Tampilkan postingan dengan label media sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label media sosial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2013

Banyak Main Facebook Bisa Bikin "Sedih"

Pengguna Facebook cenderung merasa lebih buruk dan kurang puas terhadap diri sendiri seusai berinteraksi di jejaring sosial itu.

facebook,media sosialArmin Weigel/dpa/Corbis

Facebook mempermudah penggunanya menjalin hubungan dengan teman dan keluarga dengan menyediakan koneksi instan. Namun, apakah itu akan membuat bahagia seperti halnya hubungan antar-manusia di dunia nyata?

Ternyata belum tentu juga. Setidaknya, itulah hasil kesimpulan sebuah studi tim dari University of Michigan yang dilansir oleh The Next Web. Bahkan, menurut riset ini, pengguna Facebook cenderung merasa lebih buruk dan kurang puas terhadap diri sendiri seusai berinteraksi di jejaring sosial itu.

Studi ini dilakukan dengan mengirim survei secara berkala selama 14 hari ke 82 orang dewasa muda selaku subyek penelitian. Mereka diberi pertanyaan seputar pola penggunaan Facebook dan perasaan mereka terhadap diri sendiri.

Tim riset menemukan bahwa Facebook ternyata memiliki kecenderungan memperburuk moodpenggunanya. Ini tetap terjadi meskipun pengguna menganggap teman-temannya di Facebook bersikap suportif, juga tak dipengaruhi oleh seberapa besar jaringan pertemanan yang dimiliki.

Menurut komentar kesimpulan penelitian tersebut, di permukaan, Facebook memang menawarkan solusi instan untuk menghubungkan pengguna dengan orang lain.

Namun, dalam penelitian ini dicatat bahwa tak seperti interaksi di dunia nyata yang biasanya membuahkan efek positif terhadap perasaan seseorang terhadap diri sendiri, interaksi di Facebook kerap memberi dampak sebaliknya untuk para orang dewasa muda yang menjadi mayoritas demografi situs tersebut.

Hal negatif semacam ini tidak ditemukan dalam komunikasi tatap muka atau pembicaraan melalui telepon yang juga dieksplorasi oleh tim peneliti.

"Kami menganalisis banyak dimensi kepribadian dan perilaku, seperti misalnya frekuensi penggunaan Facebook. Tapi tak satu pun dari faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap hasil yang kami dapat. Semakin sering Anda mengakses Facebook, semakin turun pula mood Anda," ujar psikolog Ethan Kross yang memimpin penelitian, sebagaimana dikutip oleh LA Times.

Sangat luas

Penelitian oleh tim Universitas Michigan ini adalah salah satu riset mengenai Facebook, yang dilakukan selama rentang waktu tertentu. Aktivitas yang terjadi di jejaring sosial ini begitu banyaknya sehingga memunculkan fenomena yang banyak pula.

"Facebook dan jejaring sosial online lainnya memberikan cara interaksi yang baru dalam hubungan antar-manusia. Kita baru mulai menggali permukaannya saja soal bagaimana interaksi-interaksi tersebut bekerja dan memengaruhi kita," lanjut Kross.

Sebelum ini, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Personality and Social Psychology Bulletinmengungkapkan bahwa melihat profil diri sendiri bisa membuat seorang pengguna merasa positif terhadap dirinya.

Sementara itu, sebuah penelitian lain menemukan bahwa melihat-lihat profil dan aktivitas orang lain di Facebook bisa memicu perasaan iri dalam hati pengguna dan merusak anggapan mengenai citra dirinya sendiri. Orang-orang dengan kepercayaan diri rendah pun tak memperoleh manfaat dengan berusaha membikin citra positif di dunia online.

Lalu, apa persisnya aspek penggunaan Facebook yang menyebabkan mood penggunanya memburuk? Kross mengaku belum tahu. Yang jelas, penyebabnya bukan rasa kesepian, yang ditemukan tidak berhubungan dengan perasaan pengguna.

Jumat, 02 Agustus 2013

Grup Hacker Inilah yang Ditakuti Google "Vupen Security"




Perusahaan raksasa Internet Google terkenal memiliki browser Web Chrome yang sangat aman dari para peretas atau hacker.

Tapi, pada acara konferensi mengenai keamanan teknologi informasi di Vancouver, Kanada, sebuah tim hacker berhasil menemukan dua celah pada Google Chrome.

Itu menjadi pukulan berat bagi Google. Untuk pertama kalinya, Web buatan Google itu bertekuk lutut di hadapan peretas, seperti dilansir Forbes, Minggu 21 Juli 2013.

Adalah tim peretas asal Perancis, Vupen Security, yang berhasil membongkar sistem keamanan Google Chrome. Mangkir dari konferensi yang digelar Google, tim itu malah membongkar keamanan Chrome untuk memenangkan hadiah dari Hewlett-Packard TippingPoint.

Google pun mengiming-imingi hadiah uang sebesar US$60.000, setara Rp604 juta, kepada masing-masing dua peretas yang berhasil membongkar keamanan Chrome.

Sebagai timbal balik, Google ingin mengetahui cara kedua peretas itu membobol untuk kembali memperbaiki sistem keamanannya.

Tapi, Chaouki Bekrar, chief executive Vupen Security menegaskan tidak akan memberitahu Google tentang teknik rahasia dalam aksi pembobolan yang dilakukan.

"US$60.000 adalah sebuah pembodohan dari Google. Jika ditawari US$1 juta pun kami tidak akan membuka rahasia, tapi kami akan berbagi celah ini pada pelanggan-pelanggan kami," tegas Bekrar.

Selama ini, Vupen Security adalah perusahaan yang biasa membeberkan sebuah kelemahan dari sebuah browser kepada orang-orang yang berminat. Tentu dengan bayaran yang lumayan mahal.

Menuai kontra

Seorang analis Frost & Sullivan pernah mengatakan untuk mendapatkan rahasia keamanan dari browser, klien dari Vupen Security harus membayar US$100 ribu per tahun.

Nantinya, klien akan mendapat kesempatan belajar teknik-teknik pembobolan Microsoft Word, Adobe Reader, Google Android, iOS dan banyak lagi.

Tindakan Vupen Security mendapat banyak kritikan. Salah satu yang paling bersemangat adalah Chris Soghoian, aktivis privasi dari Open Society Foundations.

Dia mengatakan Vupen Security adalah perusahaan yang menjual peluru untuk cyberwar.

"Vupen adalah salah satu perusahaan yang terbuka mengenai pekerjaannya. Tapi, mereka tidak tahu malu! Dia menjual sesuatu yang buruk bagi dunia Internet," ujar Soghoian.

Tapi, Bekrar acuh tak acuh dengan kritikan-kritikan yang datang padanya. Bahkan, ia pernah membuat video ejekan yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang pernah dibobol sistem keamanannya.

"Kami tidak bekerja keras seperti yang dilakukan oleh staf keamanan di perusahaan yang membuat sistem keamanan dengan biaya milyaran dolar," kata Bekrar.

"Jika Anda pikir kami mau bergabung menjadi relawan di perusahaan, itu tidak mungkin. Kami lebih memilih menjadi relawan untuk tunawisma," tutup Bekrar.

Wah, jago banget nih orang jadi hacker yang ditakuti Google!!!!!

Kamis, 18 Juli 2013

Tujuh Acara Televisi Yang Mendapat Sanksi KPI Di Bulan Ramadhan


RAMADHAN sudah sampai setengahnya berjalan, berbagai persiapan menemui Hari Raya Idul Fitri sedikit-sedikit tengah dilakukan. Begitu juga dengan semua stasiun TV Indonesia, yang berlomba-lomba menampilkan program acara religi. Sayangnya, tidak semua acara memenuhi unsur yang disyaratkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

KPI telah melayangkan 7 surat teguran kepada tujuh acara televisi yang dinilai melanggar. Jika tidak ada perbaikan KPI akan bertindak tegas. Ketujuh acara tersebut adalah Waktunya Kita Sahur (TransTV), Kampung Sahur Bejo (RCTI), Sahur Bersama Srimulat (Indosiar), Ngabuburit (TransTV), Sabarrr Tingkat 2 (SCTV), John Lenong (Trans7) dan Inbox (SCTV).

“Sebenarnya teguran semacam ini tidak hanya berlaku saat Ramadan. Kami memantau sepanjang tahun. Tapi banyaknya acara komedi yang disiarkan langsung ini berpotensi membuat pelanggaran. Kalau stasiun TV mengacu pada pedoman penyiaran saya yakin bakal clean,” ujar Nina Mutmainnah Armando, Komisioner Bidang Isi dan Siaran KPI dalam Perskon Hasil Pantauan Konten Media Paruh Pertama Ramadan 1433 H, di Gedung Keminfo, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012).

Pelanggaran secara umum yang dilakukan adalah pelanggaran atas perlindungan pada orang dan/atau kelompok masyarakat tertentu.

“Melecehkan orang dengan kondisi fisik tertentu atau orang dengan orientasi seks dan identitas gender tertentu atau pekerjaan tertentu. Ini bahkan dilakukan berulang-ulang,” kata Nina.

Nina menambahkan, sejak 3 Agustus 2012, KPI sudah menjatuhkan 43 sanksi administratif kepada lembaga penyiaran. Sanksi itu berupa 32 teguran pertama, 5 sanksi teguran kedua, 5 penghentian sementara, dan 1 pembatasan durasi.

KPI: “Tayangan Ramadhan Harus Tingkatkan Ketakwaan Bukan Penuh Ketawaan”


Maraknya tayangan-tayangan tidak bermutu di bulan Ramadhan terutama yang hanya menampilkan lawakan serta sosok kebanci-bancian dan jauh dari konteks bulan suci Ramadhan, disikapi serius oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Bagi KPI pelanggaran yang sering dilakukan stasiun-stasiun televisi dalam program Ramadhan, tidak bisa lagi ditolerir dan sudah harus ada perbaikan total. Jika selama ini pihak stasiun televisi selalu membela diri bahwa peringatan terhadap acara Ramadhan yang mereka buat sering terlambat, namun kali ini KPI sudah setahun sebelumnya sudah mewanti-wanti agar tayangan acara Ramadhan pada tahun berikutnya harus sesuai dengan konteksnya.

“Kami menghimbau terutama kepada lembaga penyiaran sejak jauh-jauh hari, kalau dulu mungkin baru sebulan atau beberapa hari jelang Ramadhan kita panggil mereka tapi mulai tahun ini sudah dari Januari lalu kita mengingatkan bahwa tayangan Ramadhan tidak boleh seperti yang sudah-sudah bahkan sejak selesai Ramadhan tahun lalu kami juga sudah mengingatkan agar tayangan Ramadhan tahun depan bisa lebih baik tidak isinya ketawa-ketawa, tidak mengumbar pornografi,” ujar komisioner KPI, Azimah Subagyo kepada Islampos.com Sabtu lalu usai acara uji publik calon komisioner KPI periode 2013-2016 yang diselenggarakan oleh MTSI (Masyarakat Televisi Sehat Indonesia).

Lebih lanjut Azimah menjelaskan bahwa untuk tahun ini, evalusi tayangan Ramadhan akan dilakukan sejak 10 hari pertama bulan suci berjalan. Dan KPI akan mengevaluasi total semua tayangan Ramadhan yang disiarkan oleh pihak stasiun televisi. Jika masih ada pelanggaran maka pihak KPI akan menegur keras.
Selain itu, fakta menarik yang dijelaskan oleh Azimah bahwa pada jam sahur adanya peningkatan 50 persen penonton anak-anak. “Untuk masalah ini, kami menghimbau kepada pihak stasiun televisi agar tidak ada tayangan dewasa di waktu sahur dan ini bagian dari perlindungan anak yang dilakukan KPI,” tegas Azimah, yang periode kali ini mencalonkan kembali untuk masuk menjadi komisioner KPI.

Azimah juga mengingatkan agar lembaga-lembaga penyiaran bisa menghormati bulan suci Ramadhan dalam acara-acara yang mereka buat. “Bulam Ramadhan sudah selayaknya stasiun televisi dalam acaranya bisa meningkatkan ketakwaan bukan malah membuat acara yang penuh ketawa-ketawaan,” pungkas Azimah.

 azimah

Kamis, 04 Juli 2013

Google Diminta Jangan Hanya Manfaatkan Indonesia


Google diminta membuka diri dan tidak hanya memanfaatkan Indonesia sebagai pasar, melainkan juga memberikan kontribusinya secara nyata terhadap komunitas internet di Tanah Air.

Henry K. Sumartono, Ketua Umum Klik Indonesia, mengatakan sebagai perusahaan ads network yang berbasis di Indonesia, paling tidak 10 persen PPN dari semua penghasilan iklan yang didapat Google seharusnya wajib diberlakukan oleh pemerintah.

"Di luar itu, harusnya Google juga memberikan kontribusi tanpa pamrih lainnya dalam berbagai bentuk, mengingat Indonesia saat ini menduduki peringkat ke 4 atau 5 sebagai pengakses Google," ujarnya,.

KlikIndonesia mengaku siap bicara dengan Google untuk menjembatani berbagai hal yang diperlukan agar raksasa mesin pencari itu juga bisa dianggap sebagai bagian dari Industri internet lokal Indonesia.

KlikIndonesia, klaim Henry, sangat mengerti tatanan industri yang terjadi di Indonesia dan memahami mengenai hal-hal yang merugikan dan menguntungkan bagi Google. Yang kita butuhkan, tambahnya, adalah kemauan berteman.

Pernyataan Henry tersebut sebagai tanggapan atas keberatan Google Indonesia untuk menempatkan server dan datacenter di Indonesia.

Google Indonesia malah mempertanyakan benefit apa yang didapatnya bila menempatkan server dan datacenter di Indonesia.

"Benefitnya apa?" demikian diungkapkan Country Manager Google Indonesia Rudy Ramawi saat dikonfirmasi mengenai apakah Google akan menempatkan server dan datacenter di Indonesia, Rabu (3/7).
Hal tersebut betolak belakang dengan ketentuan pemerintah yang mewajibkan penyelenggara sistem elektronik untuk menempatkan data center di wilayah Indonesia seperti diatur dalam PP No. 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Henry melanjutkan kalau dihitung secara cost efficiency, mungkin memang benar Google berkata demikian.
"Bahkan, kalau pun Google menempatkan servernya disini sekalipun, manfaat yang Indonesia dapat juga sangat kecil dibandingkan pendapatan yang Google dapat dari eyeballs Indonesia. Mungkin sekarang perlu ditanya kembali ke Google, dari pendapatan yang didapatnya, berapa persen yang siap dikembalikan ke Indonesia dan dalam bentuk apa?" tambahnya.

Eyeballs adalah pageview yang Google dapatkan setiap user Indonesia mengakses Google.

Inilah Alasan Remaja Yang Gemar Media Sosial


TEMPO.CO, Media sosial telah menjadi bagian dari pengalaman tumbuh dewasa para remaja. Remaja di seluruh dunia begitu lekat dengan media sosial. Mereka terus berkomunikasi lewat media sosial, bahkan pada saat makan dan berjalan. Waktu yang dihabiskan untuk media sosial seringkali lebih banyak dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan untuk belajar atau berkumpul bersama keluarga. Berbagai hal menjadi alasan media sosial begitu mampu menarik bagi para remaja. Peg Streep, seorang pemerhati tren digital dan remaja, menuliskan empat alasan utama remaja menjadi maniak media sosial, seperti dilansir dalam situs Psychology Today.

Mendapatkan perhatian
Hasil penelitian dari Pew Research Center Study, AS, menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berbagi informasi di sosial media. Berbagai informasi menjadi kunci bagi mereka untuk mendapatkan perhatian bagi diri mereka sendiri. Mereka seringkali mengeluhkan tentang oversharing yang dilakukan pengguna media sosial ain. Padahal, mereka sendiri juga terjebak di dalamnya. Mereka berbagi begitu banyak hal (bahkan yang bersifat pribadi) di dalam media sosial.

Meminta pendapat
Remaja seringkali meminta pendapat dan persetujuan rekan-rekannya untuk memutuskan sesuatu. Itu wajar jika di dunia nyata. Namun, dengan adanya media sosial, mereka menjadi meminta pendapat untuk hal yang tidak penting. Contohnya, mereka akan semakin sering menggunggah foto untuk sekadar melihat bagaimana komentar rekan-rekannya. Semakin banyak pujian atau sekadar “Like” di Facebook akan membuat mereka merasa populer. Dengan kata lain, media sosial menjadi indikator kepopuleran meraka. Ada "kepuasan intrinsik" pada remaja jika mereka populer di media sosial. Bukan hanya lewat foto, remaja seringkali menulis status yang berisikan permintaan saran pada rekan-rekan mereka. Dan, lagi-lagi, ini bukanlah hal yang penting untuk dibagi.

Menumbuhkan citra
Media sosial tidak akan mampu mendeskripsikan pribadi seorang pengguna secara utuh. Oleh sebab itu, remaja menjadikan media sosial sebagai penumbuh citra positif mereka. Remaja akan cenderung memberikan kesan yang baik saat di media sosial. Mereka berharap orang lain melihat mereka seperti apa yang mereka harapkan.

Kecanduan
Media sosial membuat remaja kecanduan. Mereka akan sulit mengalihkan pandang dari situ. Mereka "terjebak" dalam lingkaran drama media sosial. Meskipun mereka terus mengeluh tentang "drama" dalam media sosial, kenyataannya mereka juga pelaku drama tersebut.

Rabu, 03 Juli 2013

Islam, Agama Masa Depan di Negara Ini

Muslim London shalat Jumat di mesjid Spitalfields

Walaupun Muslim Inggris dihujani hujatan dan kecaman pasca penusukan tentara oleh ekstremis di Woolwich pekan lalu, namun tidak bisa dipungkiri jumlah pemeluk Islam di negara itu kian meningkat.

Daily Mail memberitakan, dalam sensus tahun 2011 dikatakan bahwa umat Islam di Inggris meningkat dari tiga persen menjadi 4,8 persen atau sekitar 2,7 juta orang. Kebanyakan dari mereka adalah Muslim usia muda, di bawah 25 tahun.

Sebaliknya, pemeluk Kristen di negara mayoritas Kristen Anglikan ini mengalami menurunan drastis dalam satu dekade terakhir. Jumlah populasinya menyusut dari 71,7 persen menjadi 59,3 persen atau 33,2 juta orang, dengan seperempat pemeluk berusia lanjut, mendekati 80 tahun.

Selain itu, penurunan jumlah umat Kristen juga disebabkan oleh semakin sedikitnya jemaah yang menghadiri Misa Minggu di gereja.

Ini terbukti dari tiga foto yang coba dibandingkan oleh Daily Mail, yaitu foto Gereja St Mary, Gereja St George in the East dan Mesjid Spitalfields. Ketiganya berlokasi di bagian Timur London.

Dalam foto pertama, jemaat Gereja St Mary, jemaah hanya sekitar 20 orang. Kebanyakan adalah orang tua. Banyak kursi kosong yang tidak terisi. Padahal, gereja yang telah dibuka sejak Oktober 1849 ini bisa menampung hingga 1.000 orang.

Misa di Gereja  St Mary, London

Foto kedua, Jemaat gereja St George in the East terlihat hanya berjumlah 12 orang pada Misa Minggu.

Misa di Gereja St George in the East di London, Inggris

Sementara gambar kedua yang diambil pada waktu shalat Jumat, terlihat masjid Spitalfields penuh sesak. Bahkan jemaah sampai meluber hingga ke jalan-jalan. Ini dikarenakan kapasitas mesjid tersebut hanya 100 orang.

Muslim London shalat Jumat di mesjid Mesjid Spitalfields

Berdasarkan kenyataan ini, Daily Mail memperkirakan bahwa Islam akan segera menjadi agama dominan di masa depan Inggris.

"Diperkirakan dalam waktu hanya 20 tahun, akan ada lebih banyak Muslim aktif di negara ini ketimbang mereka yang datang ke gereja. Ini pemikiran yang bahkan tidak terbayangkan setengah abad lalu," tulis Daily Mail.

Pertama Kali, Stasiun TV Inggris Akan Siarkan Azan

Media memperkirakan Islam akan menjadi agama dominan di Inggris. [Foto ilustrasi]

VIVAnews - Channel 4 akan menjadi stasiun TV mainstream pertama yang akan menyiarkan azan Subuh di Inggris. Langkah ini dilakukan demi memfasilitasi kelompok minoritas Muslim selama Ramadan, namun tidak semua orang puas dengan keputusan ini.

Diberitakan DailyMail, azan Subuh akan mulai ditayangkan selama 30 hari di Channel 4 minggu depan, tanggal 9 Juli, hari pertama Ramadan di Inggris. Kepala pemrograman stasiun TV ini, Ralph Lee mengatakan ini untuk memudahkan 2,8 juta Muslim Inggris untuk beribadah di bulan Ramadan.

Stasiun TV ini hanya akan menayangkan azan Subuh sekitar pukul 3 pagi. Lee mengatakan, hal ini telah dikonsultasikan sebelumnya oleh para ulama di Inggris. Muadzin adalah Hassen Rasool, musisi Muslim yang terkenal akan keindahan suaranya dalam melantunkan ayat Al-Quran.

Selain untuk panggilan shalat, kata Lee, panggilan azan diharapkan bisa mengubah prasangka atas Islam, apalagi setelah pembunuhan tentara di Woolwich oleh seorang radikal beberapa waktu lalu.

"Panggilan untuk shalat ini untuk menyerukan Muslim melakukan ibadah di saat-saat hening, diharapkan juga, hal ini membuat para penonton lainnya duduk mendengarkan dan menyadari adanya saat-saat seperti ini (shalat Subuh)," kata Lee.

Langkah ini menuai kritik dari kelompok-kelompok sayap kanan di Inggris, salah satunya adalah British First, yang mengklaim sebagai gerakan politik patriot Inggris. Dalam akun Twitternya mereka menyerukan boikot dan mengatakan, "Bersiaplah untuk program TV yang mendukung Islam selama selama sebulan di Channel 4."

Namun Lee bergeming. Dia mengatakan, azan ini adalah bentuk dukungan Channel 4 pada kelompok agama minoritas di Inggris.
"Tidak heran Channel 4 akan dikritik karena berfokus pada agama minoritas, tapi itulah yang kami lakukan, yaitu memberikan ruang alternatif dan suara bagi mereka yang kurang terwakili," kata Lee.

Sebelumnya,  Daily Mail memperkirakan bahwa Islam akan segera menjadi agama dominan di masa depan Inggris.
"Diperkirakan dalam waktu hanya 20 tahun, akan ada lebih banyak Muslim aktif di negara ini ketimbang mereka yang datang ke gereja. Ini pemikiran yang bahkan tidak terbayangkan setengah abad lalu," tulis Daily Mail.

Ini Cara Berciuman Lewat Email


Tidak bisa dipungkiri, semakin canggih teknologi yang ada sekarang membuat kita semakin tidak sensitif untuk beberapa hal, termasuk di dalamnya tentang cinta dan romantisme.

Kalau jaman dulu, mengirim surat cinta terasa begitu personal. Ada perasaan menunggu balasan dari si dia dengan hati yang berdebar-debar. Kalau sekarang, cara ini tentu sudah out of date ya, Ladies? Terlebih dengan adanya teknologi seperti SMS, BBM hingga Skype, mau pacaran jarak jauh pun oke-oke saja.

Namun, sepertinya ini tidak menyurutkan niat dari brand ternama Burberry. Dengan kolaborasinya bersama Google, fashion house dari Inggris ini memperkenalkan sebuah fungsi baru yang dilengkapi dengan ciuman nyata melalui email. Nah, kok bisa? Lewat email tapi ciumannya nyata?

Christopher Bailey selaku Creative Director dari brand ini mengatakan bahwa project Burberry Kisses ini dimulai dengan sebuah passion untuk memberikan sentuhan yang sedikit heart and soul pada teknologi. Ini juga dikatakan guna untuk menyatukan seluruh 'keluarga' Burberry di seluruh dunia.

Pencipta teknologi ciuman email ini sudah mengembangkan teknologi kisses recognition, jadi Anda bisa mengirimkan pesan romantis ke seluruh dunia.

Teknologi ini tersedia untuk Anda yang memiliki perangkat dengan layar sentuh dan webcam. Dengan begini, Anda bisa memberikan sentuhan personal yang lebih di dunia digital. Ready to try?

Selasa, 02 Juli 2013

Kerap Memanasi Narasumber, TV One Jadi Sorotan Menteri Agama

tv one

MENTERI Agama Suryadarma Ali turut mengomentari insiden penyiraman Munarman kepada Thamrin Amal Tomagola dalam acara “Apa Kabar Pagi” di TV One. Dia menyoroti sikap presenter TV One yang tak ubahnya seorang penyidik.

“Saya lihat ini sukses Tv One. Karena memang sekarang ini ada kecenderungan membangun talkshow-talkshow dengan metode konflik itu. Kadang-kadang presenter itu melebihi dari pembahas,” jelasnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Menurutnya, Munarman adalah sosok idealis tapi tetap tampil dengan memperlihatkan fakta-fakta. Sedangkan Tamrin Tamagola adalah cendekiawan yang kurang bisa mengontrol diri. Akhirnya terjadilah insiden siram air dari Munarman.
“Ini harus menjadi koreksi bagi seluruhnya,” katanya.

Kasus Munarman dengan Thamrin, kata Suryadharma, tidak lepas dari berbagai kepentingan Tv One. Media pimpinan Karni Ilyas itu dinilai membangun dialog panas dengan menggunakan metode konflik.
“Semakin tajam konflik dalam dialog itu, semakin sukses dialog itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menghimbau Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melakukan evaluasi dialog tersebut.

“Iya harus bergerak begitu. Kalau bicara jujur, semuanya harus mengoreksi,” kata Suryadharma.

Media, Demokrasi, Dan Mekanisme Sistem Dajjal

Media dan Demokrasi_5

“Akibat cara kerja sistem Dajjal, sudah pasti banyak orang yang menderita dan diperbudak olehnya, tetapi mereka tidak menyadari apa penyebab penderitaan ataupun bagaimana hakikat penjara yang mengungkung mereka. Sebagai hasil dari pengkondisian, mereka terus berperan aktif dan terkadang berperang penting dalam menjalankan sistem yang tanpa mereka sadari merupakan sumber kesakitan dan dinding penjara maya bagi diri mereka sendiri”

Ucapan di atas penulis kutip dari tulisan Syekh Ahmad Thompson, dalam buku fenomenalnya berjudul Dajjal The Anti Christ. Buku tersebut menjelaskan secara baik lagi rinci mengenai konspirasi Freemason dalam menaklukan dunia lewat hal-hal yang tidak kita fikirkan sama sekali. Bisa dikata, inilah curhatan Syekh Ahmad Thompson yang memang hidup di negeri masonik, Inggris, dan melihat ketelanjangan begitu rupa mengenai bobroknya sistem sekular.

Dalam bukunya itu, ia menjelaskan bahwa sejak hampir satu abad yang lalu dunia makin hari makin membentuk dirinya menjadi sebuah Sistem Kafir yang lebih cocok disebut sebagai Sistem Dajjal.
Syekh Ahmad Thomson berkeyakinan bahwa dewasa ini Dajjal sebagai gejala sosial budaya global dan kekuatan gaib yang tidak tampak kasat mata sudah mewujud. Tinggal Dajjal sang individu atau oknum yang belum muncul. Seluruh nilai-nilai yang berlaku dalam sistem Dajjal secara diameteral pun bertentangan dengan nilai-nilai Sistem Kenabian. Sebab sistem Dajjal mutlak berisi nilai-nilai kekafiran, sedangkan sistem Kenabian mengandung nilai-nilai keimanan.

Media Kafir dan Cara Kerja Sistem Dajjal
Salah satu yang menjadi isu penting dalam buku yang sudah tidak dicetak lagi itu adalah media. Kata Syekh Ahmad Thompson, pada dasarnya para pengusung sistem Dajjal adalah orang-orang yang mengendalikan media untuk bisa terus menciptakan ilusi apapun sekehendak mereka. Maka siapapun yang mempercayai peristiwa di media-media massa, sejatinya kata Syekh Ahmad Thompson, justru mereka tidak mengetahui masalah yang sebenarnya.

Jika kita flash back ke bangsa kita, maka akan kita dapatkan bahwa secara bertubi-tubi Indonesia ditimpa “bencana” dan kasus yang datang silih berganti. Mata kita pun diajak untuk tidak dari lepas layar kaca mulai Skandal Bank Century, Mafia Pajak Gayus, Korupsi Mantan Menpora, Anas Urbangingrum, LHI, Djoko Susilo, dan serentetan kasus lainnya tidak putus-putus.

Dengan memunculkan serangkaian kasus ini, sebenarnya kita sedang digiring untuk berlelah mata dan pikiran hingga melupakan esensi utama dalam permasalahan ini. Kita diajak untuk hanya –sekali lagi hanya- memperbincangkan kasus, namun dijauhkan pada aksi dan tindakan nyata meretas masalah.

Ketika kita, sebagai umat Islam melontaran wacana untuk kembali ke hukum Allah sebagai pintu keluar dari drama problematika ini. Maka pada saat itu pula, cara kerja Sistem Dajjal akan beraksi, dimana sebisa mungkin peluang perbincangan itu akan ditutup. (Pembicara) Islam hanya akan ditampilkan seorang diri, sedangkan pembicara yang mengusung ide Sistem Dajjal berupa sekularisme akan dihadirkan sebanyak-banyaknya untuk menenggelamkan suara Islam.

Pada gilirannya, untuk mengalihkan masyarakat dari isu kembali kepada Islam sebagai jalan solusi, maka perangkat Sistem Dajjal pun akan memunculkan masalah baru, kasus baru, dan isu baru. Ketika Islam tampil, maka mereka buru-buru memberondong dengan kata: ‘Radikal’, ‘Fundamentalis’, ‘Tidak realistis’, bahkan ‘Tidak aplikatif diterapkan dalam sistem Kebhinekaan’.

Kita memang sekarang sedang digiring untuk mengikuti pola pikir mereka, dan di saat bersamaan mereka sedang melakukan aksi-aksi lain mengantar kita kepada pola pikir yang murni demokratis.
Selain itu menggilir berbagai kasus secara beruntutan akan menyuburkan para analis-analis sekular dari Australia dan Amerika untuk mendekatkan masyarakat dengan sistem anti Tuhan. Kita digiring hanya untuk memperbicangkan masalah, menjadi pembicara, analis, pengamat, dan pencermat tapi minus solusi, terlebih solusi Islami.

Dua buah mata pun sehari-harinya diisi oleh perdebatan, chaos, konflik, tanpa diinisiasi mencari jalan keluar persoalan. Bahkan ada sebuah acara yang menghadirkan para hukum ternama, uniknya tidak ada solusi berarti dari para tokoh yang katanya paling mengerti hukum itu. Tidak jarang acara itu hanya berujung pada perdebatan dan masyarakat kembali dibingungkan.

Maka itu, kita dapat melihat bahwa pada sistem media saat ini semakin banyak acara-acara diskusi dari mulai pagi, siang, sore hingga ketemu pagi kembali. Bahkan melibatkan begitu banyak manusia. Semuanya serempak berbicara rumus-rumus dunia dan kita lupa apa yang sedang terjadi.

“Siapapun yang mempercayai peristiwa-peristiwa menurut media massa kafir, mustahil bisa mengetahui masalah yang sebenarnya,” kata Syekh Ahmad Thompson.

Yang kedua, hadirnya kasus ini seakan-akan lahir untuk mempertebal keyakinan masyarakat kepada demokrasi. Apa hubungannya? Bukankah citra demokrasi akan semakin bobrok dengan banyak kejadian ini? Kenyataannya, justru sebaliknya, warna demokrasi semakin terang menyala. Masyarakat digiring untuk semakin yakin bahwa Negara kita belum sepenuhnya demokratis.

Akhirnya dari akumulasi dari itu semua, maka Sistem Dajjal akan melahirkan berbagai lapisan untuk mengerahkan keyakinan masyarakat tentang demokrasi. Muncullah KPK, Satgas Mafia Hukum, dan produk-produk pelaksana hukum buatan manusia lainnya yang tidak akan menyentuh akar persoalan. Semua elemen ini diciptakan untuk menarik kembali minat masyarakat kepada ide bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat itu.
Padahal cara kerja lembaga-lembaga ini sangat dikontrol oleh penampuk kebijakan. Ia tidak serta merta akan menjamin perubahan. Lihatlah nasib KPK saat ini. Apa yang bisa kita harapkan dari lembaga yang tebang pilih dalam menyelesaikan kasus itu? Lihatlah pula Mahkamah Konstitusi yang ‘bertikai’ dengan partai penguasa.

Maka bagi Sistem Dajjal, mudah saja untuk menarik harapan masyarakat kembali tentang ilusinya tentang demokrasi, yakni menguatkan lembaga-lembaga tersebut ketika kondisi negara mulai genting hingga kemudian ada pemikiran bahwa di zaman reformasi ini, ide Demokrasi pun masih lebih baik ketimbang orde baru.

“Salah satu dalih yang sering dikemukakan politisi kafir, jika sistem kafir yaitu Sistem Dajjal dihujat adalah bahwa sistem ini mungkin tidak sempurna tapi masih lebih baik dari anarki,” kata Syekh Ahmad Thompson.
Kasus ini sama dengan kejadian agar para pekerja setia pada kapitalisme perusahaan. Untuk menutupi ketakutan para perkerjanya, maka perusahaan dalam basis sistem Dajjal akan memback-up pekerjanya dengan segala fasilitas agar mereka tetap bertahan disana, atau minimal terus loyal kepada kapitalisme dan materialisme.

“Sekecil apapun rasa aman pada pekerjaan, akan diluluhkan oleh pemberlakukan tawaran kontrak kerja jangka pendek dan ancaman PHK, dan ketakutan ini dijadikan sarana untuk menumbuhkan semangat kerja,” ujar Syekh Ahmad Thompson.

Ironisnya, umat Islam kini berbondong-bondong terperangkap pada jaring ini. Terperangkap cara kerja Sistem Dajjal yang berjalan dengan baik dan sempurna. Sebagian umat Islam meminta umat Islam lainnya untuk tidak berdiam diri (baca: ikut di parlemen). Bagi mereka diam adalah mati dan ramai-ramai menduduki kursi kuasa gengsi adalah keniscayaan. Padahal inilah yang memang diinginkan The New World 
Order dimana Umat Islam akan bertarung di panggung yang memang mereka ciptakan. Sebab bermain di kandang akan semakin mudah untuk menaklukkan sembari merekayasa lawan. Tak jarang kita lihat terkikisnya iman beberapa petinggi muslim yang masuk karena politik parlemen lewat kasus-kasus korupsi dan amoral.

“Kenyataan yang langgeng ini menandakan tidak saja tingginya kesangkilan para freemason, tapi juga menandakan betapa tingginya derajat pengendalian mereka atas rakyat banyak. Mungkin big brother tidak sedang mengawasi anda, tapi yang pasti dia sedang memprogram dan mengkondisikan anda.” tandas Syekh Ahmad Thompson.

Menyulap Penjahat Menjadi Malaikat
Selain itu, salah satu trik ampuh yang juga dilakukan sistem Dajjal adalah mengubah penjahat menjadi “malaikat” lewat jalur media. Mereka dengan begitu mudah merekayasa empedu menjadi madu. Trik inilah diperkenalkan oleh founding father dunia marketing, Edward Bernays. Ya tokoh Yahudi sekaligus kemenakan langsung Sigmund Freud.

Ia menunjukkan (lebih tepatnya mengajari) bagaimana caranya perusahaan bisa membuat orang-orang ingin hal-hal yang sebenarnya mereka tidak perlu dengan cara sistematis lewat keinginan sadar mereka. Persis seperti saat kita gajian dan kita seakan terhipnotis untuk membeli produk yang sebenarnya tidak kita perlukan.

Bukti keberhasilan mind control Bernays adalah kampanye rokok perempuan di tahun 1920-an. Saat itu, Bernays berhasil membantu industri mengatasi salah satu tabu sosial terbesar masyarakat Amerika kala itu, yakni larangan perempuan merokok di depan publik. Dengan “cantiknya”, Bernays menampilkan seorang wanita muda sedang memegang rokok. Leawat teknik pemintalan kata-kata dan gambar film tentang ratusan wanita yang sedang merokok, maka sontak saja penjualan rokok di Amerika melambung tinggi dan para wanita pun seolah tersihir untuk merokok.

Maka itu Bernays pernah berkata dalam bukunya Propaganda, yakni “Kalau kita mengerti mekanisme dan motif-motif pikiran kelompok tertentu, kini mungkinlah untuk mengontrol dan mengarahkan massa menurut keinginan kita tanpa mereka mengetahuinya,”

Bernays memang memiliki track record mengendalikan opini politik publik. Peningkatan pesat Partai Nazi di Jerman tidak lain adalah hasil dari cara-cara marketing “brilian” Bernays. Ketika tokoh Nazi Joseph Goebbels meninggal, para aparat menemukan buku Propaganda karya Bernays di kamarnya. Bernays sendiri mendadak kaya raya. Berkat temuannya itu ia naik daun menjadi konsultan berbagai perusahaan besar Amerika.

Dalam negeri ini, kita masih ingat bagaimana SBY pernah naik daun setelah dipecat sebagai tampuk Menteri di rezim Mega. Keran simpati masyarakat pun mulai mengalir dan sedikit banyak mengantarkannya ke kursi Presiden RI tahun 2004.

Hal ini pula yang pernah terjadi pada naiknya Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden tahun 1999. Dilihat dari berbagai sisi, sebenarnya tokoh ini tidak terlalu istimewa. Bahkan, Gus Dur pernah menjadi anggota MPR dari Golkar, ketika Soeharto masih dekat dengan Moerdani CS. Masih banyak tokoh yang lebih baik dari Gus Dur. Namun kepentingan asing yang sangat bertumpu kepada Gus Dur, mengingat Gus Dur terbuka pada ide liberalisasi, membawanya dapat melenggang mengungguli rival lainnya.

Begitu juga rekayasa citra Obama di Indonesia, yang hanya mengucapkan “nasi goreng dan bakso” publik pun tersihir. Obama pun diundang bicara tentang masa kecilnya, dan segenap pandangan kita terhadap aktor Zionis itu ikut memudar meski Invasi Obama terhadap negeri-negeri muslim masih berlangsung hingga kini.
Dan jangan aneh bisa para koruptor yang kini dihujat bisa sekejap mata menjadi pahlawan. Hanya dengan satu cara: membuka aib-aib kawan-kawannya, dan kita kembali terjebak pada diskusi-diskusi.

Terapkan Islam Seluruhnya Atau Tidak Sama Sekali
Maka itu, salah satu cara untuk mengenyahkan Sistem Dajjal adalah sebuah komitmen dalam diri umat muslim untuk menerima Islam sepenuhnya atau tidak sama sekali. Sebab komitmen ini akan sangat menakutkan bagi penampuk Sistem Dajjal. Inilah yang pernah terjadi kepada Sayyid Quthb. ‘Pembunuhan’
Sayyid Quthb adalah cara terakhir yang dilakukan Barat karena tidak juga berhasil merobah pola pikir Asy Syahid meski sudah digoda berkali-kali, dengan jalan kekuasaan, pendidikan, sampai wanita. Namun apa dampak dari itu semua? Semangat militansi untuk kembali kepada Islam yang sesungguhnya menjadi sangat besar pasca buku-buku Sayyid Quthb diterbitkan seusai kematiannya.

Oleh karenanya, benturan Islam vis a vis Sistem Dajjal belum akan usai. Islam akan terus dirongrong oleh media sistem Dajjal lewat berbagai arah. Pertama, Islam akan disudutkan sebagai agama teroris dan bukan bagian dari solusi. Kedua, Islam akan dilihat dari tindak-tanduk keburukan akhlak yang diciptakan oleh oknum-oknum Islam itu sendiri.

Hal ini lah yang pernah disinggung Sayyid Quthb, ketika Barat tidak fair dalam melihat Islam. Ketika Islam diperintahkan oleh Barat menyelesaikan masalah-masalah yang justru diciptakan oleh Demokrasi, Sosialisme, dan Kapitalisme. Oleh karenanya, dalam Bab Ambil Islam Seluruhnya atau tidak sama sekali dalam buku Dirosah Islamiyah-nya, Sayyid Quthb menulis,

“Tetapi yang aneh setelah itu, adalah bahwa Islam banyak sekali diminta pendapatnya mengenai persoalan-persoalan itu. Islam diminta untuk mengemukakan penyelesaiannya. Jadi tidak logis dan juga tidak adil, kalau dari suatu sistem tertentu diminta menyelesaikan dari masalah-masalah yang tidak ditimbulkannya sendiri, tetapi ditimbulkan oleh sistem lain yang berbeda watak dan metodenya dari sistem itu.”

Atas tantangan Barat itu, dengan pintarnya Sayyid Quthb membalas,
“Laksanakan Islam sebagai suatu keseluruhan dalam sistem hukum pemerintahan, dalam dasar perundang-undangan, dan dalam prinsip-prinsip pendidikan. Baru setelah itu kita dapat melihat apakah masalah-masalah yang ditanyakan itu masih ada dalam masyarakat atau hilang dengan sendirinya.”

Akhirnya semua ini seperti lagu masonik The Beatles yang berjudul Across the Universe, dimana John Lennon berkata, “Nothing Gonna Changes My Wolrd.” Ya tidak ada yang boleh merubah Sistem Dajjal dan media mereka akan terus bergerak sesuai tata kerjanya: penuh rekayasa dan manipulasi.

“Kita harus berusaha agar opini umum tidak mengetahui permasalahan sebenarnya. Kita harus menghambat segala yang mengetengahkan buah pikiran yang benar. Hal itu bisa dilakukan dengan memuat berita lain yang menarik di surat kabar. Agen-agen kita yang menangani sektor penerbitan akan mampu mengumpulkan berita semacam itu.” Protokol of Zion ke 13.

Minggu, 30 Juni 2013

6 Penyebab Windows PC Kamu Muncul BlueScreen

BlueScreen atau BlueScreen of Death (BSOD) adalah layar kesalahan (error) yang ditampilkan oleh sistem operasi microsoft windows pada saat komputer mengalami gangguan yang kritis dan tidak dapat dipulihkan sehingga komputer mengalami crash.


BlueScreen of Death (BSOD)

Terjadinya blue screen pada layar monitor bermacam-macam modelnya. Ada yang ketika kita menyalakan komputer langsung muncul blue screen , sebelum booting windows kemudian komputer restart. Ada yang ketika kita menjalankan aplikasi-aplikasi tertntu tiba-tiba blue screen muncul dan komputer langsung berhenti dengan menampakan kode pada layar monitor.

Adapun penyebabkan terjadinya blue screen of death (BSOD) disebabkan faktor-faktor sebagai berikut:

1. Error Ram
Blue screen yang disebabkan karena eror Ram sangat umum dan paling gampang untuk dipahami. Gejala yang ditimbulkan oleh Eror Ram biasanya pada saat kita menjalankan aplikasi yang berat komputer tiba-tiba muncul blue screen dan komputer langsung blank total. Atau pada saat kita instalasi komputer kita dengan windows yang baru, blue screen muncul sebelum instalasi selesai. Adapun kode blue screen code bisa lihat pada halaman ini.

2. Bad Sector Hard Disk Drive
Blue Screen kode yang disebabka oleh karena bad sector hardisk drive ada kemiripan dengan Eror memory. Biasanya gejalanya pada sistem windows sangat lambat bila menjalankan aplikasi atau program. Disamping itu, hardisk drive akan berbunyi seperti suara mengerak yang disebabkan oleh gesekan piringan Disk dalam hardisk itu sendiri.

3. Kabel konektor pada hardisk
Terlalu sering membongkar pasang kabel hardisk bisa menyebabkan kualitas transfer data melalui kabel data bisa terhambat. Ini disebabkan karena kabel hardisk memiliki tingkat eror yang rawan. 4. Power Supply Eror Eror pada power suply juga bisa menyebabkan blue screen komputer.

5. Akibat Over Clocking
Kebanyakan para gemer mungkin paham dengan yang satu ini. Overclock merupakan pengoptimalan dari kerja komputer standar ke kinerja yang lebih tinggi / meningkatkan performa komputer. Jika salah satu komponent tidak mendukung dengan upaya over clocking, kemungkinan salah satu komponent tidak bisa bekerja sesuai dengan hitungan matematika. Jika penyebab dikarenakan oleh over clock, maka menu bios harus kita reset/ mengembalikan setingan ke keadaan standard. hal ini akan lebih aman untuk jangka panjang komputer yang kita pakai.

6. Motherboard Eror
Moterboard yang sudah tidak normal juga bisa menyebabkan komputer blue scree death. Untuk mengecek kode, anda bisa search dengan keyword "Motherboard blue screen death code" semoga membantu..

Jumat, 28 Juni 2013

Ini Dia Berbagai Jenis Ibu Yang Ada Di Social Media


Social media merupakan salah satu wadah berkumpulnya siapapun Anda dan menjadi salah satu lahan yang bagus untuk membaca karakter suatu kelompok maupun perorangan. Penggunanya tak hanya yang muda, namun juga ada yang masih kecil hingga yang manula.

Ya, siapapun bisa bebas bersosial media, termasuk para ibu rumah tangga. Dilansir dari Your Tango, ternyata ada beberapa jenis ibu di social media. Mau tahu Anda termasuk yang mana? Coba simak informasi berikut ini.

Ibu Yang Mencintai Suami
Biasanya statusnya penuh dengan pujian dan penghargaan pada suami. Selain itu, seringkali mereka mengucapkan salam mesra pada suami mereka di manapun berada.

Merasa statusnya too much? Mungkin demikian, namun kebanyakan wanita seperti ini merupakan orang yang anti mengalami perceraian. Umumnya rumah tangga mereka lebih tangguh karena dari statusnya, kita tahu berapa banyak cinta yang ia terima dan ia balaskan pada suaminya.

Ibu Kreatif
Ibu yang seperti ini biasanya akan membuat kita terkagum-kagum karena kemampuan rumah tangganya yang bagus. Biasanya mereka akan memposting segala hal yang berhubungan dengan prakarya mereka di rumah, seperti masakan, kerajinan tangan, mainan anak handmade, dan berbagai hasil kerja manual yang bisa dilakukan di rumah dengan tangan.

Ibu seperti ini sering memposting foto atau video sambil berbagi pengalaman dan tips. Kebanyakan pelakunya adalah ibu rumah tangga atau ibu yang melakukan bisnis rumahan dengan lingkup sosialisasi yang bagus.

Ibu Yang Cinta Anak
Ibu seperti ini biasanya akan menunjukkan foto anaknya, bahkan hari demi hari. Atau seringkali pula mereka memposting kegiatan yang dilakukan bersama sang anak. Bahkan ada juga yang menggunakan foto anaknya sebagai profile picture.

Jenis ibu seperti ini sangat bangga dan mencintai anaknya. Mereka ingin merekam momen anaknya bukan hanya untuk dipamerkan lho, melainkan sebagai bentuk kebahagiaan sederhana dan merekam momen yang akan jadi cerita bagi anak mereka di masa mendatang.

Hot Mama
Hot Mama adalah jenis ibu di social media yang mungkin bisa membuat kita terkagum-kagum. Ia bisa saja dari kalangan ibu rumah tangga atau bekerja. Yang membuatnya hot adalah penampilannya yang tak dimakan usia, namun juga memiliki keluarga dan karir yang cemerlang.

Mungkin ia tak memiliki status yang stunning, namun penampilan, foto kehidupan dan apa yang ia bagikan bisa menunjukkan bahwa ia adalah jenis ibu yang memegang prinsip dan mampu menjaga diri serta keluarganya meski sudah semakin berumur.

Ibu Sosialita
Sambil bersosial media dan menjadi seorang ibu, jenis ibu seperti ini merupakan panutan bagi banyak orang. Namun bukan hanya perihal merawat anak saja, melainkan aspek hidup lainnya. Misalnya ibu ini berbagi tips merias, sharing mengenai masalah karir VS ibu rumah tangga, membahas wanita modern dan sebagainya.
Biasanya mereka memiliki follower yang banyak dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial meski Anda tak pernah melihatnya di layar kaca. Tidak hanya mengikuti kegiatan sosial, mereka biasanya menjadi pencetus ide-ide brilian di komunitasnya.

Ibu Baru
Ibu jenis ini adalah ibu yang baru pertama kali melahirkan. Saat wanita mulai menjadi ibu, akan ada perubahan yang lebih emosional dan membuat mereka lebih ekspresif di social media. Kebanyakan wanita seperti ini akan menjadi ibu yang sayang anak, namun tidak selalu.

Wanita yang baru pertama kali menjadi ibu biasanya akan menggunakan akunnya untuk sharing dan mencari tahu banyak info penting seputar perawatan, kesehatan dan pertumbuhan bayi.

Nah, itulah beberapa jenis ibu yang ada di dunia social media. Kalau Anda, termasuk yang mana, Mom?

Jumat, 21 Juni 2013

Hal yang paling dibenci pengunjung terhadap blog kita

 
Disini, penulis akan menulis hal penting terkait Hal yang paling dibenci pengunjung terhadap blog kita. Mungkin secara tidak sadar kita melakukan hal-hal dengan blog kita yang membuat dibenci oleh pengunjung. Padahal jika berkelanjutan, bukan tidak mungkin blog kita akan ditinggalkan oleh pengunjung malah lebih parahnya akan dibenci oleh pengunjung. Oleh karenanya, pada postingan kali ini, penulis akan mencoba menulis hal-hal pada Blog yang dibenci oleh pengunjung:
1. Loading Halaman blog yang terlalu lama
Pada waktu loading sebuah halaman blog/web diharapakn hanya butuh 15-20 detik, jika melebihi itu kemungkinan besar blog akan langsung ditutup oleh pengunjung. Banyak penyebab lamanya loading halaman pada Blog anda. Bisa jadi dikarenakan widget yang terlalu banyak, terlalu banyak gambar, link yang terlalu banyak juga, template yang kurang sesuai dengan tema blog, terlalu banyak animasi, format gambar yang tidak sesuai, halaman yang terlalu panjang, dan lainya
 
2. Adanya Pop Up Iklan
Terkadang ada pop up iklan yang selalu muncul di tengah-tengah blog, padahal menurut saya hal ini juga akan membuat pengunjung benci. Bukan karena iklannya, tetapi karena merasa terganggu dengan kemunculan pop up iklan tersebut. Apalagi, jika pop up iklan tersebut menutupi hampir semua halaman blog, lebih-lebih pengunjung tak jadi melihat blog anda.
 
3. Terlalu banyak Iklan, sedangkan contentnya hanya sedikit
 Selain membuat pengunjung juga ikut terganggu, banyak iklan akan membuat loading halaman blog menjadi lebih lama. Selain itu, jika pengunjung cuma mendapat iklan saja, bukan ilmu atau artikel yang bermanfaat pada blog tersebut.
 
4. Postingan singkat atau malah terlalu panjang
Postingan singkat akan biasanya akan membuat pengunjung ragu untuk membacanya. Dikarena isi postingan yang sangat sedikit, sehingga ilmu yang didapatkan pun juga sedikit. Selain itu, mungkin bisa jadi penjelasannya kurang dapat dicerna dan tidak mengena. Percuma sekali kan? Begitu juga postingan yang terlalu panjang juga bisa membuat pengunjung menjadi bosan dalam membacanya.
 
5. Menyalakan Moderasi Komentar
Menurut saya hal ini juga bisa jadi membuat pengunjung malas berkomentar. Karena, saat kita akan berkomentar,  maka komentar kita tidak langsung muncul, tetapi menunggu untuk disetujui bahwa komentar kita akan di publish atau tidak.
 
 6. Menggunakan Captcha
Memang Captcha agak menyebalkan. Ketika kita akan publish sebuah komentar, tiba-tiba muncul sebuah captcha ini. Saat kita memasukkan kode captcha, dan berulangkali salah. Hal ini sangat menyebalkan. walaupun saya pun juga masih memakainya, mungkin beberapa hari kemudian akan saya hapus untuk memudahakan pengunjung dalam berkomentar tanpa harus melewati sebuah captcha.
 
Sekian dulu postingan dari saya, semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan sobat-sobat khususnya dalam dunia blogging. Kalo ada yang kurang, anda pun bisa menambahkanya dengan berkomentar di kotak komentar. Terima kasih

Kamis, 06 Juni 2013

Beberapa Situs Jual Beli Online Yang Menipu

Peredaran toko online fiktif sudah kian merisaukan. Jumlahnya pun tak sedikit, sudah lebih dari 30 situs yang terdeteksi.

Ironisnya, trafik ke situs online shop fiktif tersebut cukup padat, dimana setiap hari menjaring lebih kurang 15.000 pengakses unik dengan pageview lebih dari 100.000 per hari.

Sebagai perbandingan, menurut catatan Alexa, situs resmi seperti Tokopedia.com hanya mencatat pengakses unik 14.450 pengakses per hari, bri.co.id 67.977 pageview per hari, dan telkom.co.id menjaring 19.740 pengunjung unik dengan pageview 38.690 per hari.

Namun pembuat online shop fiktif ini hanya dalam waktu kurang dari 8 bulan dan hanya bermodalkan uang Rp 100.000 -- untuk membeli domain dan kemampuan webhosting -- bisa meraih trafik yang cukup tinggi.

Kalau kemampuan ini disalurkan untuk kegiatan yang positif tentunya akan memberikan hasil dan sumbangan yang besar bagi kemajuan internet Indonesia. Ya, asalkan Anda bersedia bekerja keras dan jangan mencari keuntungan jangka pendek di atas penderitaan orang lain (penipuan).

Menurut pantauan Vaksincom, satu situs online shop fiktif, pageview-nya dalam sehari bisa mencapai 3.092 dengan total pengunjung unik 442 per hari. Dalam 2 bulan saja page view salah satu situs online shop fiktif mencapai 102.491 atau rata-rata 51.000 page view per bulan (lihat gambar 1).

Jadi kalau dirata-rata untuk 34 situs onlineshop fiktif tersebut pageviewnya per hari sekitar 3.092x34 situs = 100.000 pageview dengan jumlah pengakses unik 15.000 orang.

Ke-34 toko online abal-abal ini hanya yang teridentifikasi oleh Vaksincom. Dan kenyataannya masih banyak sekali situs serupa di luar 34 online shop fiktif ini sehingga angka nyatanya harusnya di atas perhitungan di atas.

http://asalasah.blogspot.com/2013/06/beberapa-situs-jual-beli-online-yang.html
Gambar 1: Page hit salah satu dari online shop fiktif yang masih aktif sampai hari ini menurut histat.com

Pada awalnya, Vaksincom juga berpikiran bahwa sulit menipu orang dengan teknik seperti itu dan para pengguna internet kebanyakan sudah mengetahui hal ini.

Namun kelihatannya fakta menunjukkan hal yang berbeda karena situs-situs online shop fiktif ini walaupun sudah banyak yang ditutup dan pelakunya ditangkapi oleh polisi namun makin hari makin banyak dan bukannya berkurang.

Artinya aktivitas penipuan model ini banyak yang menuai hasil sehingga penipu makin menggencarkan aksinya.

Menurut data dari internetworldstats.com, pengakses internet Indonesia per 30 Juni 2012 mencapai angka 55 juta pengakses dengan pemilik akun Facebook 51 juta akun, tentu angka ini menggiurkan siapapun termasuk penipu online.

Menurut fakta di lapangan, pengakses internet awam yang kurang terupdate dengan perkembangan terbaru jumlahnya jauh lebih besar daripada pengakses internet selalu terupdate dengan informasi terbaru, termasuk informasi mengenai penipuan online shop fiktif ini.

Teknik yang digunakan pelaku adalah teknik kuno yang memberikan iming-iming harga murah dengan desain situs yang keren dan gambar-gambar produk yang tidak kalah keren dengan situs resmi yang tidak fiktif.

Malah dalam kenyataannya, gambar-gambar yang digunakan oleh toko online fiktif adalah gambar/foto dari toko di dunia nyata yang digunakan secara ilegal dengan tujuan mendapatkan kepercayaan dari pengunjungnya.

Ciri khas toko online fiktif adalah mereka akan meminta korbannya untuk melakukan transfer dana terlebih dahulu ke rekening bank yang telah dipersiapkan dan nomor rekening bank ini tidak pernah ditampilkan di situs dan hanya menampilkan nomor telepon ponsel.

Dan semuanya menggunakan nomor telepon seluler pra bayar yang dengan mudah diganti jika aktivitas penipuannya berhasil memakan korban. Alamat toko masih banyak yang menggunakan alamat Batam, dan beberapa mulai menggunakan lokasi lain seperti Roxy Mas dan Bali.

Adapun ke 34 situs yang terdentifikasi oleh Vaksincom sebagai toko online palsu adalah sebagai berikut:

1.http://allsalam-elektronik.hourb.com/
2.http://andika77shop.blogspot.com/
3.http://anitaphoneshop.com/ (lihat gambar 2)


Gambar 2: Anita Phoneshop situs onlineshop fiktif

4.http://anugerahelektronik.com/page/10/
5.http://aulaelectroshop.com
6.http://batamzentralelektronik.com/
7.http://batarashoping.com/
8.http://graha-shop.com/page/11/
9.http://hidayahonlineshop.com/toko/
10.http://lestarionlineshop.com/page/6/
11.http://nagoyaonlinestore.com/
12.http://panbilelektronika.com/
13.http://tokobagusphone.com/ (lihat gambar 3)


Gambar 3: Nama toko bagus phone dipilih kemungkinan karena ada kemiripan dengan tokobagus.com

14.http://tribunjayaelektronikshop.com/page/9/
15.http://www.batamshopping.us/toko/
16.http://www.batavia-elektronik.com/toko/ (lihat gambar 4)


Gambar 4: Nama Batavia juga digunakan sebagai nama toko

17.http://www.britama86.com/toko/
18.http://www.garudaplazashop.com/toko/iphone
19.http://www.gebyarprima.com/contact-form.php
20.http://www.indoceluler.com/ (lihat gambar 5)


Gambar 5: Domain Indoceluler cukup menarik, sayangnya digunakan untuk aktivitas penipuan.

21.http://www.kaulaelektronik.com/toko/
22.http://www.kotawisataelektronik.com/
23.http://www.lautancentralelektronik.com/toko/
24.http://www.luckypalza.com/toko/
25.http://www.media-elektronik.com/toko/
26.http://www.nagoyamallshopping.com/toko/
27.http://www.platinumelectronicshop.com/toko/iphone
28.http://www.pon-cell.com/toko/
29.http://www.riankzentraelektronik.com/
30.http://www.setiaelektronik.com/toko/
31.http://www.surgaelektronik.com/toko/
32.http://www.wahana-elektronik.com/toko/
33.http://www.wahanaonlineshop.com/toko/
34.http://www.zeroelektronika.com/toko/

Bala Bantuan

Selain divisi cybercrime Polri yang mulai memperhatikan gerak-gerik penipu dan banyak penipu yang mulai ditangkap, banyak pula netter yang peduli dengan hal ini dan berusaha membantu Anda, baik menginformasikan situs penipu secara online di situsnya atau telepon yang dapat Anda hubungi.

Salah satunya adalah www.polisionline.com yang dinakhodai oleh Erwan Saputra, seorang mahasiswa dari STMIK Asia di Malang.www.asia.ac.id. (lihat gambar 6)


Gambar 6: Polisionline.com yang aktif menginformasikan daftar situs penipu dan melayani informasi situs penipu secara gratis.

Kalau saja kita semua yang cukup mengerti akan ancaman penipuan ini peduli dan ikut aktif berkontribusi mencegah kejahatan ini dan meluangkan waktu membantu dan menginformasikan kepada masyarakat umum.

Pelan namun pasti kegiatan penipuan ini akan berkurang dan akan sangat menyenangkan jika aktivitas penipuan ini berkurang bukan karena penipunya ditangkap saja.

Tetapi karena kita berhasil mendidik dan memberikan informasi kepada masyarakat sehingga menjadi lebih cerdas dan tidak mudah tergiur atau percaya dengan aksi penipuan ini.

Ingat! Komunitas cyber yang lebih cerdas akan membuat Indonesia lebih tangguh bersaing di dunia internasional.

Cara Mengetahui Akun Palsu di Facebook

Ist

Facebook merupakan salah satu jejaring sosial yang sangat mudah untuk mendapatkan akun di sana. Oleh karena itu, banyak orang yang memiliki akun Facebook lebih dari satu dengan tujuan tertentu, seperti mempromosikan bisnis yang dijalankan, hanya sekadar iseng, atau ingin menipu.

Dilansir Inet.Detik.com yang mengutip dari PC Advisor, pada Maret 2013, Facebook mengumunkan jumlah akun pengguna yang terdaftar di situs jejaring sosialnya telah menembus angka 1,06 miliar. Namun sayangnya, 7% atau sekitar 76 juta di antaranya merupakan akun palsu.

Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckeberg ini mengatakan bahwa setidaknya ada tiga jenis akun palsu tersebut, antara lain akun ganda, akun dengan kesalahan klasifikasi, dan akun yang tak diinginkan.

Dengan adanya akun palsu Facebook tersebut, terkadang ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Sebenarnya ada cara untuk mengetahui akun Facebook itu palsu atau tidak. Bagaimana caranya?

Dilansir dari beberapa sumber, berikut cara mengtahui akun palsu di Facebook:

1. Jarang update status 

Sekitar 43% akun palsu di Facebook jarang sekali memperbarui atau meng-update status. Selain itu, akun palsu juga jarang atau mungkin tak pernah memberikan komentar.

 Ist

2. Tak banyak foto yang disimpan Cara yang paling mudah untuk mengetahui kepalsuan akun Facebook itu yaitu dengan melihat foto di albumnya. Jika tak banyak foto yang disimpan, maka bisa dipastikan bahwa akun tersebut adalah palsu.

3. Memiliki teman di Facebook yang acak 

Biasanya pemilik akun Facebook palsu yang bertujuan mempromosikan suatu hal cenderung mencari teman secara acak. Misalnya, dari beberapa daerah bahkan negara. Salah satu tujuannya adalah agar promosinya bisa tersebar secara luas.

4. Pasif dalam semua hal 

Pemilik akun Facebook palsu biasanya pasif akan semua hal. Bagi yang sedang mempromosikan sesuatu, mungkin si pemilik akun tak mau diajak chatting karena tidak menuntungkan bagi dirinya.

5. Gunakan fitur di Google Image 

Cara yang satu ini memang agak merepotkan, namun efektif. Saat ini, Google sudah memiliki akun untuk mencocokkan gambar. Untuk mengetahui kebenaran akun Facebook tersebut, Anda bisa meng-upload salah satu foto akun Facebook seseorang di fitur Google Image. Jika banyak foto yang sama keluar, maka akun Facebook tersebut palsu.

Itulah cara mengetahui akun palsu di Facebook. Menurut statistik dari Barracuda Networksm, sekitar 97% akun palsu di Facebook pemiliknya adalah pria yang berpura-pura menjadi wanita. Jika sudah mengetahui tips di atas, maka jangan sampai Anda tertipu dengan akun palsu di Facebook. Semoga bermanfaat.

Selasa, 04 Juni 2013

Malaysia, Pegawai Main Facebook Di Anggap Korupsi

http://asalasah.blogspot.com/2013/01/di-malaysia-pegawai-main-facebook-di.html

Para pegawai negeri sipil (PNS) dan staf lembaga yang terkait dengan pemerintahan di Malaysia, tidak diperkenankan mengakses jejaring sosial saat mereka sedang bekerja. Tindakan ini bahkan disamakan dengan perilaku korupsi.

Menurut Deputy Chief Comissioner Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) Datuk Sutinah Sutan, seorang PNS dianggap korupsi jika menghabiskan tiga jam untuk melakukan aktivitas personal pada saat jam kantor.

Aktivitas personal yang dimaksud juga meliputi akses Facebook dan jejaring sosial lain. Tindakan seperti itu dapat dianggap menyimpang dari spesifikasi pekerjaan mereka.

"Pemerintah telah menaruh kepercayaan dan membayar karyawan sepenuhnya untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah ditentukan," kata Sutinah dari Malaysia Chronicle.

Pernyataan ini dikemukakan Sutinah setelah menyaksikan penandatanganan kesepakatan integritas perusahaan dengan Kumpulan Melaka Berhad (KMB).

KMB sendiri menjadi lembaga pemerintahan Malaysia pertama yang menandatangani perjanjian untuk menciptakan lingkungan bisnis yang bebas korupsi dan menegakkan prinsip-prinsip anti korupsi.

Sedang Cari Kerja? Bersihkan Akun Facebook

Ilustrasi: ist.

Ketika sedang dalam masa mencari kerja, sebaiknya kita berhati-hati dalam mempostingberbagai aktivitas ke dalam akun media sosial, termasuk Facebook. Apalagi jika yang akan diupload adalah foto-foto kegilaan yang kita lakoni dalam sebuah pesta. 

Memang, kita dapat mengeset siap
a saja yang dapat melihat postingan di akun facebook kita. Tetapi, berbagai informasi yang kita sampaikan di akun Facebook bisa jadi bumerang, mengingat kita tidak tahu siapa saja yang bisa mengaksesnya. 

CBS, seperti dilansir College Cures, menulis, pihak perusahaan kerap kali membuka profil-profil Facebook para karyawan maupun calon karyawan mereka. Melalui cara ini, mereka bisa mendapatkan berbagai informasi personal tentang kita dan dapat membentuk opini tentang tipe pekerja seperti apa kita. 

Bisa jadi, seseorang memiliki nilai IPK sempurna dan kemampuan kerja yang sangat baik. Tetapi, beberapa foto dan postingan status yang tidak pantas akan mampu membuat user melirik resumelainnya. 

Atau, bisa jadi juga, seseorang tidak memiliki foto-foto "aneh", foto tentang aktivitas ilegal atau hal-hal berbahaya lainnya. Tetapi, pendapat calon user akan terbentuk begitu cepat. Seorang user mengaku, kandidat kuat untuk posisi yang sedang lowong di perusahaannya memang memiliki akun Facebook yang bersih. Meski demikian, orang tersebut tetap tidak mendapatkan posisi yang dimaksud, karena profilnya tidak menunjukkan dia memiliki "kualitas CEO". 

Nah, kita sebaiknya bisa menahan keinginan untuk memposting kegilaan masa muda di Facebook, seberapa pun kuatnya hal itu. Berikut beberapa hal yang bisa menjadi pedoman. 

- Jangan memposting foto jika kita merasa sangat malu dengan foto itu dan kita tidak ingin siapa pun di dunia ini melihatnya. Selalulah bermain aman. 

- Atur siapa saja yang dapat melihat foto kita ketika mengupload foto. Pastikan kita juga mengunggah foto-foto positif, misalnya kenangan menyenangkan antara kita dan teman-teman dekat. 

- Hapus semua tautan (tag) dari foto-foto tidak menyenangkan yang diupload teman-teman kita. Jika perlu, kita bisa meminta teman tersebut untuk menghapus foto tersebut. Tentu saja kita perlu memintanya baik-baik dan mengajukan alasan yang jelas. 

- Jika memiliki blog, kita bisa memanfaatkannya untuk menunjukkan kemampuan menulis yang kita miliki. Bahkan, banyak dosen mendorong mahasiswanya untuk memiliki blog sebagai tempat berlatih menulis, terutama bagi mereka yang mengejar karier di bidang jurnalistik.