicu. Setelah tanggal itu tercapai, hal itu menimpa file pada hard drive dan menghancurkan semua isi file.
CIH juga memiliki kemampuan untuk menimpa BIOS dari komputer untuk mencegah boot up. Virus ini juga dikenal sebagai virus Chernobyl karena beberapa varian yang ditetapkan untuk menghancurkan data di komputer yang bertepatan dengan kecelakaan pembangkit tenaga nuklir.
 
9. Blaster – Kerugian $ 320.000.000
Virus Blaster adalah sebuah malware kompleks yang menyebar sendiri tanpa melalui email, tetapi melalui kerentanan pengamanan baik di sistem Windows 2000 dan Windows XP. Ini perangkat lunak berbahaya yang terdeteksi pada pertengahan-2003 dan pada saat itu telah menginfeksi ratusan ribu komputer.
Blaster worm
Setelah komputer terinfeksi, virus ini menampilkan sebuah kotak pesan yang menunjukkan bahwa sistem akan menutup dalam beberapa menit. Ia juga diprogram untuk meluncurkan serangan DDoS ke server yang dijalankan oleh Microsoft pada April 2003. Didalam kode virus ini juga ditemukan pesan tersembunyi untuk pendiri Microsoft Bill Gates yang berbunyi “Billy Gates, mengapa Anda membuat ini terjadi? Berhentilah membuat uang, dan memperbaiki perangkat lunak Anda!
8. Sasser – Kerugian $ 500.000.000
Sasser adalah virus komputer yang cukup rumit yang mampu melumpuhkan ribuan komputer. Virus ini dibuat oleh seorang mahasiswa berumur 17 tahun di Jerman pada tahun 2004. Sasser tidak menyebar melalui email, dan tidak memerlukan campur tangan manusia untuk menginfeksi sebuah komputer. Virus ini menginfeksi komputer dengan memanfaatkan kerentanan yang hadir di kedua mesin Windows 2000 dan Windows XP, yang dikenal sebagai mengeksploitasi (Remote Procedure Call) RPC – kerentanan yang sama yang digunakan oleh virus Blaster.
Sasser timeline
Sasser berhasil menginfeksi dan mematikan ribuan jaringan komputer hanya dalam hitungan hari. Setelah menginfeksi komputer, virus ini diprogram untuk mengakses internet untuk mencari mesin rentan lainnya sehingga dapat menginfeksi komputer lainnya.
7. SQL Slammer – Kerugian $ 750.000.000
Sql after
SQL Slammer adalah virus peringkat 7 yang paling merusak dalam daftar ini. Muncul pada Januari 2003, menyebar cepat lewat internet. Waktu itu virus ini sempat membuat layanan ATM Bank Amerika crash, hancurnya layanan 911 Seattle, dan Continental Airlines membatalkan beberapa penerbangan karena error check in dan ticketing.
6. Virus Melissa – Kerugian $ 1.200.000.000
Dibikin tahun 1999 oleh David L Smith, basicnya Microsoft Word macro. Menyebar via email dengan dokumen “Here is that document you asked for, don’t show it to anybodey else.” Virus ini juga telah menginfeksi sampai 20% pemilik komputer di seluruh dunia. Bila sampai dibuka, virus akan mereplikasi dan otomatis terkirim ke top 50 di address book email Anda. Smith dipenjara 20 bulan karena ulahnya dan didenda $5000 serta dilarang mengakses komputer tanpa pengawasan.
5. Code Red – Kerugian $ 2.000.000.000
Code Red
Tidak seperti virus lain, ini adalah virus yang ditargetkan agar komputer menjalankan Microsoft IIS (Internet Information Server) Web Server, dan mengeksploitasi bug dalam perangkat lunak. Setelah komputer telah terinfeksi, virus ini akan memodifikasi situs yang diakses dan menampilkan pesan “Welcome to http://www.worm.com! Hacked oleh Cina “Lalu!, Nanti virus ini akan mencari komputer lain untuk menjalankan software web server dan melakukan hal yang sama. Setelah sekitar dua minggu menginfeksi, virus ini diprogram untuk memulai DDoS (Distributed Denial of Service) serangan pada situs-situs tertentu, termasuk server Gedung Putih.
4. Conficker: Kerugian $ 9.100.000.000
Conficker
Conficker (juga disebut Downup, Downandup dan Kido) adalah worm yang muncul pada Oktober 2008. Conficker menyerang Windows dan paling banyak ditemui dalam Windows XP. Microsoft merilis patch untuk menghentikan worm ini pada tanggal 15 Oktober 2008. Heinz Heise memperkirakan Conficker telah menginfeksi 2.5 juta PC pada 15 Januari 2009, sementara The Guardian memperkirakan 3.5 juta PC terinfeksi.Pada 16 Januari 2009, worm ini telah menginfeksi hampir 9 juta PC, dan menjadikannya salah satu infeksi virus yang paling cepat menyebar dalam waktu singkat.
3. ILOVEYOU – Kerugian $ 15.000.000.000
Worm ini berasal dari Manila, Filipina pada tanggal 4 Mei 2000 dan menyebar ke seluruh dunia dalam satu hari, pindah ke Hong Kong, kemudian ke Eropa dan Amerika Serikat, menyebabkan kerugian ekonomi sekitar $ 5,5 miliar dalam jangka waktu kurang dari 2 minggu. Pada tahun 2000, 50 juta orang telah melapor terinfeksi virus ini. Dalam rangka untuk membebaskan diri dari virus ini, Pentagon, CIA, dan Parlemen Inggris harus menutup sistem email mereka;. Seperti yang dilakukan kebanyakan perusahaan besar dunia.
iloveyou
Worm ini menimpa file penting – file musik, file multimedia, dan banyak lagi – dengan salinan dirinya. Virus ini juga mengirim worm ke lima puluh orang pertama dalam daftar buku teman. Karena ditulis dalam Visual Basic Script dan dihubungkan dengan Buku Alamat Windows Outlook, worm ini hanya mempengaruhi komputer yang menjalankan sistem operasi Microsoft Windows.
2. Sobig.F – Kerugian $ 37.000.000.000
Sobig.F
Virus komputer ini menyebabkan kerugian miliaran dolar dengan mengulur-ulur atau benar-benar menabrak gateway Internet dan server email, sehingga tanpa ampun memperlambat akses internet global. Virus Ini dapat mengirim lebih dari satu juta salinan dari dirinya sendiri hanya dalam beberapa jam. Pada September 2003, virus ini telah diprogram untuk menonaktifkan dirinya sendiri. Dan akhirnya virus ini berhenti mengancam dunia dengan sendirinya.
1. MyDoom – Kerugian $ 38.000.000.000
Mydoom
Mulai menyerang tanggal 1 Februari 2004, virus ini membuat backdoor di OS. Pertama kali tanggal 1 itu mulai DDoS. Kedua, tanggal 12 Feb, virus ini berhenti menyebar dan mulai buat backdoors. MyDoom menyebar via email, selain itu selalu search di search engines, seperti Google mulai menerima jutaan permintaan pencarian dan bikin lambat sampai akhirnya crash. Gara-gara MyDoom, Senator US Chuck Schumer mengajukan pembuatan National Virus Response Center.
 
Nah, itulah 10 Virus Komputer Paling Merugikan Di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel 10 Virus Komputer Paling Merugikan Di Dunia

Sabtu, 22 Desember 2012

Virus Paling Mematikan di Dunia

Virus Paling Mematikan di Dunia



Virus Paling Mematikan di Dunia - Sepintas Anda mungkin menganggap gambar-gambar berikut sebagai sebuah karya seni modern, namun faktanya foto-foto ini sebenarnya menunjukkan beberapa virus paling mematikan yang ada di dunia. Termasuk diantaranya antrax dan ebola.
 
Gambar-gambar menakjubkan ini diambil oleh para fotografer sains di Eye of Science, Jerman, Mereka mengambil koleksi sampel dari Science Photo Library di London.
Kemudian, sampel tersebut diabadikan menggunakan teknologi fotografi terbaru yang memungkinkan setiap materi super kecil diperbesar hingga lebih dari 18 ribu kali.
 
Salah satu contohnya adalah foto virus yang menyebabkan wabah Black Death di Eropa sekitar tahun 1664-1665. Contoh lainnya adalah virus yang menyebabkan wabah SARS, yakni penyakit paru-paru fatal yang pertama kali merebak di China tahun 2002.
 
"Di masa lalu, gambar ini akan digunakan semata-mata untuk penelitian," ujar Mark Abbott dari Photo Library Science. 
 
"Beberapa gambar telah dibandingkan dengan karya seni dan bahkan direproduksi dalam buku-buku seni. Kami mendapat respon yang luar biasa. Itu benar-benar membantu untuk berbagi ilmu dengan masyarakat umum, terutama anak-anak."
 
Berikut ini adalah Virus Paling Mematikan di Dunia

Bakteri e-coli, diperbesar menjadi 17 ribu kali.

Virus polio ini diperbesar hingga 90 ribu kali.

Virus influenza, diperbesar hingga 230 ribu kali.

Virus SARS (berwarna merah), diperbesar hingga 56 ribu kali.

Virus ebola, diperbesar hingga 12.500 kali.

Virus cacar, diperbesar hingga 28.500 kali.

Bakteri meningitis, diperbesar hingga 33 ribu kali.

Streptococcus pneumoniae, menyebabkan penyakit pneumonia.

Bakteri Plague, penyebab wabah Black Death di Eropa pertengahan abad ke-14.

Bacillus anthracis bacteria, bakteri penyebab wabah antrax.

Bakteri tubercolosis, jika mencapai paru-paru akan menjadi fatal.

Borrelia burgdorferi, menyebabkan penyakit lyme pada manusia.
 
Nah, itulah beberapa Virus Paling Mematikan di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel Virus Paling Mematikan di Dunia