Tampilkan postingan dengan label ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmiah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2014

Kecerdasan di Balik Penemuan Tusuk Gigi


 

 Charles Forster benar-benar pelaku marketing yang cerdas. Saking cerdasnya, dia kerap disebut sebagai tenaga marketing yang bisa sukses menjual daging sapi kepada kaum vegetarian. Tentu ini hanya sekadar perumpamaan, karena kaum vegetarian tidaklah mengonsumsi daging. Perumpamaan ini dibuat untuk menunjukkan bahwa Forster mampu menjual sesuatu yang tidak bisa orang lain jual.

Pria kelahiran Charlestown, Massachusetts, tahun 1826 ini tumbuh di keluarga aristokrat Inggris. Di masa remaja, dia bekerja dengan pamannya yang menjalankan bisnis ekspor/impor di Brazil. Saat tinggal di Brazil itulah kecerdasan marketingnya terasah. Saat itu dia melihat kebanyakan gigi penduduk asli Brazil terlihat rapi.

Selidik punya selidik, dia menemukan alasan yang membuat gigi penduduk Brazil tertata rapi. Saat itu, warga Brazil bisa menggunakan tusuk gigi kayu yang dibuat secara manual. Sementara di tempat lain, saat itu tusuk gigi masih terbuat dari logam.

Benda kecil yang berfungsi untuk membersihkan sela-sela gigi ini memang sudah dikenal dari era prasejarah. Banyak bukti menunjukkan saat itu, manusia menggunakan ranting untuk membersihkan gigi. Pada era perunggu, menurut situs nucleartoothpicks.com, tusuk gigi dibuat lebih rapi dengan bahan logam, tapi prosesnya masih manual dan belum dikomersialkan.

Setelah terinspirasi kebiasaan warga Brazil, Forster kemudian melihat bahwa tusuk gigi kayu memberinya peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Dari situ dia lantas berpikir untuk bisa membuat tusuk gigi kayu dalam jumlah banyak, dan dalam waktu singkat. Akhirnya Forster sampai pada pemikiran untuk membuat mesin pembuat tusuk gigi kayu. Saat itu memang revolusi industri sedang mencapai momentum terbaik.

Forster bukanlah seorang insinyur mesin yang bisa melakukannya sendiri. Tapi dialah pemegang paten pertama untuk proses pembuatan tusuk gigi kayu. Forster merangkul ahli mesin asal Boston, Benjamin Franklin Sturtevant, yang sebelumnya telah membuat mesin pembuat sepatu yang alas bawahnya berbahan kayu.

Dengan mesin buatan Benjamin inilah Forster berhasil memproduksi tusuk gigi kayu dalam jumlah banyak. Di tahun 1870, dia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari. Yang jadi masalah kemudian adalah daya serap pasar yang masih terbatas di Boston. Saat itu, jumlah tusuk gigi kayu yang bisa dijual di Boston masih sangat terbatas.

Untuk mengatasi problem tersebut, dia mulai menitipkan tusuk gigi buatannya di toko-toko eceran. Pemilik toko hanya membayar tusuk gigi yang laku terjual. Cara seperti ini bisa sedikit mendongkrak penjualan tusuk giginya.

Kemudian Forster menempuh cara lain untuk mendongkrak penjualan tusuk giginya. Dia meyakinkan kepada pemilik restoran bahwa tusuk gigi bisa menjadi bagian dari layanan yang bisa menarik konsumen. Bersamaan dengan itu dia menyewa beberapa orang untuk makan di restoran-restoran. Setelah makan, orang yang disewa ini wajib menanyakan tusuk gigi kepada pemilik restoran.

Dengan cara ini, pemilik restoran menjadi percaya bahwa tusuk gigi merupakan layanan yang harus diberikan kepada konsumen. Dari sinilah kemudian para pemilik restoran merasa perlu untuk membeli tusuk gigi kepada Forster.

Mulai saat itulah tusuk gigi menjadi bagian dari ‘gaya hidup’ konsumen restoran. Penggunaan tusuk gigi pun lantas menjadi sangat populer. Dalam waktu yang singkat, pasar tusuk gigi buatan Forster langsung meluas ke berbagai negara. Dari sinilah kemudian tusuk gigi benar-benar terbukti bisa menjadi bisnis besar hingga saat ini.

Minggu, 01 Desember 2013

Ular Firaun - "Ular" yang Tiba-Tiba Keluar dari Suatu Benda

Oke, pertama-tama lihatlah animasi-animasi gif dibawah ini ...




Wow, benarkah itu ular yang keluar dari sesuatu yang dibakar? Menakjubkan! Benar-benar mirip ular-ular sihir dari tukang sihir-tukang sihir firaun! ....

Baiklah, sebenarnya zat yang dibakar tersebut adalah suatu senyawa kimia yang bernama Mercury(II) thiocyanate atau rumus kimianya adalah (Hg(SCN)2). Senyawa ini adalah senyawa anorganik, koordinasi kompleks dari Hg2+ dan anion tiosianat. Biasanya berbentuk bubuk putih. Zat ini dulu terkenal karena digunakan dalam kembang api, karena akan menghasilkan "ular" besar yang meliuk-liuk saat dinyalakan, efek yang dikenal sebagai Ular Firaun (Firaun Serpent).

Ketika senyawa ini di hadapkan ke sebuah sumber panas yang cukup kuat, reaksi eksotermis yang cepat dimulai, menghasilkan massa besar melingkar seperti ular. Nyala yang terlihat sering berwarna biru, tetapi juga dapat berwarna kuning/oranye yang menyertai pembakaran. Hasil padat atau "ular"  dapat berwarna abu-abu gelap hingga cokelat dengan bagian dalam umumnya jauh lebih gelap daripada bagian luar.

video


Sintesis pertama dari merkuri tiosianat mungkin telah dikerjakan pada tahun 1821 oleh Jöns Jacob Berzelius:

HgO + 2 HSCN → Hg (SCN)2 + H2O

Sedangkan efek ular firaun nya ditemukan oleh Wöhler, orang Jerman pada tahun 1821 tidak lama setelah sintesis pertama. Untuk beberapa waktu, produk kembang api dari zat tersebut yang disebut "Pharaoschlangen" dijual untuk publik di Jerman, namun akhirnya dilarang ketika sifat racun dari produk ditemukan karena menyebabkan kematian beberapa anak yang memakan zat yang dihasilkan atau "ular". Paparan uap merkuri dari proses ini juga dapat menyebabkan kerusakan otak.

Efek yang serupa, meskipun kurang ekstrim, dapat dicapai dengan menggunakan kembang api yang dikenal sebagai ular hitam (black snake). Produk ini lebih aman, biasanya terdiri dari natrium bikarbonat atau campuran minyak biji rami dan naftalena.

Penggunaan
Mercury tiosianat memiliki beberapa kegunaan dalam sintesis kimia. Selain sebagai prekursor kalium tris (thiocyanato) mercurate (II) (K[Hg( SCN)3]) dan cesium tris (thiocyanato) mercurate (II) (Cs[Hg(SCN)3]), merkuri tiosianat juga dapat meningkatkan batas deteksi dalam penentuan ion klorida dalam air dengan spektroskopi UV-tampak. Teknik ini pertama kali diusulkan pada tahun 1952 dan telah menjadi metode umum untuk penentuan ion klorida di laboratorium di seluruh dunia sejak saat itu. Merkuri tiosianat juga dapat digunakan untuk menentukan konsentrasi ion klorida dalam larutan berair.

Reaksi Kimia
Menyalakan merkuri (II) tiosianat menyebabkannya berdekomposisi menjadi massa berwarna cokelat terutama nitrida karbon, C3N4. Mercury (II) sulfida dan karbon disulfida juga diproduksi.

2Hg(SCN)2 → 2HgS + CS2 + C3N4

Karbon disulfida mudah terbakar menjadi karbon (IV) oksida dan sulfur (IV) oksida :

CS2 + 3O2 → CO2 + 2SO2

C3N4 yang terpanaskan sebagian terurai membentuk gas nitrogen dan dicyan :

2C3N4 → 3(CN)2 + N2

Mercury (II) sulfida bereaksi dengan oksigen membentuk uap merkuri dan sulfur dioksida. Jika reaksi dilakukan di dalam wadah, kita bisa mengamati film merkuri abu-abu melapisi permukaan bagian dalam wadah.

HgS + O2 → Hg + SO2

Ingat, Meskipun menakjubkan, tapi reaksi diatas sangat berbahaya bagi kesehatan karena menghasilkan gas-gas yang berbahaya. Jadi ... 
Don't Try This at Home!!!

Jumat, 02 Agustus 2013

Inilah Cara Menyusun Kalender Hijriah

Penanggalan Lunar Year dimulai dari Gerhana Surya dengan pengetahuan bahwa sorenya pasti ada Hilal Bulan di ufuk barat. Sekiranya tanggal 1 Muharram, yaitu bulan pertama, bertepatan dengan tanggal 21 Maret atau 22 September pada abad 20 Masehi, tentulah terjadi gerhana penuh di tempat tertentu pada ekuator Bumi. Hal ini memang telah berlaku pada tanggal 21 Maret 1901 waktu mana Umbra atau gerhana penuh terjadi. Kemudian 1 Muharram tercatat tanggal 20 Maret 1935 dan tanggal 19 Maret 1969, waktu itu terdapat Penumbra atau gerhana tidak penuh di Sumatra Tengah, tegasnya di Bukit Tinggi, dan hal itu juga menjadi bukti bahwa Bumi dalam orbit ovalnya keliling Surya melalui garis zigzag atau melenggang ke utara dan ke selatan garis Ekliptik sesudah topan Nuh sampai kini.

Karena itulah garis Umbra gerhana penuh pada tanggal 23 Desember sampai dengan 21 Juni melengkung arah ke utara permukaan Bumi karena waktu itu Bumi bergerak ke selatan garis Ekliptik keliling Surya, lalu bayangan Bulan tampak bergerak ke utara. Sebaliknya jika gerhana itu berlaku pada tanggal 22 Juni sampai dengan 22 Desember, Umbra tampak melengkung arah ke selatan selaku bayangan Bulan karena waktu itu Bumi bergerak ke utara.

Satu kali orbit Bumi keliling Surya bukan 360 derajat tetapi 345 derajat dilaluinya selama 354 hari 8 jam 48 menit dan 36 detik. Dalam satu bulan Qamariah, Bumi bergerak sejauh 28˚ 45’ atau dalam satu hari sejauh 0derajat 58’ 28’’,4.

Perlu dicatat bahwa Bulan mengorbit keliling Bumi sejauh 331˚ 15’, selama 29 hari 12 jam 44,04 menit. Dia bergerak dalam satu hari sejauh 11˚ 12’. Jadi keliling 360˚ - 331˚ 15’ = 28˚ 45’ kalau dikalikan 12 bulan Qamariah maka satu tahun Islam adalah 354 hari 8 jam 48 menit dan 36 detik atau 345 derajat gerak edar Bumi keliling Surya.

Untuk mengitari Surya 360 derajat keliling, maka Bumi memakai waktu selama 370 hari. Dalam pada itu satu tahun musim pada abad 20 Masehi dijalani Bumi sejauh 355˚ 12’ selama 365 hari 6 jam. Hal ini dapat dibuktikan dengan terlambatnya bintang-bintang di angkasa pada waktu tertentu yang sama setiap tahunnya sejauh 4˚ 48’.

Jadi menurut tahun musim atau Solar Year, maka Bumi bergerak keliling Surya sejauh 355˚ 12’ yaitu 4˚ 48’ sebelum mencapai titik lingkaran penuh, hingga 360˚ - 355˚ 12’ = 4˚ 48’ jika dikalikan dengan 75 tahun musim menjadi 360˚ barulah Bumi berada pada posisi pertama selaku awal tahunnya. Ketika itu bintang-bintang di angkasa mungkin berada kembali pada posisi tertentu pada waktu bersamaan dengan 75 tahun yang lampau, karena Bumi sendiri bukan berada pada titik perihelion orbit semula.

Namun jika dihitung menurut tahun Hijrah atau Lunar Year, ternyata Bumi memulai orbitnya dari titik perihelion pada tanggal 1 Muharram, lalu bergerak 345 derajat keliling Surya yaitu 15˚ sebelum mencapai titik lingkaran 360 penuh. Setelah 24 tahun kemudiannya, Bumi berada kembali pada posisi bermula, yaitu 360˚ - 345˚ sama dengan 15˚ x 24 tahun = 360˚. Waktu itu setiap bintang di angkasa berada kembali pada posisi tertentu bersamaan dengan posisinya pada waktu tertentu 24 tahun yang lampau, dan Bumi juga berada kembali pada titik perihelion orbitnya bermula.


Namun gerhana Surya pada tanggal 21, 20, 19 Maret tadi telah kita pergunakan selaku bahan penyusunan Kalender Nuclear untuk satu abad Hijriah dan Masehi, diterbitkan lalu diedarkan pada masyarakat umum. Dengan perhitungan atas orbit Bumi dan orbit Bulan sebagai di atas tadi, kita memperoleh ketentuan bahwa:

1. Ramadhan memiliki 29 hari tetapi 30 hari pada tahun ketiga, atau seperti yang dicatatkan di
bawah.

2. Satu tahun Qamariah terdiri dari 354 hari, tetapi 355 hari pada tahun ketiga.


3. Tahun            Tgl. 1              Hari                 Tgl. 10
    Hijriah          Ramadhan        Ramadhan        Zulhijah
          
    1403            Senen              29 hari              Ahad
    1404            Jum’at             29 hari              Kemis
    1405            Selasa             30 hari              Selasa
    1406           Ahad               29 hari              Sabtu
    1407           Kamis             29 hari              Rabu
    1408          Senen               30 hari              Senen
    1409          Sabtu               29 hari              Jum’at
    1410          Rabu               29 hari              Selasa
    1411          Ahad               30 hari              Ahad
 Bilamana tercatat tanggal 1 Ramadhan hari Senen maka tanggal 10 Zulhujah hari Ahad pada tahun tersebut. Tetapi jika Ramadhan terdiri dari 30 hari maka tangal 1 Ramadhan dan tanggal 10 Zulhijah berlaku pada hari bersaman.

4. Setiap seperempat abad jumlah hari yang dimiliki Ramadhan seperti di bawah ini untuk selanjutnya:


Ramadhan     Jumlah          Ramadhan    Jumlah           Ramadhan    Jumlah
Tahun:           Harinya:        Tahun:          Harinya:         Tahun:          Harinya:
       
1400  ...........  30               1421  ...........  29              1442  ...........  30   
1401  ...........  29               1422  ...........  29              1443  ...........  29
1402  ...........  30               1423  ...........  30                444  ...........  29
1403  ...........  29               1424  ...........  29              1445  ...........  30
1404  ...........  29               1425  ...........  30              1446  ...........  29
1405  ...........  30               1426  ...........  29              1447  ...........  29
1406  ...........  29               1427  ...........  30              1448  ...........  30
1407  ...........  29               1428  ...........  29              1449  ...........  29
1408  ...........  30               1429  ...........  29              1450  ...........  30
1409  ...........  29               1430  ...........  30
1410  ...........  29               1431  ...........  29
1411  ...........  30               1432  ...........  29      
1412  ...........  29               1433  ...........  30              1501  ...........  29
1413  ...........  29               1434  ...........  29              1502  ...........  30
1414  ...........  30               1435  ...........  29
1415  ...........  29               1436  ...........  30
1416  ...........  29               1437  ...........  29
1417  ...........  30               1438  ...........  29              1549  ...........  29
1418  ...........  29               1439  ...........  30              1550  ...........  30
1419  ...........  29               1440  ...........  29              1551  ...........  29
1420  ...........  30               1441  ...........  29              1552  ...........  30



5. Di bawah ini disusunkan Kalender Lunar Year dari tahun 1351 sampai dengan 1450 Hijriah.
Ramadhan terdiri dari 29 hari, tetapi pada angka tahun didahului tanda tambah (+) Ramadhannya 30 hari, dan Syawal, Zulkaedah, Zulhijah tahun itu dimundurkan satu hari:

............................ 1351
    56     53   +55   +52     57     54     59
  +61   +58     63     60     65     62   +64
    69     66     71     68   +70   +67     72
  +77     74     79   +73     ...    +75     ...
    85     82     87     76      81     78  +80
    93     90   +92   +89   +86   +83    88
  +98   +95     ...     97     94     91     96
    ...      ...      ...      ...     ...      99     ...
    ...      ...      1400 ...     ...      ...      ...
    01     06     13   +05   +02     07     04
    09   +11   +08     13     10     15     12
  +14     19     16     21     18   +20   +17
    22   +27     24     29   +23     ...    +25
  +30     35     32     37     26     31     28
    38     43     40   +42   +39   +36   +33
    46   +48   +45   +50     47     44     49
                                         34              41

    N       U       C       L       E       A       R      Muharram      30 hari
    C       L        E       A       R       N      U      Syafar            29 hari
    L       E       A       R       N       U       C      R. Awal         30 hari
    A       R       N       U       C       L       E      R. Akhir        30 hari
    N       U       C       L       E       A       R      J. Awal          29 hari
    U       C       L       E       A       R       N      J. Akhir         30 hari
    L       E       A       R       N       U       C     Rajab             29 hari
    E       A       R       N       U       C       L     Sya’ban         30 hari
    R       N       U       C       L       E       A     Ramadhan     29/30 hari
    N       U       C       L       E       A       R     Syawal          29 hari
    U       C       L       E       A       R       N     Zulkaedah     30 hari
    L       E       A       R       N       U       C     Zulhijah        29 hari

                   N                                  U
    
    Ah.  1    8    15   22   29          Ah.       7   14   21   28
    Sn.  2    9    16   23   30          Sn.   1   8   15   22   29
    Sl.  3    10   17   24   31          Sl.   2   9   16   23   30
    Rb.  4    11   18   25               Rb.   3   10  17   24   31
    Km.  5    12   19   26               Km.   4   11  18   25
    Jm.  6    13   20   27               Jm.   5   12  19   26  
    Sb.  7    14   15   28               Sb.   6   13  20   27

                    C                                 L 

    Ah.       6    13   20   27          Ah.        5   12   19  26
    Sn.       7    14   21   28          Sn.        6   13   20  27
    Sl.  1    8    15   22   29          Sl.        7   14   21  28
    Rb.  2    9    16   23   30          Rb.   1    8   15   22  29
    Km.  3    10   17   24   31          Km.   2    9   16   23  30
    Jm.  4    11   18   25               Jm.   3   10   17   24  31
    Sb.  5    12   19   26               Sb.   4   11   18   25  


                    E                             A

    Ah.       4    11   18   25     Ah.       3   10   17   24   31
    Sn.       5    12   19   26     Sn.       4   11   18   25
    Sl.       6    13   20   27     Sl.       5   12   19   26
    Rb.       7    14   21   28     Rb.       6   13   20   27
    Km.  1    8    15   22   29     Km.       7   14   21   28
    Jm.  2    9    16   23   30     Jm.   1   8   15   22   29
    Sb.  3    10   17   24   31     Sb.   2   9   16   23   30


                    R 

    Ah.       2    9    16   23   30
    Sn.       3    10   17   24   31
    Sl.       4    11   18   25  
    Rb.       5    12   19   26
    Km.       6    13   20   27
    Jm.       7    14   21   28
    Sb.  1    8    15   22   29

Di bawah ini dimuatkan pula Kalender solar Year dari th. 1920 sampai dengan 2020 Masehi, angka tahun yang didahului tanda silang (x) maka Februari-nya terdiri dari 29 hari, dan kolom Januari dan Februari-nya juga ditandai dengan x.

                                             X 1920   21   22
                             23    x   24   25   26   27    x
                             28   29   30   31    x   32   33
                             34   35    x   36   37   38   39
                              x   40   41   42   43    x   44
                             45   46   47    x   48   49   50
                             51    x   52   53   54   55    x
                             56   57   58   59    x   60   61
                             62   63    x   64   65   66   67
                              x   68   69   70   71    x   72
                             73   74   75    x   76   77   78
                             79    x   80   81   82   83    x
                             84   85   86   87    x   88   89
                             90   91    x   92   93   94   95
                              x   96   97   98   99    x 2000
                             01   02   03    x   04   05   06
                             07    x   08   09   10   11    x
                             12   13   14   15    x   16   17
                             18   19    x 2020  ...  ...  ...
 
    Januari      31 hari     U    C    L    E    A    R    N
    Pebruari     28 hari     E    A    R    N    U    C    L
    March        31 hari     E    A    R    N    U    C    L
    April        30 hari     N    U    C    L    E    A    R
    May          31 hari     C    L    E    A    R    N    U
    June         30 hari     A    R    N    U    C    L    E
    July         31 hari     N    U    C    L    E    A    R
    August       31 hari     L    E    A    R    N    U    C
    September    30 hari     R    N    U    C    L    E    A
    October      31 hari     U    C    L    E    A    R    N
    November     30 hari     E    A    R    N    U    C    L
    December     31 hari     R    N    U    C    L    E    A
Penanggalan Hijriah 1351 sampai dengan 1450 dan penanggalan Masehi 1920 sampai dengan 2020 di atas dapat dijadikan berhadapan dalam satu halaman di mana kolom N U C L E A R memberikan keterangan tentang nama hari pada setiap bulan.



Manusia purbakala semenjak Adam sampai topan Nuh senantiasa memakai penanggalan musim. Tetapi setelah topan Nuh, terjadilah pergantian musim karena Bumi melenggang zigzag ke selatan dan ke utara garis ekliptik sewaktu mengorbit pada lingkaran oval keliling Surya. Pergantian musim tersebut nyata mempengaruhi sosial ekonomi penduduk yang mendiami Temperatur Zone, maka penduduk Mesirlah yang pertama kali menjadikan pergantian musim untuk penanggalan sesuai dengan jadwal pertanian waktu itu, ditandai dengan bintang Sirius bersamaan terbitnya dengan Surya di ufuk timur. Menurut keterangan yang kita dapati, hal yang bersamaan juga berlaku pada bangsa Maya di Mexico, semenjak kira-kira 580 tahun sebelum Masehi.

Sewaktu Julius Caesar berada di Mesir, dia dapat mempelajari penanggalan musim, dan dengan pertolongan seorang astronom Greek bernama SOSIGENES, lalu berubah tradisi bangsa Roma yang ketika itu memakai Qamariah dengan penanggalan musim ditukar dengan July untuk kehormatan Caesar. Dia dilahirkan pada tahun 116 sebelum Masehi dan meninggal tahun 44 sebelum Masehi, sedangkan penanggalan musim itu mulai disyahkannya pada tahun 45 sebelum Masehi, yaitu satu tahun sebelum kematiannya.

Sewaktu penanggalan itu diuji ternyata cocok dengan pergantian musim yang satu tahunnya terdiri dari 365 hari 6 jam, mulailah bangsa lain, yang mulanya memakai Lunar Year, mengikuti penanggalan musim. The 1973 World Almanac And Book of Facts menyatakan bahwa penganut Protestan barulah memakai penanggalan musim pada permulaan abad 18 Masehi, Perancis pada tahun 1793, Jepang tahun 1873, China tahun 1912, Greek tahun 1924, dan Turkey tahun 1927.

Setelah enam belas abad, ternyata penanggalan musim yang disahkan Julius Caesar itu tidak tepat lagi sebagai tahun musim, karena memang lenggang Bumi ke utara dan ke selatan telah semakin berkurang sesuai dengan berkurangnya gerak pendulum bebas. Daerah kutub yang diliputi es semakin meluas sesuai dengan ketentuan Ayat 13/41 dan 21/44 hingga pernah dikatakan “Bumi jadi semakin dingin”, musim dingin lebih cepat datangnya daripada waktu lampau.

Maka Paus Georgery VIII memperpendek penanggalan tersebut dan menetapkan tanggal 4 oktober 1582 jadi tanggal 15 oktober, yaitu memperpendek sebelas hari, didasarkan pada pergantian musim yang berlaku tidak cocok lagi dengan penanggalan Julius Caesar, dan bahwa waktu dalam tahun musim telah semakin berkurang. Tepatnya waktu itu ialah 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik. Penanggalan inilah yang masih dipakai sampai pada abad 20 Masehi di antara berbagai bangsa.

Sebagai akibat dari kalender Georgery ini, maka Inggris dan daerah kolonialnya di Amerika merubah tanggal 3 September 1752 jadi tanggal 14 September, hingga kelahiran George Washington yang mulanya dicatat tanggal 11 Pebruari 1731 harus dirubah menjadi tanggal 22 Pebruari 1731. Sementara itu timbul pula perbedaan pendapat mengenai hari kelahiran Jesus yang dinyatakan 25 Desember, ada yang menyatakan 4 tahun sebelum tahun Masehi yang berlaku, hingga tahun 1990 kini haruslah ditulis tahun 1994.

Namun Julius Caesar telah benar di zamannya, begitupun Paus Georgery VIII di zamannya, keduanya menyusun penanggalan musim yang cocok pada zaman masing-masing, tetapi waktu pergantian itu sendiri yang telah berkurang. Dan benarlah pula pernyataan Encyclopedia Americana 1975 jilid 9 halaman 588 bahwa penyimpangan ekuator Bumi dari garis ekliptik keliling Surya tercatat 23˚ 27’ pada tahun 1975, dan berkurang terus menerus 0˚75’ setiap seratus tahun.

Penanggalan musim yang disebut dengan tahun Masehi kini bukanlah didasarkan atas edaran Bumi keliling Surya, karena Julius Caesar dan Paus Georgery VIII sendiri masih menyangka bintang-bintang mengitari Bumi dan mereka belum mengetahui keadaan Bumi sebenarnya. Tetapi anehnya masyarakat manusia kini masih berpegang pada penanggalan musim tersebut bahkan mengira bahwa orbit Bumi keliling Surya adalah menjadi dasar dan cocok dengan penanggalan itu.

Suatu hal yang selama ini kurang diperhatikan penduduk Bumi yaitu penanggalan musim itu hanyalah menguntungkan penduduk Temperatur Zone belahan utara, sembari merugikan penduduk belahan selatan, terutama mengenai masa libur. Mereka bertahun baru tanpa dasar tertentu, dan berbulan baru sewaktu Bulan di angkasa purnama raya.


Di bawah kita kutipkan pula Kalender Masehi sampai 2400 disusun oleh G.M Clemence, United States Naval Observactory:

Kalender tahun 1 sampai dengan 2400 Masehi
Huruf berganda dipakai untuk tahun kabisat, huruf pertamanya bagi January dan February, sedangkan huruf keduanya bagi bulan-bulan lain. Sebagai contoh, misalnya tanggal 4 July 1960, pertama kali tariklah angka 1900 ke bawah dan angka 60 ke kanan, di titik persekutuan didapat huruf CB. Bawalah huruf B ini ke kolom tengah setantang dengan bulan July, lalu pada kolom yang tepat di bawah B ini tercantum Senen, tanggal 4 July 1960 yang dicari.

Kalender Julius Caesar diperbaiki Paus Georgery VIII setelah 16 abad, dan perbaikan itu sudah berlangsung 4 abad, karenanya sekarang wajar sekali timbul pendapat yang menyatakan pergantian musim tidak cocok lagi dengan penanggalan Masehi.



Ingatlah bahwa sesudah tanggal 4 Oktober 1582 harus ditulis tanggal 15 Oktober 1582 dan selanjutnya.

Orang dilarang memakai penanggalan didasarkan atas pergantian musim, karena tidak permanen bahkan selalu makin berkurang waktunya, menguntungkan penduduk belahan utara untuk sementara tetapi merugikan penduduk di selatan untuk selamanya, apalagi di daerah kutub di mana satu tahunnya terdiri dari satu siang dan satu malam. Penanggalan itu menghilangkan nilai empat bulan terlarang yang pada awal abad 15 Hijriah hampir tidak dihiraukan oleh orang-orang Islam sendiri karena masih melakukan buruan di daratan Bumi pada bulan-bulan itu. Dan yang paling terkesan ialah bahwa penanggalan musim itu telah memperbanyak hari libur di antara masyarakat Islam, ditambah dengan wajib puasa pada bulan Ramadhan.

Dinyatakan bahwa penanggalan musim itu selaku pengunduran yaitu mengundurkan jumlah hari setahun dari 355 menjadi 365 pada abad 15 Hijriah, karena penanggalan itu menyebabkan tanggal-tanggal penting dalam Islam jadi tidak menentu, tidak ada kepastian. Penanggalan itu juga yang menyebabkan orang berlibur mingguan terbukti dengan nama Friday dan Sunday yaitu hari untuk libur lainnya waktu mana hukum Islam sulit terlaksana.

Dinyatakan agar penanggalan didasarkan pada orbit Bumi dan orbit Bulan.
Hilal yaitu bulan baru atau Bulan sabit yang waktunya ditentukan 12 kali dalam satu tahun. Itulah yang harus dijadikan dasar penanggalan. Selama 12 bulan itu ada 4 bulan terlarang waktu mana wajib Hajji berlaku bagi siapa yang menyanggupi. Kewajiban ini kita bicarakan insya Allah pada lain waktu. Tetapi dapat diketahui bahwa orang tidak boleh mendatangi rumah-rumah dari belakangnya tetapi hendaklah mendatangi rumah dari pintu-pintunya, dan tiada seorang sehat yang memasuki rumah dari belakang yang tidak berpintu. Tetapi yang dimaksud adalah mendatangi atau memasuki bulan penanggalan setiap tahun mesti dari Hilal Bulan.

Hendaklah orang berbulan baru di waktu Hilal Bulan mulai ada di ufuk barat di senja hari yang berlaku pada penanggalan Qamariah, tetapi orang yang memakai penanggalan musim tidak memperdulikan Hilal Bulan itu bahkan mereka sering berbulan baru di waktu Bulan telah purnama. Hal ini dinyatakan sebagai mendatangi rumah dari belakang tidak berpintu.

Jika penanggalan musim tidak didasarkan pada orbit Bumi keliling Surya dan tidak pula pada orbit Bulan keliling Bumi, disusun hanya untuk keuntungan pertanian penduduk belahan utara buat sementara, dan selalu merugikan penduduk belahan selatan, maka penanggalan Qamariah didasarkan atas orbit kedua benda angkasa tadi secara logis dan adil bahkan menguntungkan semua orang.

Dengan memakai penanggalan Qamariah, akan berlaku:

1. Ibadah puasa bulan Ramadhan untuk 18 tahun berlangsung pada musim semi dan musim panas di setiap Temperatur Zone, dan 18 tahun kemudiannya berlangsung pada musim gugur dan musim dingin secara bergantian. Sekiranya bulan Ramadhan itu diganti dengan July atau January maka keadilan tadi tidak akan berlaku. Demikian pula ibadah Hajji ke Makkah.

2. Penanggalan dengan mudah dapat diketahui setiap hari, berdasarkan keadaan Bulan di angkasa dan berlaku permanen pada tanggal tertentu setiap bulan, hal mana tidak mungkin diketahui pada penanggalan musim.

3. 31 bulan pada Lunar Year sama dengan 30 bulan Solar Year, hal mana menguntungkan pekerja bulanan dan orang-orang yang digaji menurut penanggalan.

4. Penanggalan Qamariah sifatnya tetap tanpa perubahan di Bumi, demikian pula di planet-planet lain. Nanti akan diketahui apakah kecepatan orbit Bulannya sama dengan kecepatan Bulan kita atau tidak, tetapi jelas sekali bahwa pergantian musim di setiap planet tidak wajar dijadikan dasar penanggalan.

Cara Membaca Tabel di atas:

Misal; Menentukan 1 Ramadhan 1434H tahun ini,

Pada kotak 5 di atas tarik angka 34 (1434) kebawah, tarik kekiri Ramadhan di sebelah kanan, ketemu huruf L.
Pada kotak L di dapat tanggal 1 hari Rabu, artinya 1 Ramadhan 1434 jatuh hari Rabu 10 Juli 2013
 
Cara menentukan 1 Syawal 1434H tahun ini:

Pada kotak 5 di atas tarik angka 34 (1434H) kebawah, tarik kekiri Syawal di sebelah kanan, ketemu huruf E.
Pada kotak E di dapat tanggal 1 hari Kamis, artinya 1 Syawal 1434 jatuh hari Kamis 8 Agustus 2013
Bulan Ramadhan 1434H tahun ini hanya 29 hari pada tabel di atas tidak ada tanda (+)

Peneliti Ciptakan Alat Analisis Tangis Bayi



Tangisan bayi bisa menjadi faktor penting dalam penentuan masalah kesehatan yang mungkin tetap tidak terdeteksi. Bagi orang tua, tangisan bayi adalah sinyal rasa lapar, sakit, atau ketidaknyamanan. Namun, bagi para ilmuwan, fitur akustik halus dalam tangisan bayi dapat menyimpan informasi yang lebih penting mengenai kesehatan bayi.

Sekelompok peneliti dari Universitas Brown dan rumah sakit ibu dan anak di Rhode Island, AS, telah mengembangkan alat berbasis komputer yang dapat menganalisis tangisan bayi. Dengan alat ini, para peneliti berharap dapat mengidentifikasi masalah neurologis atau gangguan perkembangan bayi melalui tangisannya. Mereka percaya alat ini juga dapat mendeteksi autisme pada bayi.

“Ada banyak kondisi yang mungkin dapat tergambar dari perbedaan akustik dalam tangisan,” ujar Dr. Stephen Sheinkopf dari Universitas Brown, seperti dikutip Daily Mail, Jumat, 12 Juli 2013. Misalnya, bayi dengan trauma lahir atau cedera otak akibat komplikasi atau kehamilan akan memiliki efek medis di kemudia hari. Begitu pula dengan bayi prematur.

“Analisis tangis dapat menjadi pengukuran untk gangguan sistem neurobiologis dan neurobehavioral pada bayi sedini mungkin,” ujar Sheinkopf.

Sistem ini beroperasi dalam dua tahap. Selama tahap pertama, analisis akan membagi rekaman tangisan bayi dalam setiap 12,5 milidetik frame. Di dalam setiap frame, tangisan akan dianalisis berdasarkan beberapa parameter, yakni karakteristik frekuensi, suara, dan volume.

Sementara dalam tahap dua, tangisan akan dianalisis dengan menggunakan data dari data pertama untuk memberikan pandangan yang lebih luas dari teriakan bayi dan memilah-milah parameter mana yang paling dominan. Pada akhirnya, sistem mengevaluasi untuk 80 parameter yang berbeda, masing-masing bisa memegang petunjuk tentang kesehatan bayi.

“Intinya, kami yakin bahwa tangis adalah jendela otak,” kata Barry Lester, peneliti lainnya. Sementara untuk mendeteksi autisme, Dr. Sheinkopf menyatakan, sejak dulu peneliti sudah menyadari ada perbedaan vokal pada penderita autisme dewasa.

“Penderita autisme dewasa memiliki vokalisasi yang tidak biasa atau atipikal,” kata Dr. Sheinkopf. Jadi, para peneliti juga menyakini, atipikal pada penderita autisme sudah terjadi pada mereka saat bayi. Dan, autisme ini dapat tergambarkan dari tangisnya.


ane cuma sekedar share, sebelumnya ane mohon maaf karena ane ngga mengerti tentang sains, lalu bagaimana tanggapan agan2 sekalian tentang penelitian ini?


sumber: TEMPO

Minggu, 30 Juni 2013

Ini Bukti Ilmiah Tentang Hari Kebangkitan Setelah Mati


Rahasia kebenaran Al-Qur’an terungkap lagi, ditemukan dan terus ditemukan! Hari kebangkitan, dimana umat manusia akan dihidupkan oleh Allah setelah hari kiamat, oleh umat dulu jaman nabi-nabi tidak dipercayai karena tidak masuk akal mereka. Bagaimana orang mati yang tulang-belulangnya sudah hancur bisa hidup lagi? Kita pun selama ini hanya iman saja atas kekuasaan Allah dan keterangan ayat Qur’an yang dijamin kebenarannya. Kini, terungkap sudah, ilmu bisa menjelaskannya. Rahasianya ada pada tulang ekor manusia!! Subhanallah …!!

___________________

“Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk” (QS. Yasin : 78-79).

Adalah Han Spemann, ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya, ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio-embrio lain. Hasilnya, tulang ekor ini tumbuh sebagai janin kedua di dalam janin tuan rumah. Untuk itulah Han menyebutnya dengan “The Primary Organizer” atau pengorganisir pertama.

Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang sangat lama. Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tetap hidup alias tidak ‘hancur’.

“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (Adz-Dzariyaat :20-21)

Sabtu, 29 Juni 2013

Apa Benar Ukuran Otak Menentukan Kecerdasan?

otak manusia

Menurut orang terdahulu kalau dahinya jenong alias menonjol pasti orang tersebut pintar? Mengapa demikian? Orang terdahulu percaya bahwa semakin besar otak maka semakin pintar orang tersebut.

Otak manusia memang berbeda-beda. Otak pada pria ukurannya lebih besar dibandingkan dengan wanita. Otak manusia memiliki berat rata-rata 2,7 kilogram atau 1.200 gram, yaitu sekitar 2 persen dari berat tubuh kita. Laki-laki memiliki sekitar 100 g lebih besar dari wanita setelah memperhitungkan perbedaan total berat badan.
Pertanyaannya sekarang adalah, apakah besarnya otak menentukan kecerdasaan seseorang? Kita cari tahu!!!. Pada pandangan pertama, orang mungkin berpikir begitu karena cara kita manusia membedakan diri kita dari nenek moyang kita sebelumnya (primata) adalah dengan otak kita yang lebih besar.  

Tetapi jika lebih besar lebih baik belum tentu. Jika lebih besar lebih cerdas apakah manusia lebih bodoh dibandingkan dengan paus dengan berat Apakah itu berarti kita hanya sedikit lebih pintar dari walrus, yang memiliki otak berat 2,4 leih otaknya hingga 7,7 kilogram?

Penentuan Ukuran Otak
Ukuran otak ditentukan sampai batas tertentu oleh genetika. Dalam studi kembar identik, yang berbagi gen yang sama, dan kembar fraternal yang berbagi sekitar setengah gen yang sama, ada hubungan yang lebih besar dalam ukuran otak dengan orang yang kembar identik. Ilmuwan syaraf masih membongkar semua misteri dalam koper otak.

Para peneliti di Harvard Medical School meneliti salah satu ukuran otak pada tikus. Ketika tikus-tikus itu diberikan peningkatan gen bernama beta-catenin, otak mereka menjadi dua kali lipat lebih besar, dan mereka mulai menunjukkan aktivitas di otak korteks. Korteks serebral, yang mengatur intelijen dan bahasa, adalah yang membuat manusia berbeda dari spesies lain. 

Hal ini memberi kita kemampuan untuk membentuk ide dan mengekspresikannya, memberikan kita keuntungan lebih dari spesies yang mungkin memiliki otak yang lebih besar dari kita. Seperti halnya paus yang memiliki berat otak 17-pon, mereka menggunakan sebagian dari itu noggin raksasa memberitahu tubuh mereka untuk bergerak melalui air.

Apakah itu berarti kita harus mulai menyuntikkan beta-catenin untuk membuat cerdas dan lulus matematika dan fisika? Jawabannya TIDAK. Beberapa tikus dalam percobaan Harvard meninggal setelah kepala mereka menjadi terlalu besar.
 

Ukuran otak yang berbeda mungkin karena faktor gen saat lahir serta faktor lingkungan yang juga berperan dalam pengembangan otak. Dalam lima tahun pertama kehidupan, otak quadruples ukurannta mencapai sekitar 95 persen dari volume otak dewasa. Koneksi saraf yang membuat bayi pada tahun pertama atau lebih adalah koneksi yang akan melayani mereka selama sisa hidup mereka, tetapi bukti terbaru menunjukkan bahwa otak berkembang di daerah-daerah tertentu terus pada masa remaja.

Ukuran Otak dan Intelegensi
Studi lain menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) memiliki otak 3 sampai 4 persen lebih kecil daripada rata-rata orang tanpa ADHD . Para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa otak menyusut sesuai dengan usia, meskipun fungsi kognitif mungkin tetap tidak berubah.

Tetapi pertanyaan semua orang yang ingin tahu adalah, apakah berhubungan antara otak besar dan IQ besar? Lebih besar lebih baik? Karena kita berbicara tentang otak, maka selalu mengarah pada kecerdasan lebih dan bakat lebih, bukan?


Yah, itu tergantung pada ilmuwan mana kita bertanya. Para ilmuwan telah meneliti tentang hubungan otak dengan kecerdasan dan bagaimana mengukurnya. Para antropolog menggunakan volume interior tengkorak dan membandingkannya terhadap ukuran tubuh untuk memperkirakan secara kasar kecerdasan, pengukuran yang dikenal sebagai quotients encephalization. Namun demikian penelitian itu belum sempurna menunjukkan otak besar, IQ besar.
 
Pada tahun 2005, psikolog Michael McDniel mengevaluasi studi yang menggunakan pencitraan otak dan tes kecerdasan standar dan menemukan bahwa otak yang lebih besar berkorelasi dengan orang-orang pintar.


Karena laki-laki memiliki otak yang lebih besar, mereka semestinya memiliki kecerdasan lebih, kan? Dalam satu studi, para ilmuwan merubah skor SAT dari 100.000 orang usia 17 sampai dengan 18 tahun dengan skor IQ yang sesuai dan menemukan bahwa laki-laki memperoleh rata-rata 3,63 poin IQ lebih tinggi daripada perempuan. 


Penelitian itu, menggunakan sekitar 10.000 perempuan lebih dari laki-laki, yang mungkin mempengaruhi rata-rata, namun penulis dalam penelitiannya percaya bahwa semakin besar jaringan otak, semakin besar kemampuan untuk pengolahan kognitif.

Sedangkan hasil studi pada orang kembar, setelah para ilmuwan menarik kesimpulan tentang peran genetika dalam hal otak, mereka memberi tes kecerdasan pada anak kembar. Mereka menemukan hubungan antara kecerdasan dan jumlah materi abu-abu di lobus frontal. Karena lobus frontal tampaknya dikendalikan oleh genetika, hasil menunjukkan bahwa orang tua menurunkan kecerdasan.


Bagaimana dengan Einstein? Albert Einstein mungkin menjadi contoh sempurna bahwa  ukuran otak tidak serta merta membuat jadi cerdas, tetapi hanya pada bagian-bagian tertentu di lobus frontal. Einstein, misalnya, memiliki otak dengan ukuran normal, namun bagian-bagian tertentu lebih besar dari biasanya, termasuk daerah parietal inferior, yang mempengaruhi pemikiran matematika.


Perlu diperhatikan bahwa hal-hal aneh tampaknya meningkatkan ukuran otak. Para ilmuwan telah menemukan bahwa otak dari sopir taksi London membesar dan berubah ketika mereka mempelajari rute yang rumit. Cab driver yang telah menavigasi jalan-jalan selama bertahun-tahun memiliki perubahan struktural yang signifikan, Diperlihatkan bahwa hippocampus posterior lebih besar dan hippocampus depan sedikit lebih kecil.


Jadi kesimpulannya, otak besar memang memperngaruhi kecerdasan sesorang, namun demikian bukan berarti otak yang lebih kecil kurang cerdas. Pada dasarnya kecerdasan meningkat karena kebiasaan otak dalam mempelajari sesuatu hingga yang rumit-rumit seperti yang dilakukan oleh Einstein.

Sabtu, 15 Juni 2013

Fakta Ilmiah: Perang Mahabarata Adalah Nyata


Epos Mahabarata
Kisah ini menceritakan konflik hebat keturunan Pandu dan Dristarasta dalam memperebutkan takhta kerajaan. Menurut sumber yang saya dapatkan, epos ini ditulis pada tahun 1500 SM. Namun fakta sejarah yang dicatat dalam buku tersebut masanya juga lebih awal 2.000 tahun dibanding penyelesaian bukunya. Artinya peristiwa yang dicatat dalam buku ini diperkirakan terjadi pada masa ±5000 tahun yang silam.
Buku ini telah mencatat kehidupan dua saudara sepupu yakni Kurawa dan Pandawa yang hidup di tepian sungai Gangga meskipun akhirnya berperang di Kurukshetra. Namun yang membuat orang tidak habis berpikir adalah kenapa perang pada masa itu begitu dahsyat? Padahal jika dengan menggunakan teknologi perang tradisional, tidak mungkin bisa memiliki kekuatan yang sebegitu besarnya.

Spekulasi baru dengan berani menyebutkan perang yang dilukiskan tersebut, kemungkinan adalah semacam perang nuklir! Perang pertama kali dalam buku catatan dilukiskan seperti berikut ini: bahwa Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana (sarana terbang yang mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh. seperti hujan lebat yang kencang, mengepungi musuh, dan kekuatannya sangat dahsyat.

Dalam sekejap, sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk di atas wilayah Pandawa, angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup wuuus..wuuus.. disertai dengan debu pasir. Burung-burung bercicit panik seolah-olah langit runtuh, bumi merekah. Matahari seolah-olah bergoyang di angkasa, panas membara yang mengerikan yang dilepaskan senjata ini, membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang, di kawasan darat yang luas, binatang-binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan udang dan lainnya semuanya mati. Saat roket meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh terbakar bagaikan batang pohon yang terbakar hangus.

Jika akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna bagaikan sebuah badai api, maka akibat serangan yang diciptakan oleh bangsa Alengka juga merupakan sebuah ledakan nuklir dan racun debu radioaktif.

Gambaran yang dilukiskan pada perang dunia ke-2 antara Rama dan Rahwana lebih membuat orang berdiri bulu romanya dan merasa ngeri: pasukan Alengka menumpangi kendaraan yang cepat, meluncurkan sebuah rudal yang ditujukan ke ketiga kota pihak musuh. Rudal ini seperti mempunyai segenap kekuatan alam semesta, terangnya seperti terang puluhan matahari, kembang api bertebaran naik ke angkasa, sangat indah. Mayat yang terbakar, sehingga tidak bisa dibedakan, bulu rambut dan kuku rontok terkelupas, barang-barang porselen retak, burung yang terbang terbakar gosong oleh suhu tinggi. Demi untuk menghindari kematian, para prajurit terjun ke sungai membersihkan diri dan senjatanya.

Banyak spekulasi bermunculan dari peristiwa ini, diantaranya ada sebuah spekulasi baru dengan berani menyebutkan bahwa perang Mahabarata adalah semacam perang NUKLIR!!

Tapi, benarkah demikian yang terjadi sebenarnya? Mungkinkah jauh sebelum era modern seperti masa kita ini ada sebuah peradaban maju yang telah menguasai teknologi nuklir? Sedangkan masa sebelum 4000 SM dianggap sebagai masa prasejarah dimana peradaban Sumeria dianggap peradaban tertua didunia tidak ditemukan kemajuan semacam ini?

Namun selama ini terdapat berbagai diskusi, teori dan penyelidikan mengenai kemungkinan bahwa dunia pernah mencapai sebuah peradaban yang maju sebelum tahun 4000 SM.

Teori Atlantis, Lemuria, kini makin diperkuat dengan bukti tertulis seperti percakapan Plato mengenai dialog Solon dan pendeta Mesir kuno mengenai Atlantis, naskah kuno Hinduisme mengenai Ramayana & Bharatayudha mengenai dinasti Rama kuno, dan bukti arkeologi mengenai peradaban Monhenjo-Daroo, Easter Island dan Pyramid Mesir maupun Amerika Selatan.

Penelusuran fakta ilmiah
Akhir-akhir ini perhatian saya tertuju pada sebuah teori mengenai kemungkinan manusia pernah memasuki zaman nuklir lebih dari 6000 tahun yang lalu. Peradaban Atlantis di barat, dan dinasti Rama di Timur diperkirakan berkembang dan mengalami masa keemasan antara tahun 30.000 SM hingga 15.000 SM.

Atlantis memiliki wilayah mulai dari Mediteranian hingga pegunungan Andes di seberang Samudra Atlantis sedangkan Dinasti Rama berkuasa di bagian Utara India-Pakistan-Tibet hingga Asia Tengah. Peninggalan Prasasti di Indus, Mohenjo Daroo dan Easter Island (Pasifik Selatan) hingga kini belum bisa diterjemahkan dan para ahli memperkirakan peradaban itu berasal jauh lebih tua dari peradaban tertua yang selama ini diyakini manusia (4000 SM). Beberapa naskah Wedha dan Jain yang antara lain mengenai Ramayana dan Mahabharata ternyata memuat bukti historis maupun gambaran teknologi dari Dinasti Rama yang diyakini pernah mengalami zaman keemasan dengan tujuh kota utamanya ‘Seven Rishi City’ yg salah satunya adalah Mohenjo Daroo (Pakistan Utara).


Dalam suatu cuplikan cerita dalam Epos Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat, asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala, dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu.

Yang membuat orang tidak habis pikir, sebenarnya senjata semacam apakah yang dilepaskan Arjuna dengan Weimana-nya itu?

Ada beberapa penelitian yang berusaha menguak tabir misteri kehidupan manusia di masa lampau ini. Tentang bagaimana kehidupan sosial hingga kemajuan ilmu dan teknologi mereka. Beberapa waktu belakangan banyak hasil penelitian yang mengejutkan. Dan dari berbagai sumber yang telah saya pelajari, secara umum penggambaran melalui berbagai macam teori dan penelitian mengenai subyek ini telah pula memberikan beberapa bahan kajian yang menarik, antara lain adalah:

Permulaan sebelum dua milyar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini teryata telah terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang demikian maju namun akhirnya menuju pada sebuah kebinasaan? Dan penyebab kebinasaan itu adalah tiada lain akibat peperangan yang pernah terjadi.

Atlantis dan Dinasti Rama pernah mengalami masa keemasan (Golden Age) pada saat yang bersamaan (30.000-15.000 SM). Keduanya sudah menguasai teknologi nuklir. Keduanya memiliki teknologi dirgantara dan aeronautika yang canggih hingga memiliki pesawat berkemampuan dan berbentuk seperti UFO (berdasarkan beberapa catatan) yang disebut Vimana (Rama) dan Valakri (Atlantis).

Penduduk Atlantis memiliki sifat agresif dan dipimpin oleh para pendeta (enlighten priests), sesuai naskah Plato. Dinasti Rama memiliki tujuh kota besar (Seven Rishi’s City) dengan ibukota Ayodhya dimana salah satu kota yang berhasil ditemukan adalah Mohenjo-Daroo. Persaingan dari kedua peradaban tersebut mencapai puncaknya dengan menggunakan senjata nuklir.

Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo-Daroo mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir skala besar. Dalam sebuah seloka mengenai Mahabharata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali dengan senjata nuklir masa kini.

Beberapa Seloka dalam kitab Wedha dan Jain secara eksplisit dan lengkap menggambarkan bentuk dari ‘wahana terbang’ yang disebut ‘Vimana’ yang ciri-cirinya mirip piring terbang masa kini. Sebagian besar bukti tertulis justru berada di India dalam bentuk naskah sastra, sedangkan bukti fisik justru berada di belahan dunia barat yaitu Piramid di Mesir (Foto: relief jenis pesawat di Piramida Mesir di bawah ini) dan Amerika Selatan.


Foto: relief jenis pesawat di Piramida Mesir

Minggu, 02 Juni 2013

Ternyata Ikan Hiu Takut Pada Sinar Bulan Purnama


Ilmuwan dari University of Western Australia meneliti 39 hiu karang abu-abu (Carcharhinus amblyrhynchos) yang hidup di Palau, Micronesia, sebelah timur Filipina. Peneliti mendapatkan fakta menarik tentang pola selam hiu tersebut.

Salah satu yang menarik, hiu ternyata "takut" purnama. Saat bulan purnama, hiu spesies tersebut menyelam lebih dalam di lautan. Sebaliknya, pada saat bulan baru, hiu cenderung berenang di dekat permukaan.

Hiu bukan satu-satunya jenis ikan yang pola pergerakannya dipengaruhi oleh purnama. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pola gerak ikan pedang, tuna sirip kuning dan tuna mata besar juga dipengaruhi oleh Bulan.

Selain dipengaruhi oleh Bulan, pola gerak hiu juga dipengaruhi oleh Matahari. Di siang hari, hiu menyelam lebih dalam. Sementara, mulai sore hingga malam, hiu mulai berenang mendekati wilayah permukaan.

"Ini sesuai dengan bagaimana intensitas cahaya di karang berubah secara harian," kata Gabriel Vianna dari University of Western Australia yang terlibat riset, seperti dikutip Livescience.

Berdasarkan musim, hiu berenang di wilayah dekat permukaan pada musim dingin, pada kedalaman 35 meter. Sementara, pada musim panas, hiu berenang lebih dalam. Kedalaman selam saat musim panas 60 meter lebih dalam dari biasanya.

Para ilmuwan percaya, pola gerak hiu dipengaruhi oleh suhu dan upaya menghemat energi. Hiu menghindari suhu lebih tinggi agar energi yang dikeluarkan lebih sedikit. Selain itu, hiu juga berenang lebih dalam untuk menghindari hiu lain yang lebih besar.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLOS ONE, 10 April 2013 lalu. Pengetahuan tentang pola gerak hiu bisa menjadi dasar dalam upaya pelestariannya. saat ini, hiu adalah salah satu golongan ikan dengan ancaman terbesar. Kurang lebih 100 juta hiu dibunuh tiap tahunnya. Hiu karang abu-abu sendiri belum menjadi perhatian utama.

Jumat, 31 Mei 2013

Orang Ber-IQ TInggi Punya Dorongan Seks yang Lebih Tinggi


Orang yang cerdas biasanya punya IQ yang tinggi, tapi ternyata juga nampaknya memiliki dorongan seksual yang tinggi. Sebuah penelitian menemukan bahwa mahasiswa dari perguruan tinggi ternama di Inggris lebih banyak membeli sex toys ketimbang mahasiswa dari kampus lain.

Penelitian yang dilakukan distributor mainan seks bernama Lovehoney menemukan korelasi antara libido yang tinggi dengan tingkat kecerdasan. Walau demikian, nampaknya dorongan seks yang tinggi tidak selalu berarti lebih banyak bercinta. Bahkan, temuan penelitian menunjukkan sebaliknya.

Angka penjualan dari Lovehoney menemukan bahwa mahasiswa dari universitas terkemuka di Inggris, yaitu Oxford dan Cambridge, lebih banyak membeli sex toys ketimbang mahasiswa dari kampus lain. Penjualan dan kunjungan ke situs Lovehoney juga lebih banyak dilakukan oleh mahasiswa dari universitas yang terkenal elit tersebut.

Sayangnya, seperti dikutip dari Medical Daily, ada kemungkinan bahwa mahasiswa ber-IQ tinggi tidak banyak bercinta. Akibatnya mereka menggunakan sex toys sebagai sarana untuk mencapai kepuasan seksual. Teori ini diperkuat oleh kepercayaan yang menyatakan bahwa orang-orang ber-IQ tinggi lebih jarang berhubungan seks daripada orang lain.

"Kecerdasan berhubungan negatif dengan frekuensi seks. Ini agak mencemaskan," kata sosiolog, Rosemary Hopcroft dalam sebuah artikel yang ditulis di tahun 2011 untuk Psychology Today.

Menurut Hopcroft, mereka yang bersekolah di perguruan tinggi cenderung lebih jarang berhubungan seks dan lebih sedikit memiliki pasangan seksual daripada yang tidak kuliah. Hipotesisnya dibenarkan oleh survei yang dilakukan MIT dan Wellesley College yang menemukan bahwa orang ber-IQ tinggi dapat menunda aktivitas seksualnya sampai masa dewasa awal.

Menurut sebuah artikel di tahun 2007 yang berjudul 'Intercourse and Intelligence', ditemukan bahwa 80 persen pria dan 75 persen wanita di AS telah berhubungan seks pada usia 19 tahun. Bandingkan dengan angka 56 persen mahasiswa Princeton, 59 persen mahasiswa Harvard dan 51 persen MIT mahasiswa yang mengaku belum pernah melakukan hubungan seksual.

Menurut peneliti, orang yang pintar cenderung menunda berhubungan seks bisa disebabkan banyak hal. Orang dengan IQ yang lebih tinggi mungkin mempertimbangkan konsekuensi negatif dari perilaku seksual berisiko ketimbang teman-temannya yang memiliki kecerdasan rata-rata.

Bisa juga orang-orang pintar ini terlalu sibuk belajar sehingga tak sempat memikirkan seks. Atau, bisa juga mereka memiliki penampilan yang kurang menarik.

Rabu, 15 Mei 2013

Sudahkah Anda mengasah "kapak" hari ini?


Suatu ketika ada seorang penebang pohon melamar pekerjaan ke sebuah pabrik pengolahan kayu. Ia diterima dan sangat suka dengan bayaran yang diterima. Ia pun bekerja dengan tekun.Pimpinannya memberi ia kapak dan menunjukkan pohon-pohon mana saja yang boleh ditebang. Pada hari pertama bekerja ia bisa menebang 18 pohon.

"Selamat! Pertahankan itu," kata pimpinannya.

Tersemangati oleh kata-kata bosnya tadi, penebang kayu semakin bekerja dengan keras. Namun pada hari berikutnya ia hanya bisa menebang 15 pohon. Hari ketiga, meski ia bekerja bertambah keras, ia hanya bisa merobohkan 13 pohon. Hari demi hari semakin sedikit pohon yang bisa ia tebang.

“Saya sepertinya kehilangan kekuatanku,” pikir penebang kayu. Ia pun menemui bosnya dan meminta maaf atas kinerjanya yang buruk. Ia tidak tahu apa yang terjadi.

“Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu?” tanya bos.
“Mengasah kapak? Saya tak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya sibuk menebang pohon ....”

Seperti itulah kehidupan kita. Kita terkadang begitu sibuk dan tak punya waktu untuk mengasah "kapak" kita. Dalam masa sekarang, setiap orang lebih sibuk dibandingkan orang sebelumnya, namun sedikit yang merasa bahagia. Tak ada yang salah dengan bekerja keras. Akan tetapi kita tidak boleh mengabaikan hal-hal yang utama dalam kehidupan. Mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, memberi waktu yang cukup untuk keluarga, memiliki cukup waktu untuk istirahat, meluangkan waktu untuk membaca, mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, dan sebagainya.

Kita semua butuh istirahat, untuk berpikir dan berkontemplasi, untuk belajar dan berkembang. Jika kita tidak mengambil waktu untuk mengasah "kapak", kita akan menjadi bodoh dan kehilangan efektivitas kita.

Apakah Anda sudah mengasah "kapak" hari ini?

Selasa, 07 Mei 2013

Hebohh !!.. Ada pesan dalam Genetika Manusia?

Penemuan Gen yang Menjelaskan Evolusi Pada Manusia

Dalam sebuah artikel yang dilansir oleh Discovery pada hari selasa (02/04/2013) bahwa Ilmuwan asal Rusia Vladimir I. Shcerbak dari Al-Farabi Kazakh National university of Kazakhstan dan Maxim A. Makukov dari Fesenkov Asthrophysical Institute mengungkapkan Hipotesis mereka, yang menyebut ada nya sinyal cerdas tertanam dalam kode genetic manusia yang mengandung pesan matematika dan semantic. Pesan Asing (Alien) tersebut juga tidak dapat dijelaskan oleh teori Evolusi Darwin. Mereka juga mengatakan Hipotesis ini terkait dengan “Biological SETI”.

Ilmuwan berpendapat bahwa kode genetik ini memiliki umur lebih panjang dan kesempatan untuk mendeteksi E.T. Selain itu, ilmuwan juga percaya bahwa dalam kode genetik manusia terdapat “label desainer”, yang merupakan cap tak terhapuskan dari peradaban luar angkasa sejak jutaan atau miliaran tahun lalu.

Menulis dalam jurnal Icarus, ilmuwan menegaskan bahwa kode genetik mungkin tetap tidak berubah selama rentang waktu kosmologis. “Ini merupakan penyimpanan yang sangat handal untuk ‘tanda tangan cerdas’. Genom secara tepat menulis ulang kode baru dengan sebuah tanda yang akan tetap membeku dalam sel dan turunannya, yang kemudian dapat disampaikan melalui ruang dan waktu,” jelas ilmuwan.


Bila kita simak penemuan terbaru diatas dan kita hubungkan dalam salah satu ayat Al Qur’an di dalam surah Az-Zumar (39) ayat 6 berikut :

[39:6] Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

Dia menciptakan kamu dari seorang diri – khalaqakum min nafsin wahidatin, arti kata per katanya adalah “Dia menciptakan kamu dari nafas yang satu”. Nafsin disini dapat berarti nafas, atau jiwa, atau mengacu kepada sesuatu yang hidup. Dalam hal ini, “nafsin wahidatin” dapat diartikan pula sebagai sel tunggal.

Demikian lah maha suci Allah dengan segala firmannya. Setiap Ayat Allah dalam Al-Qur’an telah diturunkan bukti yang jelas akan kebenarannya seperti temuan diatas baru baru ini dan Al Qur’an sudah memberikan tandanya jauh sebelum para Ilmuwan mengetahui dan menyimpulkannya. Sungguh tidak ada keraguan atas Nya dan atas penciptaanNya.

[41:53] Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?


sumber: http://forum.viva.co.id